Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Wednesday, July 17, 2013

Dengan Popok Ini, Kondisi Kesehatan Bayi Bisa Dideteksi Lho

Jakarta, Untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan bayi, biasanya orang tua memeriksakan buah hatinya ke dokter atau melalui tes laboratorium. Tapi sekarang, kesehatan buah hati bisa dideteksi melalui popok, lho.

Pixie Scientific yang berbasis di New York kini tengah mengembangkan popok cerdas yang bisa melacak urine bayi. Di bagian bawah popok terdapat kode yang akan berubah warna setelah bayi buang air kecil. Untuk mendapat informasi dari 'kecerdasan' popok tersebut, orang tua perlu memindai popok dengan aplikasi pendamping.

Tak hanya itu, popok ini juga bisa mendeteksi infeksi saluran kemih, dehidrasi yang berkepanjangan, dan masalah ginjal pada bayi. Popok ini juga bisa menunjukkan grafik kesehatan si bayi setelah beberapa bulan pelacakan.

Seperti dilansir mobihealthnews.com, Rabu (10/7/2013), dalam websitenya, Pixie Scientific menekankan bahwa terobosan baru ini diciptakan bukan sebagai gadget baru, melainkan produk yang bisa mempermudah kehidupan sehari-hari dan membantu orang tua benar-benar menemukan alasan mengapa harus membawa anaknya ke dokter.

Pixie Scientific tengah melakukan studi pertama untuk melanjutkan manufaktur produk ini. Mereka juga sedang melakukan proses registrasi FDA. Penelitian akan dilakukan di University of California San Francisco Benioff Children's Hospital. Selain itu, akan dipelajari juga bagaimana kinerja popok tersebut dalam memantau kesehatan bayi hingga ia bisa mendapat perawatan intensif.

Menurut New York Times Blog, penemu popok cerdas ini, Yaroslav Faybishenko, mengatakan bahwa popok cerdas ini akan dibanderol 30 persen lebih mahal dari popok biasa. Namun demikian, masih ada popok cerdas lainnya yang layak menjadi sorotan tahun ini. Bulan Mei lalu, produsen popok bayi ternama di Brazil mengumumkan produknya yang bernama TweetPee. Popok ini akan mengirimkan tweet dari clip-on ke monitor aplikasi pendamping sehingga orang tua bisa tahu kapan waktunya popok harus diganti.

Aplikasi ini juga membantu mengingatkan orang tua kapan waktunya harus membeli popok. Produk ini sedang diuji dan diharapkan bisa diluncurkan dalam waktu dekat.

(vit/vta)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, July 16, 2013

Karena Hormon Ini, Wanita Lebih Pandai Atasi Stres Ketimbang Pria

New York, Wanita yang bekerja sekaligus mengurus rumah tangga dan anak-anak tentu merasakan stres. Tapi hal itu justru membuktikan bahwa wanita lebih bisa menanggulangi stres yang dialaminya ketimbang pria. Sekelompok peneliti dari AS pun menemukan apa penyebabnya.

Menurut peneliti ini berkat adanya hormon estrogen di dalam tubuh wanita yang ternyata dapat 'menghambat' efek negatif dari stres terhadap otak si wanita. Temuan ini pun telah dibuktikan peneliti dengan memberikan tugas kepada sejumlah tikus jantan dan betina yang mirip dengan tantangan yang biasa dialami manusia seperti frustrasi dan perasaan di bawah tekanan.

"Tikus betina tidak memperlihatkan gangguan dalam kemampuan mengenali obyek-obyek yang sebelumnya diperlihatkan kepada mereka, sedangkan tikus jantan harus berjuang keras dengan memori jangka pendek mereka," terang ketua tim peneliti, Dr. Zhen Yan, profesor di departemen fisiologi dan biofisika dari University of Buffalo, AS seperti dilansir Daily Mail, Kamis (11/7/2013).

Padahal ketidakmampuan untuk mengingat obyek-obyek yang familiar mengindikasikan adanya gangguan pada salah satu bagian otak yang mengendalikan daya ingat, pemusatan perhatian, pembuatan keputusan dan proses 'eksekutif' lainnya yang dilakukan otak.

Studi sebelumnya yang dilakukan Dr. Yan juga menemukan bahwa stres berulang-ulang mengakibatkan kerusakan bagian otak tersebut pada tikus jantan muda. Namun dalam studi terbaru ini, bagian otak tersebut pada tikus betina tetap utuh, bahkan setelah terpapar stres.

Begitu pula ketika tikus jantan dipapari hormon estrogen dengan kadar tinggi, peneliti melihat tikus-tikus ini pun terlindung dari efek tekanan atau stres.

"Saat sinyal estrogen di dalam otak tikus betina diblokir, stres memperlihatkan efek yang merugikan terhadap otak mereka. Sebaliknya ketika sinyal estrogen diaktifkan pada tikus jantan, efek negatif tersebut menjadi terhambat," ungkap Dr. Yan.

"Bahkan kami masih menemukan efek perlindungan dari estrogen pada tikus betina yang ovariumnya telah diangkat. Hal ini artinya estrogen yang diproduksi di dalam otak tersebut memang dapat melindungi dari efek merugikan yang ditimbulkan stres," tambahnya.

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Molecular Psychiatry.

(vit/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Kerap Dapat Shift Malam, 80 Persen Wanita Sulit Hamil

Jakarta, Studi sebelumnya mengungkapkan bahwa wanita yang bekerja shift malam berisiko tinggi terkena kanker payudara. Sekali lagi, bahaya tengah mengintai wanita-wanita yang bekerja di shift malam. Sebuah studi baru menemukan shift malam menyebabkan pekerja wanita juga susah hamil.

Berdasarkan survei yang dilakukan tim peneliti dari Southampton University terhadap lebih dari 100.000 responden wanita ini pun terungkap bahwa pola kerja selain shift harian permanen dapat meningkatkan peluang gangguan siklus menstruasi hingga 33 persen dan keguguran sebesar 29 persen.

Dan bagi wanita yang hanya bekerja di malam hari, mereka berpeluang 80 persen lebih sulit untuk bisa mengandung dibandingkan wanita yang jam kerjanya siang hari. Mereka juga dua kali lebih mungkin dikategorikan ke dalam kelompok 'sub-fertile', atau gagal hamil dalam kurun waktu satu tahun.

Menurut Dr. Linden Stocker, seorang dokter anak yang juga sering mendapat shift malam, mengatakan bahwa masalahnya waktu tidur dan bekerja yang tak tentu tampaknya mengganggu jam biologis wanita, padahal hal itu juga membantu mengendalikan fungsi-fungsi kunci wanita seperti produksi hormon, mengatur suhu tubuh, tekanan darah dan detak jantung.

Walaupun begitu, Dr. Stocker juga tak dapat mengesampingkan faktor lain seperti pekerja sistem shift yang biasanya mempunyai gaya hidup tak sehat seperti makan sembarangan atau malas berolahraga.

"Kami tak benar-benar memahami mengapa pekerja shift berisiko tinggi terkena penyakit tertentu tapi shift kerja semacam ini jelas-jelas berdampak terhadap fungsi biologis, fungsi psikologis sekaligus fungsi sosial seseorang," terang Dr. Stocker seperti dilansir Daily Mail, Rabu (10/7/2013).

Lagipula meski Dr. Stocker menemukan kaitan antara gangguan tidur dan masalah kesuburan tapi itu tidaklah membuktikan bahwa satu hal menyebabkan lainnya, begitu juga sebaliknya.

"Kalaupun temuan kami telah dikonfirmasi studi lain, berarti ada implikasi yang akan diterima oleh pekerja shift dan rencana reproduksi mereka. Untuk itu pola shift kerja yang lebih 'ramah' bisa diadopsi," tambahnya.

Namun Dr. Stuart Lavery, pakar kesuburan dari Hammersmith Hospital, West London mendesak para wanita usia melahirkan (20 persen dari pekerja shift malam) untuk tidak berhenti dari pekerjaannya sampai penelitian ini dikonfirmasi.

"Toh tak ada buktinya berganti pekerjaan dapat meningkatkan kondisi reproduksi Anda," pungkasnya.

(vit/vta)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Ini Dia Jurus untuk Bebaskan Diri dari Stres

Jakarta, Stres bisa menjadi awal pemicu gangguan kesehatan pada tubuh. Untuk itu, jika Anda sudah mulai merasa stres, lakukanlah hal-hal yang bisa membuat lebih rileks.

Nah, jika ingin mengurangi risiko Anda terkena masalah yang disebabkan stres, tak ada salahnya mencoba tips dari Dr Vihang Vahia, psikiater di Breach Candy Hospital, Mumbai, seperti dilansir Health Me Up, Rabu (10/7/2013) :

1. Tugas Sebagai Rutinitas

Sebisa mungkin tunjukkan performa terbaik dalam melakukan pekerjaan. Agar tidak menjadi korban stres dari pekerjaan, jadikanlah tugas dan sesuatu yang harus Anda selesaikan sebagai sebuah rutinitas.

Saat menghadapi sesuatu yang sulit, jangan terlalu khawatir. Kekhawatiran yang berlebihan bisa menyebabkan masalah mental dan menghambat kinerja. Perlakukan situasi sulit itu layaknya sebuah rutinitas, maka kesulitan itu akan lebih mudah dan membuat Anda lebih tenang.

2. Mulai Hari Lebih Awal

Di pagi hari, usahakan bangun lebih awal. Kebiasaan bangun pagi akan membantu mengurangi kekhawatiran Anda datang telat ke kantor, deadline pekerjaan, atau kemacetan, yang semua itu bisa mengakibatkan Anda stres.

3. Terima Masalah

Ketika berada dalam situasi yang buruk, hal yang harus dilakukan adalah menghadapinya dan cari solusi, bukan lari dari persoalan. Menerima masalah secara positif akan membuat Anda lebih tegar untuk menghadapi situasi yang lebih sulit di masa depan.

4. Perhatikan Diri Sendiri

Saat stres, biasanya kita akan lupa dengan diri kita, termasuk makan tidak teratur dan kurang tidur. Hal itu justru perlu dihindari. Semakin tidak peduli pada diri sendiri, kita makin kehilangan kekuatan untuk menghadapi masalah yang justru bisa membuat stres.

5. Meditasi

Salah satu cara agar terbebas dari stres adalah meditasi. Meditasi selama dua puluh menit bisa membuat Anda merasa segar dan rileks. Meditasi juga bisa mengurangi kecemasan, tekanan darah, dan stres.

6. Hindari Multitasking

Jangan melakukan banyak hal sekaligus. Lakukan satu pekerjaan dan selesaikan, sebelum melakukan pekerjaan yang lain. Cara ini dapat membuat pekerjaan Anda selesai lebih cepat dan tidak membuat pikiran Anda terganggu.

7. Bertanya pada Diri Sendiri

Ketika merasa stres karena sebuah masalah, coba tanyakan pada diri Anda tentang pertanyaan yang mengembara di kepala Anda seputar masalah yang tengah dihadapi. Jawaban atas pertanyaan itu bisa membantu Anda mengambil langkah tepat untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.

8. Jangan Tunda Pekerjaan

Jika bisa menyelesaikan pekerjaan hari ini, jangan tunda untuk mengerjakannya besok. Sebab, tak ada yang tahu jika besok akan lebih banyak hal yang harus Anda lakukan dan itu bisa membuat Anda lebih stres.

8. Bernapas dengan Baik

Bernapas adalah salah satu cara terampuh memerangi berbagai penyakit mental. Setiap kali Anda menghadapi masalah yang sulit, diamlah sementara waktu dan ambil nafas dalam-dalam. Teknik ini akan membantu meringankan otak Anda dan membuat Anda lebih rileks.

9. Olahraga Teratur

Tak hanya bagi kesehatan fisik, olahraga teratur juga berguna untuk kesehatan mental. Olahraga teratur bisa membantu mengurangi produksi hormon stres seperti kortisol dan neurotransmitter yang dihasilkan selama merasa stres. Jadi, olahraga teratur bisa mengurangi efek stres pada tubuh Anda.

10. Nikmati Makanan

Saat tiba waktunya istirahat dan makan, nikmati waktu tersebut. Jangan sekali-sekali membicarakan masalah pekerjaan di waktu istirahat. Selain mengurangi stres, cara ini juga bisa membantu Anda menikmati makanan yang Anda santap.

11. Berbagi

Cobalah untuk berbagi dengan orang lain saat Anda merasa sudah tidak bisa lagi menghadapi masalah yang dialami. Tetap menyimpan masalah yang sudah tidak bisa 'dibendung' lagi dan tidak membaginya dengan orang lain, hanya akan membuat Anda menyerah dan meninggalkan segalanya.

12. Istirahat Cukup

Untuk menghadapi 'perang' esok hari, sangat perlu bagi Anda untuk memulihkan stamina dengan beristirahat yang cukup. Waktu tidur yang cukup akan membuat tubuh Anda terasa lebih segar dan berkonsentrasi.

(vit/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Monday, July 15, 2013

Ini Biang Keladi yang Bisa Bikin Perut Sembelit

Jakarta, Sembelit atau susah BAB (buang air besar) memang bukan masalah besar, tapi gangguan ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut. Sembelit yang menjadi kronis juga dapat memicu masalah kesehatan yang parah. Biang keladinya bisa dari makanan yang Anda konsumsi.

Makanan tertentu bisa menjadi penyebab sembelit karena menyebabkan gerakan usus tersendat atau menjadi tidak teratur. Agar tak diganggu dengan urusan toilet ini, ada baiknya mengurangi atau menghindari makanan penyebab sembelit.

Berikut beberapa makanan yang dapat menyebabkan sembelit, seperti dilansir Boldsky, Kamis (11/7/2013):

1. Es Krim
Es krim hampir nihil serat sehingga tidak dapat membantu mengatur pergerakan usus Anda. Plus, semua kandungan gula dan susu dalam es krim dapat bertindak sebagai pengikat yang mengeraskan tinja.

2. Daging Merah
Daging merah sulit dicerna dan memiliki banyak zat besi. Besi adalah zat yang membuat pengerasan tinja, membuatnya berwarna gelap dan hitam. Itu sebabnya, daging merah tidak baik untuk orang rentan terhadap sembelit meskipun kaya serat.

3. Makanan Beku
Makanan beku menghemat waktu dan energi tetapi menyebabkan banyak masalah kesehatan. Jenis makanan ini memiliki serat yang sangat rendah dan banyak pengawet yang dapat mengganggu gerakan usus.

4. Pisang
Pisang adalah 'pengikat' klasik. Makanan ini dapat memadatkan kotoran dan dengan demikian makan terlalu banyak pisang dapat menyebabkan sembelit.

5. Cookies
Cookies merupakan makanan yang rendah serat dan cairan. Seperti diketahui, serat dan cairan adalah dua hal yang diperlukan untuk mendapatkan gerakan usus yang teratur. Plus, cookies terkadang mengandung soda yang mengacaukan sistem pencernaan Anda.

(mer/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Ini Kondisi Medis Paling Aneh yang Pernah Terjadi di Tubuh Manusia

Jakarta - Selain berbagai penyakit langka, ternyata ada juga kondisi-kondisi pasien yang bisa dibilang 'aneh'. Para dokter mungkin sering menemukan hal tersebut dan dimasukkan dalam kasus khusus. Tetapi, untuk yang bukan dokter tentu saja ini merupakan hal menarik. Bisa jadi, ini adalah sesuatu yang berbau misteri dari tubuh manusia yang selama ini tidak pernah terbayangkan.

Nah, berikut ini kondisi-kondisi paling aneh yang pernah terjadi di tubuh manusia, seperti dilansir Livescience, Kamis (11/7/2013):



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Geser AS, Meksiko Didapuk Sebagai Negara Tergemuk di Muka Bumi

Jakarta, Amerika Serikat telah lama dikenal sebagai negara yang didominasi orang-orang gemuk, salah satunya karena konsumsi fast food-nya yang tinggi. Namun tahun ini 'prestasi' negara adidaya tersebut direbut oleh negara tetangganya sendiri yaitu Meksiko.

Hampir serupa dengan kondisi di Amerika, Meksiko dinobatkan sebagai negara dengan penduduk paling gemuk di dunia karena pola makan yang didominasi minuman bersoda dan fast food yang dijual murah. Selain mengonsumsi fast food impor dari Amerika, hampir setiap hari masyarakat Meksiko juga memakan fast food tradisional mereka, seperti taco, tamale dan quesadillas yang berkalori tinggi.

WHO melaporkan 70 persen orang dewasa Meksiko mengalami kelebihan berat badan dan sepertiga di antaranya mengalami obesitas. Epidemi ini pun tampak paling menonjol pada penduduk miskin dan generasi muda. Bahkan banyak di antaranya yang juga mengalami kekurangan gizi akibat pola makan yang buruk.

Ironisnya, kondisi ini juga dibarengi dengan tingginya angka kurang gizi dan kelaparan diantara penduduk Meksiko, terutama yang kondisi ekonominya menengah ke bawah.

Dua tahun lalu United Nations Food and Agricultural Organization (FAO) pun telah mengumumkan bahwa penambahan berat badan nasional di Meksiko telah mencapai level darurat, tapi pemerintah negara ini terbukti kesulitan menanggulangi masalah ini.

Hal ini sebagian karena krisis tersebut terjadi begitu cepat. Padahal pada tahun 1989, orang dewasa Meksiko yang mengalami masalah berat badan jumlahnya tak lebih dari 10 persen. Kondisi ini jelas berbeda dengan yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.

Usut punya usut, beberapa studi menemukan bahwa orang-orang Meksiko mengonsumsi lebih banyak makanan olahan dibanding tahun-tahun sebelumnya dan konsumsi gandum utuh maupun sayur-sayurannya makin lama makin menurun.

Dan terbukti tahun ini untuk pertama kalinya Meksiko selangkah lebih 'maju' daripada negara tetangganya, Amerika Serikat dengan tingkat obesitas penduduknya yang mencapai 32,8 persen, sedangkan di Amerika tercatat tingkat obesitas penduduknya sebesar 31,8 persen. Demikian dikutip dari Daily Mail, Rabu (10/7/2013).

Namun Meksiko hanya memuncaki daftar negara dengan penduduk tergemuk di dunia diantara negara-negara yang padat populasinya. Pasalnya bila dibandingkan dengan sebuah negara kecil di Lautan Pasifik yaitu Samoa, baik Meksiko maupun Amerika sama sekali tak ada apa-apanya.

Negara kepulauan kecil itu resmi dinobatkan WHO sebagai negara dengan orang-orang paling gemuk di dunia, dimana tingkat obesitas penduduknya mencapai 95 persen.

Ini dia 20 besar negara tergemuk di dunia versi WHO:
1. Meksiko - 32,8 persen
2. Amerika Serikat - 31,8 persen
3. Syria - 31,6 persen
4. Venezuela dan Libya - 30,8 persen
5. Trinidad dan Tobago - 30,0 persen
6. Vanuatu - 29,8 persen
7. Irak dan Argentina - 29,4 persen
8. Turki - 29,3 persen
9. Chile - 29,1 persen
10. Republik Ceko - 28,7 persen
11. Lebanon - 28,2 persen
12. Selandia Baru dan Slovenia - 27,0 persen
13. El Salvador - 26,9 persen
14. Malta - 26,6 persen
15. Panama dan Antigua - 25,8 persen
16. Israel - 25,5 persen
17. Australia dan St. Vincent - 25,1 persen
18. Dominika - 25,0 persen
19. Inggris dan Rusia - 24,9 persen
20. Hungaria - 24,8 persen.

(vit/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung