Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Gangguan. Show all posts
Showing posts with label Gangguan. Show all posts

Thursday, April 25, 2013

Gangguan Serius pada Atlet Sering Disangka Asma

Jakarta, Usai melakukan olahraga berat, tidak jarang napas terasa berat dan sesak saking lelahnya. Kondisi ini sering disangka sebagai kekambuhan penyakit asma. padahal menurut penelitian, tidak sedikit yang kondisi sebenarnya lebih serius.

Hasil pengamatan terhadap 46 atlet di sekolah-sekolah menunjukkan adanya indikasi paradoxical vocal fold motion disorder (PVFMD). Kondisi ini bisa dipicu oleh stres, gelisah atau pemaksaan secara fisik dan menyebabkan pita suara rusak lalu mengganggu pernapasan.

Diperkirakan 5 persen atlet mengalami gangguan ini dan bisa mempengaruhi performanya secara fisik. Tentu saja jika napas tidak lancar, suplai oksigen ke seluruh tubuh akan berkurang dan kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik akan jauh berkurang.

"Tidak banyak literatur tentang PVFMD pada atlet elit, dan studi kami menunjukkan bahwa di level tinggi mereka terkondisikan untuk lebih sulit didiagnosis dan diterapi," kata Dr Brad deSilva dari Ohio State University yang melakukan penelitian ini seperti dikutip dari HealthDay, Senin (15/4/2013).

Susahnya mendiagnosis gangguan ini pada atlet salah satunya karena jarang memunculkan gejala. Contohnya saja, hanya 30 persen partisipan yang mengalami gejala seperti batu saat olahraga. Itu pun kadang disangka sebagai kekambuhan asma, bukan gangguan pita suara.

"Gejala PVFMD bisa menyerupai asma, dan sebanyak 40 persen pasien dengan asma memiliki gangguan ini. Jadi sudah umum jika atlet punya asma lalu terdiagnosis dengan benar, tetapi tidak dengan PVFMD," lanjut Dr deSilva yang mempresentasikan temuannya ini di ajang tahunan Triological Society.

Dalam penelitian itu, Dr deSilva juga mereview beberapa terapi untuk gangguan pita suara PVFMD termasuk suntik botox. Menurutnya, berbagai terapi tersebut cukup efektif bukan hanya mengatasi PVFMD tetapi juga mengurangi penggunaan obat asma inhalasi.

(up/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, April 16, 2013

Hati-Hati, Narsis Termasuk Gangguan Psikologis!

DokterSehat.com – Narsis tidak sekedar gemar memuji diri sendiri, namun narsis merupakan salah satu penyakit mental atau gangguan psikologis. Dalam istilah ilmiah narsis disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD).


Narsis bisa disebabkan faktor keturunan dan faktor lingkungan sekitar. Biasanya narsis muncul akibat pujian yang diterima terus menerus dari orang lain. Contohnya, seseorang akan merasa cantik karena banyak orang yang memuji dirinya cantik meski sebenarnya dia tidak merasa demikian.


NPD tidak hanya ditunjukkan dengan perilaku senang memuji diri sendiri, kerap bergaya di depan cermin, namun juga terdapat implikasi lain dari sikap narsis itu sendiri. Meski terlihat percaya diri sebenarnya seseorang yang mengalami gangguan psikologis ini sangat sensitif terhadap kritik sekecil apapun. Pengidap gangguan NPD membutuhkan psikoterapi bila gangguan ini sudah begitu kuat hingga mengasingkan seseorang dari masyarakat.


Narsisme kemungkinan besar dialami saat usia muda. Selain itu, anak yang selalu dimanja berisiko mengalami gangguan ini karena akan terus mengharapkan perhatian yang sama di kemudian hari. Hal yang sama juga terjadi pada seseorang yang diabaikan atau mengalami pelecehan saat masih anak-anak. Seseorang akan cenderung berusaha mendapat perhatian yang tidak diperolehnya dulu hingga mengalami gangguan narsisme.


Perubahan kesuksesan juga berisiko memicu gangguan narsisme. Misalnya, saat masih muda kecantikan seorang gadis mendapat banyak perhatian dari orang lain. Tapi, setelah 20 tahun kemudian, kecantikannya sudah memudar dan perhatian pun tidak tertuju lagi padanya.


Secara umum ciri-ciri orang-orang narsistik antara lain:


1. Fantasi


Seseorang akan dipenuhi fantasi tentang kekuasaan, kecantikan, kepintaran, kesuksesan, atau cinta sejati.


2. Superior


Seseorang merasa paling hebat tapi tidak sepadan dengan usahanya


3. Tak berempati


Ketidakmampuan seseorang untuk mengetahui atau mengenali perasaan dan kebutuhan orang lain.


4. Iri


Penderita akan sering merasa iri dengan orang lain atau menganggap orang lain akan iri dengannya.


5. Istimewa


Penderita gangguan ini selalu ingin diistimewakan oleh orang lain.


6. Sombong


Merasa paling hebat sehingga cenderung menunjukkan sikap yang sombong.


7. Sensitif


Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Thursday, April 4, 2013

Awas, Suka Membual Termasuk Gangguan Kejiwaan!

DokterSehat.com – Seseorang yang kerap membual dan membangga-banggakan dirinya sendiri kerap kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian bualan yang sangat meyakinkan banyak membuat orang percaya dengan apa yang dikatakan meski tak sesuai dengan realitas. Misalnya, muncul berbagai aliran sesat yang menganggap dirinya adalah Nabi.


Seseorang yang memiliki keyakinan yang bertentangan dengan realitas dalam dunia kedokteran disebut dengan gangguan jiwa berupa waham atau delusional.  Gangguan waham merupakan suatu gangguan psikiatri yang didominasi oleh gejala-gejala waham, dalam bentuk: cemburu, penganiayaan, kebesaran, somatic, atau campuran.


Waham merupakan suatu pikiran yang salah karena bertentangan dengan kenyataan dan dibangun atas unsur-unsur yang tidak berdasarkan logika. Meski begitu, seseorang tetap akan mempertahankan sesuatu yang diyakini sekalipun ada bukti yang menunjukkan kekeliruan terhadap keyakinan tersebut. Dalam hal ini keyakinan dalam bidang agama (tidak sesat)dan budaya tidak dianggap sebagai waham.


Menurut spesialis kesehatan jiwa, dr Andri, dalam kehidupan sehari-hari pengidap waham beraktivitas seperti orang normal pada umumnya dan tidak menunjukkan kepribadian yang aneh, kecuali sesuatu yang berkaitan dengan sistem waham yang abnormal.


Dr Andri memaparkan bahwa gejala gangguan waham sebatas kokohnya mempertahankan wahamnya dan tidak disertai dengan gejala gangguan jiwa lain seperti bisikan atau halusinasi yang biasa dialami penderita skizofrenia.


Gangguan waham disebabkan ketidakseimbangan dopamin pada jalur mesolimbik di otak. Akibatnya, terjadi peningkatan dopamin yang tidak normal sehingga bisa memicu waham.


Pengidap waham biasanya dapat menjelaskan sesuatu dengan runtut, sistematik, dan meyakinkan sehingga dapat membuat orang lain percaya.


Walaupun demikian, bukan berarti seseorang yang dapat menjelaskan sesuatu yang keliru secara runtut dan sistematik dianggap mengidap gangguan waham. Diperlukan pemeriksaan secara mendalam untuk menentukan benar tidaknya seseorang mengalami gangguan waham.


Gangguan waham kerap disalahgunakan penipu agar terlepas dari hukum. Perlu diketahui bahwa perbedaan penipu dengan penderita gangguan waham adalah sebuah kesadaran dalam menyebarkan sesuatu yang keliru.


Pada dasarnya penipu menyebarkan hal keliru dengan tujuan untuk mengambil keuntungan yang bersifat ekonomi atau berupa ketenaran. Sementara pengidap gangguan waham tidak memiliki motif ekonomi.



Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung