Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Alzheimer. Show all posts
Showing posts with label Alzheimer. Show all posts

Thursday, April 25, 2013

Ini Dia Manfaat Sehat Cokelat: Mampu Cegah Alzheimer & Parkinson

Roma, Sudah diketahui bahwa cokelat memiliki kenikmatan dan dapat meningkatkan mood seseorang. Sebuah studi bahkan telah menghubungkan antara antioksidan yang tinggi pada cokelat dengan peningkatan kerja otak. Sedangkan berdasar studi terbaru, mekanisme molekular otak yang terdapat dalam cokelat dapat melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer dan parkinson.

Studi ini mempelajari apakah kandungan cokelat seperti flavanol dapat melindungi sel otak dari penyakit degenerasi dan demensia. Dari hasil penelitian saat ini ditegaskan sifat antioksidan polifenol, yaitu kelas yang lebih besar dari senyawa dan termasuk di dalamnya flavanol, dan ditetapkan bagaimana mereka bekerja melindungi otak dari tingkat sel.

Penelitian yang dipimpin oleh Annamaria Cimini dari University of L'Aquila, Italia ini menciptakan model selular dari penyakit alzheimer, diperlakukan dengan plak A? dan peptida A?, dan dihubungkan dengan neurodegenerasi. Menambahkan polifenol cokelat pada sel-sel ini mencetuskan produksi brain-derived neurothropic factor (BDNF), yang mendorong pertumbuhan neuron dan melawan kematian sel yang diakibatkan oleh stres oksidatif.

"Studi kami mengindikasikan pertama kalinya bahwa polifenol pada cokelat tidak hanya semata-mata sebagai antioksidan, tetapi secara langsung maupun tidak langsung juga mengaktifkan jalur hidup BDNF untuk menangkal kematian neuronal', ujar Cimini.

Dikutip dari Medicaldaily, (Senin 15/4/2013) hasil penelitian ini membenarkan bahwa kandungan flavanol dalam cokelat dapat melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif, atau setidaknya dapat mengurangi risikonya, seperti dipublikasikan dalam Journal of Cellular Biochemistry.

Karena percobaan ini hanya dilakukan pada sel manusia yang terisolasi, maka masih belum dapat dipastikan berapa banyak bubuk cokelat yang diperlukan atau cukup untuk dapat meningkatkan efek neuroprotektif BDNF.

Jika Anda masih belum yakin untuk menambahkan cokelat dalam asupan makanan, hasil studi sudah menegaskan bahwa setidaknya cukup konsumsi coklat dapat mencegah penurunan kognitif dan kematian neuronal.

Penelitian lain saat ini juga menambahkan manfaat cokelat bagi kesehatan tubuh, seperti untuk menghilangkan batuk yang berkepanjangan, mencegah serangan jantung, dan risiko stroke. Tapi hati-hati, cokelat juga dapat menstimulasi enkephalin, komponen dalam otak yang mengendalikan keinginan untuk konsumsi secara berlebihan.

(vit/vit)

Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K)

Konsultasi Dokter Gigi (drg)

Adi Suryanto Budhipramono, Dr., Sp.A



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Thursday, March 28, 2013

Jangan Terlalu Stres Kalau Tak Ingin Kena Alzheimer

Jakarta, Saat stres, sistem kekebalan seseorang akan menurun. Itulah mengapa jika seseorang mengalami stres, apalagi jika stresnya kronis, maka ia akan mudah terserang penyakit seperti sakit jantung, kanker dan demensia. Kendati begitu hingga kini tak ada pakar yang tahu bagaimana mekanismenya hingga stres dapat memunculkan sakit jantung dan kanker.

Namun peneliti asal Swedia, Sara K. Bengtsson dari Ume University mengklaim menemukan jawaban mengapa stres kronis berkontribusi terhadap perkembangan penyakit Alzheimer atau bentuk paling umum dari demensia alias pikun.

Menurutnya hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar steroid stres di otak selama periode stres yang mempunyai kekuatan untuk menghambat aktivitas otak secara umum.

Bengtsson melihat adanya peningkatan salah satu jenis steroid otak bernama allopregnanolon secara kronis itu ternyata dapat mempercepat perkembangan penyakit Alzheimer pada dua tikus percobaan. Bahkan tikus yang kadar steroid stresnya dinaikkan memperlihatkan adanya gangguan daya ingat dan kemampuan pembelajaran dini di awal perkembangan penyakit, padahal secara normal gejala-gejala itu takkan muncul.
Setelah mengalami periode dimana kadar allopregnanolonnya meningkat secara kronis, otak tikus percobaan juga diketahui memiliki kadar beta-amyloid yang tinggi. Beta-amyloid adalah protein yang membentuk plak diantara sel-sel saraf di dalam otak penderita Alzheimer.

Studi yang dilakukan Bengtsson pun menunjukkan kadar beta-amyloid yang tinggi juga dikaitkan dengan disfungsi sinapsis otak (sambungan sel saraf pada otak).

Studi ini dirasa penting mengingat adanya fakta bahwa jumlah penderita penyakit Alzheimer ini semakin bertambah dari tahun ke tahun tapi penyebabnya tak banyak dipahami. Padahal lebih dari lima juta orang Amerika mengidap Alzheimer dan menurut Alzheimer's Association, satu dari 8 lansia Amerika hidup dengan penyakit ini. Bahkan prevalensi penyakit ini diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat dalam kurun waktu 30 tahun ke depan.

Meski masih membutuhkan studi lebih lanjut, pakar lain pun menanggapi studi ini dengan memberikan penekanan tentang pentingnya gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko demensia.
"Ancaman terbesar dalam hidup kita adalah gaya hidup kita sendiri. Jika Anda tak grusa-grusu dan mempraktikkan sejumlah teknik relaksasi, maka hal itu akan berdampak terhadap kondisi kesehatan Anda," tutur pakar stres, Dr. Kathleen Hall seperti dilansir huffingtonpost, Rabu (20/3/2013).

Hall pun merekomendasikan agar para lansia melakukan latihan fisik, latihan otak, meditasi serta memperluas jejaring sosial untuk mencegah stres dan menciptakan gaya hidup yang lebih tenang.


Sumber Detik


Alat Kesehatan Bandung