Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Anna yang berusia 36 tahun ini adalah wanita karier yang bekerja sebagai manajer public relation yang cukup disegani di London. Lulus dari Manchester Metropolitan University, dia sempat bekerja di BBC dan Fox Kids Eropa. Terakhir dia bekerja sebagai public relation perusahaan hukum dan properti. Tapi sebenarnya, dia sudah sering mengalami depresi sejak remaja.
Dia meminum obat yang disebut baclofen, yaitu obat penenang otot yang digunakan untuk mengobati gejala multiple sclerosis, yaitu peradangan yang terjadi pada otak dan sumsum tulang belakang. Beberapa orang mengklaim obat tersebut dapat mengatasi kecanduan alkohol.
Sayangnya, obat ini memiliki efek samping parah berupa serangan panik dan gejala putus obat apabila dihentikan penggunaannya. Hal ini lah yang terjadi pada Anna. Dia sebelumnya sempat dirawat di klinik rehabilitasi Priory setelah mengalami overdosis pada tanggal 9 September 2012 lalu.
Karena mengalami serangan panik yang parah, dia dipindahkan ke Charing Cross Hospital di Hammersmith, namun menghilang pada 18 September. Tubuhnya lantas ditemukan tak bernyawa di pantai Sungai Thames sekitar 8 hari kemudian. Orang tua Anna mencurigai efek samping obat lah yang membuat puterinya sampai melakukan hal itu.
"Jelas dia harus berhenti menggunakan baclofen, tapi hal itu membuatnya mengalami gejala putus obat. Ketika dia mendengar dari konsultan bahwa efek samping baclofen akan berlangsung selama berminggu-minggu, itu membuat dia merasa lebih cemas," kata ayah Anna, David, seperti dilansir Telegraph, Rabu (10/7/2013).
Obat ini menyasar sistem saraf pusat untuk meringankan kejang, kram dan sesak otot. Penderita multiple sclerosis pada awalnya diresepkan 5 mg setiap 6 - 8 jam, lalu dosisnya meningkat menjadi 15 - 160 mg. Menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba akan menimbulkan efek samping berupa gejala putus obat, halusinasi, kebingungan, insomnia, dan kecemasan.
Pada tahun 2008, seorang spesialis jantung yang berpraktik di Paris dan juga seorang pecandu alkohol bernama dr Olivier Ameisen menulis buku berjudul 'The End of My Addiction'. Buku itu menceritakan bagaimana dia mengatasi kecanduan alkoholnya dengan meminum baclofen.
Namun para dokter lain mengatakan, memberitahu orang awam bahwa kecanduan alkohol dapat diobati dengan obat sederhana adalah tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab. Baclofen hanya tersedia di Inggris untuk penderita multiple sclerosis, jadi diduga Anna mendapatkan obat ini dengan memesannya via online.
"Nona Sargent mencari lewat online dan menemukan baclofen terkenal dapat membantu mengatasi ketergantungan alkohol. Dia akhirnya mengalami overdosis baclofen dan dibawa ke tempat rehabilitasi untuk detoksifikasi sebelum akhirnya bunuh diri," kata petugas yang memeriksa penyebab kematian Anna, Dr Sean Cummings.
(pah/vit)
Menurut peneliti ini berkat adanya hormon estrogen di dalam tubuh wanita yang ternyata dapat 'menghambat' efek negatif dari stres terhadap otak si wanita. Temuan ini pun telah dibuktikan peneliti dengan memberikan tugas kepada sejumlah tikus jantan dan betina yang mirip dengan tantangan yang biasa dialami manusia seperti frustrasi dan perasaan di bawah tekanan.
"Tikus betina tidak memperlihatkan gangguan dalam kemampuan mengenali obyek-obyek yang sebelumnya diperlihatkan kepada mereka, sedangkan tikus jantan harus berjuang keras dengan memori jangka pendek mereka," terang ketua tim peneliti, Dr. Zhen Yan, profesor di departemen fisiologi dan biofisika dari University of Buffalo, AS seperti dilansir Daily Mail, Kamis (11/7/2013).
Padahal ketidakmampuan untuk mengingat obyek-obyek yang familiar mengindikasikan adanya gangguan pada salah satu bagian otak yang mengendalikan daya ingat, pemusatan perhatian, pembuatan keputusan dan proses 'eksekutif' lainnya yang dilakukan otak.
Studi sebelumnya yang dilakukan Dr. Yan juga menemukan bahwa stres berulang-ulang mengakibatkan kerusakan bagian otak tersebut pada tikus jantan muda. Namun dalam studi terbaru ini, bagian otak tersebut pada tikus betina tetap utuh, bahkan setelah terpapar stres.
Begitu pula ketika tikus jantan dipapari hormon estrogen dengan kadar tinggi, peneliti melihat tikus-tikus ini pun terlindung dari efek tekanan atau stres.
"Saat sinyal estrogen di dalam otak tikus betina diblokir, stres memperlihatkan efek yang merugikan terhadap otak mereka. Sebaliknya ketika sinyal estrogen diaktifkan pada tikus jantan, efek negatif tersebut menjadi terhambat," ungkap Dr. Yan.
"Bahkan kami masih menemukan efek perlindungan dari estrogen pada tikus betina yang ovariumnya telah diangkat. Hal ini artinya estrogen yang diproduksi di dalam otak tersebut memang dapat melindungi dari efek merugikan yang ditimbulkan stres," tambahnya.
Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Molecular Psychiatry.
(vit/vit)
Berdasarkan survei yang dilakukan tim peneliti dari Southampton University terhadap lebih dari 100.000 responden wanita ini pun terungkap bahwa pola kerja selain shift harian permanen dapat meningkatkan peluang gangguan siklus menstruasi hingga 33 persen dan keguguran sebesar 29 persen.
Dan bagi wanita yang hanya bekerja di malam hari, mereka berpeluang 80 persen lebih sulit untuk bisa mengandung dibandingkan wanita yang jam kerjanya siang hari. Mereka juga dua kali lebih mungkin dikategorikan ke dalam kelompok 'sub-fertile', atau gagal hamil dalam kurun waktu satu tahun.
Menurut Dr. Linden Stocker, seorang dokter anak yang juga sering mendapat shift malam, mengatakan bahwa masalahnya waktu tidur dan bekerja yang tak tentu tampaknya mengganggu jam biologis wanita, padahal hal itu juga membantu mengendalikan fungsi-fungsi kunci wanita seperti produksi hormon, mengatur suhu tubuh, tekanan darah dan detak jantung.
Walaupun begitu, Dr. Stocker juga tak dapat mengesampingkan faktor lain seperti pekerja sistem shift yang biasanya mempunyai gaya hidup tak sehat seperti makan sembarangan atau malas berolahraga.
"Kami tak benar-benar memahami mengapa pekerja shift berisiko tinggi terkena penyakit tertentu tapi shift kerja semacam ini jelas-jelas berdampak terhadap fungsi biologis, fungsi psikologis sekaligus fungsi sosial seseorang," terang Dr. Stocker seperti dilansir Daily Mail, Rabu (10/7/2013).
Lagipula meski Dr. Stocker menemukan kaitan antara gangguan tidur dan masalah kesuburan tapi itu tidaklah membuktikan bahwa satu hal menyebabkan lainnya, begitu juga sebaliknya.
"Kalaupun temuan kami telah dikonfirmasi studi lain, berarti ada implikasi yang akan diterima oleh pekerja shift dan rencana reproduksi mereka. Untuk itu pola shift kerja yang lebih 'ramah' bisa diadopsi," tambahnya.
Namun Dr. Stuart Lavery, pakar kesuburan dari Hammersmith Hospital, West London mendesak para wanita usia melahirkan (20 persen dari pekerja shift malam) untuk tidak berhenti dari pekerjaannya sampai penelitian ini dikonfirmasi.
"Toh tak ada buktinya berganti pekerjaan dapat meningkatkan kondisi reproduksi Anda," pungkasnya.
(vit/vta)
Anna yang berusia 36 tahun ini adalah wanita karier yang bekerja sebagai manajer public relation yang cukup disegani di London. Lulus dari Manchester Metropolitan University, dia sempat bekerja di BBC dan Fox Kids Eropa. Terakhir dia bekerja sebagai public relation perusahaan hukum dan properti. Tapi sebenarnya, dia sudah sering mengalami depresi sejak remaja.
Dia meminum obat yang disebut baclofen, yaitu obat penenang otot yang digunakan untuk mengobati gejala multiple sclerosis, yaitu peradangan yang terjadi pada otak dan sumsum tulang belakang. Beberapa orang mengklaim obat tersebut dapat mengatasi kecanduan alkohol.
Sayangnya, obat ini memiliki efek samping parah berupa serangan panik dan gejala putus obat apabila dihentikan penggunaannya. Hal ini lah yang terjadi pada Anna. Dia sebelumnya sempat dirawat di klinik rehabilitasi Priory setelah mengalami overdosis pada tanggal 9 September 2012 lalu.
Karena mengalami serangan panik yang parah, dia dipindahkan ke Charing Cross Hospital di Hammersmith, namun menghilang pada 18 September. Tubuhnya lantas ditemukan tak bernyawa di pantai Sungai Thames sekitar 8 hari kemudian. Orang tua Anna mencurigai efek samping obat lah yang membuat puterinya sampai melakukan hal itu.
"Jelas dia harus berhenti menggunakan baclofen, tapi hal itu membuatnya mengalami gejala putus obat. Ketika dia mendengar dari konsultan bahwa efek samping baclofen akan berlangsung selama berminggu-minggu, itu membuat dia merasa lebih cemas," kata ayah Anna, David, seperti dilansir Telegraph, Rabu (10/7/2013).
Obat ini menyasar sistem saraf pusat untuk meringankan kejang, kram dan sesak otot. Penderita multiple sclerosis pada awalnya diresepkan 5 mg setiap 6 - 8 jam, lalu dosisnya meningkat menjadi 15 - 160 mg. Menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba akan menimbulkan efek samping berupa gejala putus obat, halusinasi, kebingungan, insomnia, dan kecemasan.
Pada tahun 2008, seorang spesialis jantung yang berpraktik di Paris dan juga seorang pecandu alkohol bernama dr Olivier Ameisen menulis buku berjudul 'The End of My Addiction'. Buku itu menceritakan bagaimana dia mengatasi kecanduan alkoholnya dengan meminum baclofen.
Namun para dokter lain mengatakan, memberitahu orang awam bahwa kecanduan alkohol dapat diobati dengan obat sederhana adalah tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab. Baclofen hanya tersedia di Inggris untuk penderita multiple sclerosis, jadi diduga Anna mendapatkan obat ini dengan memesannya via online.
"Nona Sargent mencari lewat online dan menemukan baclofen terkenal dapat membantu mengatasi ketergantungan alkohol. Dia akhirnya mengalami overdosis baclofen dan dibawa ke tempat rehabilitasi untuk detoksifikasi sebelum akhirnya bunuh diri," kata petugas yang memeriksa penyebab kematian Anna, Dr Sean Cummings.
(pah/vit)
DokterSehat.com – Tak seperti pria, gairah bercinta wanita sangat sulit ditebak. Kondisi ini tentunya dapat merusak momen bercinta Anda dan pasangan. Kebanyakan pria mengeluh seringnya pasangan menolak untuk bercinta. Agar gairah Anda tak bertepuk sebelah tangan, ada baiknya ketahui lebih dalam masa-masa puncak dimana wanita lebih bergairah untuk bercinta.
1. Setelah bertengkar
Pertengkaran kadang memicu emosi istri Anda hingga membuatnya menangis. Saat amarah sudah sedikit mereda, tak ada salahnya untuk merangkulnya agar dia lebih tenang. Jika kondisinya sudah tenang, daratkan ciuman penuh gairah ke bibirnya. Bila gairahnya sudah mulai bangkit kembali Anda bisa melanjutkannya dengan bercinta.
2. Suasana bahagia
Saat sedang gembira wanita lebih bergairah untuk bercinta. Suasana bahagia saat mengetahui Anda naik jabatan atau mendapat pekerjaan baru akan membuat gairahnya bangkit kembali. Karena itu, tak ada salahnya mengajaknya bercinta sebagai perayaan atas apa yang membuatnya bahagia.
3. Stres
Stres selalu dikaitkan dengan tekanan emosi seseorang. Namun, ternyata di sisi lain stres bisa meningkatkan gairah bercinta wanita. Pada kondisi seperti ini pasangan membutuhkan perhatian Anda. Untuk menenangkannya berikan pelukan hangat di tubuhnya. Jika ketegangan sudah mereda Anda bisa melanjutkannya dengan bercinta. Tak ada salahnya bercinta saat libidonya sedang naik. Seks juga bermanfaat untuk meredakan sakit kepala akibat stres yang dialami pasangan.
4. Saat ovulasi
Libido wanita akan meningkat saat masa ovulasi. Kira-kira dua minggu dari datang bulan terakhirnya merupakan waktu yang tepat untuk mengajaknya bercinta. Namun, kondisinya akan sedikit sulit bila pasangan Anda memiliki periode datang bulan yang tidak teratur.
5. Suasana romantis
Situasi romantis nudah membuat wanita horny. Musik yang lembut dan romantis akan mendukung suasana romantis Anda. Bila dia sudah hanyut dalam keromantisan yang Anda ciptakan segera lanjutkan untuk mencumbunya dengan mesra. Dijamin dia akan hanyut dalam pelukan Anda.
6. Film sexy-romatis
Tidak semua wanita menyukai film porno yang biasa pria tonton. Tapi, kebanyakan wanita menyukai film dengan adegan seks romantis yang bisa meningkatkan gairahnya. Tak ada salahnya melewatkan malam dengan menonton film romantis bersama.
7. Long-distance love
Berpisah dengan pasangan dalam waktu yang cukup lama membuat Anda dan pasangan saling merindukan. Dan, saat Anda dan pasangan bertemu kembali, gairah cinta pun akan meledak sehingga hubungan seks Anda pun akan menjadi luar biasa.
Hal ini terungkap dari sebuah studi dari Australia yang melibatkan lebih dari 10.000 wanita berusia antara 47-52 tahun. Namun peneliti mengaku tak tahu-menahu mengapa depresi memiliki keterkaitan yang kuat dengan stroke. Hanya saja peneliti menduga bahwa peradangan dan respons imunologi tubuh terhadap depresi bisa saja berdampak terhadap kesehatan pembuluh darah wanita.
Secara spesifik, studi ini menemukan bahwa wanita yang tertekan atau depresi berisiko terserang stroke 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan wanita yang tidak depresi. Tapi risiko ini akan berkurang menjadi 1,9 kali lebih tinggi ketika faktor-faktor lain yang dianggap dapat meningkatkan risiko stroke ikut dipertimbangkan.
"Ketika menangani pasien wanita, setiap dokter perlu mengetahui apakah kondisi kesehatan mental pasien buruk atau tidak dan efeknya secara jangka panjang. Padahal panduan terbaru untuk mencegah stroke cenderung mengabaikan potensi depresi terhadap calon pasien stroke," tandas peneliti Dr. Caroline Jackson, seorang pakar epidemiologi dari School of Population Health, University of Queensland, Australia seperti dilansir Telegraph, Senin (20/5/2013).
Dapat dikatakan ini merupakan studi berskala besar pertama yang mengamati kaitan antara depresi dengan penyakit stroke pada wanita paruh baya. Lagipula meski risiko stroke seorang wanita menjadi tinggi gara-gara depresi, nyatanya risiko stroke mutlaknya sebenarnya masih terbilang cukup rendah bagi wanita paruh baya.
Dan benar saja, sekitar 1,5 persen partisipan dalam studi yang telah dipublikasikan dalam Stroke: Journal of the American Heart Association ini dilaporkan mengidap stroke. Bahkan Dr. Jackson mengatakan jika kondisi serupa juga berlaku bagi wanita Eropa dan Amerika.
"Mungkin kita perlu membuat pendekatan yang lebih bertarget untuk mencegah dan mengobati depresi diantara para wanita muda, karena ternyata kondisi ini memberikan dampak yang cukup kuat terkait risiko stroke bagi mereka sekarang ini daripada di masa depan," imbuhnya.
Menanggapi temuan ini, Dr. Clare Walton dari The Stroke Association mengatakan, "Riset sebelumnya telah menunjukkan bahwa depresi dapat meningkatkan risiko stroke dan studi ini jelas memberikan bukti tambahan terkait hal itu. Lagipula penderita depresi memang kurang termotivasi untuk menjaga kesehatan atau rajin minum obat sehingga memberi mereka risiko yang lebih besar. Meski begitu, sangat sulit untuk menentukan apakah yang satu menjadi penyebab langsung dari lainnya atau sebaliknya."
DokterSehat.com – Pola hidup tidak sehat serta makanan cepat saji merupakan kombinasi yang dapat pemicu munculnya penyakit, seperti kanker payudara pada wanita.
Kedua hal tersebut bisa menyebabkan virus maupun bakteri masuk dan berkembang dalam payudara. Risiko terkena kanker akan meningkat berkali-kali bila seorang wanita memiliki gen kanker dalam tubuhnya.
Kanker payudara terjadi saat sel normal dalam jaringan payudara mengalami perubahan genetik hingga mengakibatkan sel-sel kanker berkembang tanpa kendali dan membentuk tumor.
Menurut American Cancer Society, satu dari delapan wanita akan terkena kanker payudara. Oleh karena itu, perlu diketahui sejak dini penyebab munculnya kanker agar Anda bisa mencegah lebih awal. Lalu, apa saja penyebab yang bisa memicu kanker payudara. Berikut ini beberapa penyebab yang bisa meningkatkan munculnya kanker:
Memiliki gen kanker
Perubahan genetik tertentu bisa mempengaruhi secara signifikan munculnya kanker payudara. Pada wanita gen BRCA1 dan BRCA2 sering bermutasi hingga menjadi kanker payudara. Wanita yang memiliki gen bermutasi BRCA berisiko 80 persen terkena kanker payudara.
Selain itu, gen HER2 juga berperan dalam perkembangan sel-sel kanker di payudara. Biasanya, wanita yang didiagnosa terkena kanker payudara akan ditentukan status HER2 tumor dan diputuskan hasilnya HER2-positif atau HER2-negatif. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif menderita kanker payudara, maka kondisi ini berguna untuk membantu menentukan pilihan terbaik dalam mengobati tumor.
Pemakaian pil KB
Menurut American Cancer Society dan Mayo Clinic, penggunaan pil KB bisa meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Sementara itu, risiko kanker payudara akan secara otomatis menurun jika pemakaian pil KB dihentikan.
Obesitas
The National Cancer Institute menjelaskan jika kadar lemak dalam tubuh wanita bisa meningkatkan kadar estrogen dan risiko terkena kanker payudara. Selain itu, wanita yang mengalami menopause dan berbadan gemuk juga berisiko untuk perkembangan sel-sel tumor dalam payudara.
Mengonsumsi alkohol
Penelitian yang dilakukan oleh The American Cancer Society menunjukkan jika wanita yang mengonsumsi lebih dari dua gelas minuman beralkohol tiap harinya maka lebih besar kemungkinannya mengalami kanker payudara.
Karen Wilkinson (44), Carmelina Sirianni (63) dan Gurpal Sandhu (64) sama-sama menerima donor organ dari seorang pria bernama Jovo Vranjesevic. Namun ketiganya meninggal dunia dengan jarak masing-masing enam hari dan hanya sebulan pasca transplantasi.
Vranjesevic sendiri meninggal dunia akibat stroke 12 hari setelah kembali ke Melbourne, Australia. Sebelumnya pria berusia 57 tahun itu sempat tinggal di rumah saudaranya di Serbia selama tiga bulan pada tahun 2006. Usut punya usut, ternyata ketika tinggal di Serbia, pria ini terserang lymphocytic choriomeningitis, sebuah infeksi akibat virus yang disebarkan oleh tikus rumahan kendati ia tidak meninggal karenanya.
Salah satu perwakilan dari tim koroner, Audrey Jamieson mengungkapkan ketiga wanita ini juga mengalami komplikasi yang serupa dengan Vranjesevic beberapa hari pasca prosedur transplantasi yang mereka jalani pada tahun 2007 dan kesemuanya terbukti meninggal dunia akibat virus tersebut.
Dari pemeriksaan intensif barulah diketahui jika keluarga Vranjesevic tidak dimintai keterangan oleh tim dokter terkait isu kesehatan yang (mungkin) dimiliki oleh pria ini sebelum memutuskan untuk mendonasikan organ-organnya.
Keterkaitan antara empat kasus kematian itu pun terungkap setelah dilakukan autopsi atas jenazah Carmelina Sirianni. "Penemuan virus LMCV ini terjadi pada bulan yang sama setelah kematian ketiga resipien," kata Jamieson seperti dilansir Telegraph, Kamis (9/5/2013).
"Hingga ditemukannya virus itu, saya sepakat jika strain virus ini tak pernah ditemukan pada manusia, dengan demikian tak dapat diidentifikasi ketika dilakukan pengambilan organ hingga transplantasi oleh orang-orang yang terlibat di dalamnya. Virus LMCV ini dapat dikatakan jenis arenavirus (virus yang biasanya menginfeksi tikus) baru dan belum pernah terlihat sebelumnya," tambahnya.
Dari kasus ini Jamieson mengatakan kematian ketiganya sangatlah tragis namun tak dapat diramalkan. Itulah mengapa menurut Jamieson, prosedur screening sebelum menjalankan transplantasi organ dianggap sangat perlu. Jamieson juga meminta ditingkatkannya komunikasi antara para dokter, staf rumah sakit dan keluarga pasien.
"Tapi bukan berarti saya bermaksud mencegah orang-orang untuk mendonorkan organnya mengingat angka donor organ di Australia terbilang rendah dibanding negara-negara lainnya," tandas Jamieson.
Pasangan Wilkinson, Rae Moran mengaku ia menerima hasil temuan tersebut dan mengatakan kecelakaan yang terjadi saat transplantasi ini memang 'tak dapat diramalkan'.
"Saya kira risiko terulangnya kejadian seperti ini sangatlah kecil dan sebaliknya program transplantasi ini sendiri benar-benar bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya. Saya masih harus berterima kasih karena saya tahu keluarga pendonor tentu juga menghadapi keputusan yang sulit di waktu yang sama ketika ayah dan suami mereka meninggal dunia," pungkas Moran.
Wanita tersebut diketahui pertama kali memasuki rumah sakit pada tanggal 13 April lalu. Menurut polisi, tersangka memasuki kamar pasien yang tengah tertidur lalu merusak mesin pensuplai obat pereda nyerinya. Ketika pasien terbangun dan bertanya apa yang sedang dia lakukan, wanita tersebut mengatakan akan memanggil suster.
"Ketika perawat masuk, dia menemukan bahwa selang dari mesin pasien telah dipotong dan obat nyerinya menetes di lantai," kata polisi seperti dilansir ABC News, Jumat (26/4/2013).
Tak lama setelah insiden pertama terjadi, polisi mengatakan datang laporan kedua menjelaskan bahwa wanita yang sama terlihat mengintip kamar pasien di lantai lain. Wanita tersebut lalu memasuki kamar pasien yang tengah dikunjungi keluarganya.
Ketika alarm rumah sakit berbunyi, wanita tersebut melarikan diri. Seorang anggota keluarga pasien melihat ada darah di lantai dan selang berisi obat pereda nyeri ibunya telah terpotong. Sayangnya, pihak rumah sakit baru melapor ke polisi 4 hari setelah kejadian tersebut.
"Tidak jelas mengapa rumah sakit menunggu untuk memberitahu pihak berwenang. Mungkin di situ ada video rekamannya. Detektif kami tengah bekerjasama dengan pihak rumah sakit," kata salah seorang anggota kepolisian, Mark Jamieson.
Menurut pihak keamanan rumah sakit, wanita tersebut mengenakan baju biru menyerupai perawat dan fasih memahami istilah kedokteran. Rekaman video memperlihatkan perawat palsu tersebut berjalan keluar dari rumah sakit sambil membawa tas berisi 2 tabung setinggi 60 cm. Dicurigai, tabung tersebut berisi sejumlah obat nyeri yang dicuri dari pasien.
Hingga kini, wanita tersebut masih buron. Tersangka wanita ini memiliki ciri-ciri berkulit putih dengan usia sekitar pertengahan 30-an hingga awal 40-an tahun. Rambutnya pirang diikat ekor kuda. Siapapun yang memiliki informasi diminta menghubungi Departemen Kepolisian Seattle.
(pah/vit)
DokterSehat.com – Trikomoniasis atau trik adalah infeksi yang disebabkan parasit bersel satu. Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual. Baik pria maupun wanita bisa terinfeksi trik, tapi lebih sering terjadi pada wanita. Wanita hamil yang terinfeksi trik dapat mengakibatkan munculnya gangguan kehamilan.
Pada wanita, parasit biasanya menginfeksi vagina, uretra, leher rahim, kandung kemih, dan kelenjar di daerah genital. Sementara pada pria, parasit menginfeksi uretra atau di bawah kulup penis yang tidak disunat.
Gejala
Kebanyakan orang tidak menyadari bila sudah terinfeksi trik. Gejala trik akan muncul dalam waktu 1 minggu setelah Anda terinfeksi.
Gejala pada wanita antara lain:
Perubahan cairan vagina yang berwarna atau berbau tidak normalRasa gatal di vaginaNyeri saat buang air kecil atau berhubungan seks.Gejala pada pria antara lain:
Keluarnya cairan abnormal dari penisIritasi pada ujung penisPerasaan terbakar saat buang air kecilPada masa inkubasi sekitar 5 – 28 hari, penderita trikomoniasis bisa menularkan parasit trik kepada orang lain. Sebaiknya hindari kontak seksual sampai Anda selesai minum obat dan gejala hilang.
Pengobatan
Biasanya dokter akan meresepkan obat metronidazole atau tinidazol untuk mengobati trik. Obat ini ampuh membunuh parasit yang menyebabkan infeksi. Obat ini biasanya dikemas dalam bentuk pil, tablet, atau kapsul. Pengobatan diberikan ke dalam vagina tidak akan menyembuhkan trik.
Pencegahan
Trik dapat menyebar ketika seseorang melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi. Umumnya penderita tidak menyadari jika telah terinfeksi parasit yang menyebabkan trik. Jadi, sebaiknya lakukan seks aman untuk mencegah mendapatkan trik. Gunakan kondom setiap kali berhubungan seks bisa mencegah penularan penyakit ini.
Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, trik bisa menyebar melalui barang-barang pribadi, seperti handuk basah yang baru saja digunakan penderita trik. Parasit trik tidak bisa hidup pada benda dalam waktu yang lama, sehingga penyebaran seperti ini jarang sekali terjadi.
Trik juga dapat menyebar dari ibu kepada bayinya selama persalinan pervaginam, tapi ini juga langka. Gejala infeksi trik pada anak-anak mungkin disebabkan adanya pelecehan seksual sehingga harus segera diperiksakan ke dokter.
DokterSehat.com – Bibir merah merona menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum hawa. Sayangnya, tidak semua orang memiliki bibir merona seperti yang diinginkan. Mengapa demikian? Sebenarnya warna bibir juga dipengaruhi oleh hormon estrogen yang membantu proses perbaikan dan pergantian kulit (regenerasi).
Seiring bertambahnya usia, terutama pada usia menapouse, kadar estrogen mengalami penurunan yang significant sehingga proses regenerasi melemah bahkan berhenti. Dampaknya kulit tidak mampu melindungi dan melembabkan sendiri tanpa adanya regenerasi. Akibatnya, kulit lama-lama mengendur dan mengerut sehingga bibir terlihat kering dan hitam.
Faktor lain yang dapat mengurangi keindahan bibir adalah kebiasaan merokok. Warna bibir alami Anda akan berubah mengitam akibat rokok. Saat menghisap rokok, bibir terkena panas rokok sehingga mematikan sel-sel darah merah yang kemudian membuat timbunan pigmen di bibir. Selain itu, karbon dari hasil pembakaran rokok juga bisa membuat warna bibir makin pekat. Faktor keturunan dan mengonsumsi obat yang tidak cocok juga bisa membuat bibir hitam.
Kulit bibir sangat sensitif sehingga bibir akan mudah menghitam bila terkena bahan kimia yang tidak cocok seperti lipstik. Kandungan bahan kimia dalam lipstik yang digunakan dalam waktu lama dan tidak cocok dengan bibir dapat membuat warna bibir menghitam.
Sebagai upaya pencegahan sebaiknya bersihkan bibir dari lipstik dengan pembersih khusus bibir sebab sisa lipstik yang menempel di bibir dapat membuat bibir menjadi hitam. Sebelum menggunakan lipstik sebaiknya coba dulu lipstik di kulit belakang telinga. Diamkan selama 24 jam. Bila terasa perih dan gatal berarti lipstik tersebut tidak cocok untuk Anda.
Untuk memulihkan warna bibir menjadi merah kembali akibat rokok, atau bahan kosmetik yang tidak cocok Anda bisa menggunakan gel, salep, atau krim yang mengandung steroid. Usaha lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah bibir menghitam adalah dengan menghindari kebiasaan merokok, gunakan pelembab bibir yang mengandung tabir surya saat siang hari, oleskan pelembab bibir tanpa warna sebelum tidur, dan perbanyak konsumsi buah dan sayuran.
DokterSehat.com – Penyakit kelamin bisa dialami oleh pria maupun wanita. Umumnya penyakit kelamin disebabkan beberapa faktor seperti jamur, virus, bakteri, dan kutu. Penularan penyakit kelamin bisa melalui hubungan seks oral maupun secara langsung antar kelamin.
Kebiasaan berganti-ganti pasangan seks berisiko tinggi mengalami penyakit kelamin. Sebaiknya gunakan alat kontrasepsi seperti kondom sebagai alternatif untuk mencegah penularan penyakit melalui hubungan seks. Berikut ini beberapa penyakit kelamin pada pria dan wanita yang perlu diketahui:
Penyakit Kelamin Pria
1. Syphilis
Penyakit kelamin syphilis bisa menular melalui hubungan seks. Penyakit jenis ini dapat dialami pria maupun wanita. Gejala syphilis akan muncul dalam waktu 3 bulan setelah berhubungan seks. Pengobatan syphilis dapat dilakukan dengan pemberian penicilin. Tapi, penyakit kelamin ini sangat rentan menular, tidak hanya pada alat kelamin saja tapi juga dapat menyerang seluruh tubuh.
2. Gonorhea dan Chlamiydia
Penyakit kelamin jenis Gonorhea dan Chlamiydia biasanya disebabkan oleh bakteri. Kelamin akan mengalami infeksi setelah berhubungan seks dalam beberapa minggu. Gejalanya, sering keluar cairan dari kelamin, sakit saat buang air kecil, namun terkadang gejala yang ditunjukkan kerap diabaikan penderitanya. Sebagai upaya pencegahan dan pengobatan biasanya dokter akan memberikan antibiotik sesuai takaran.
3. Herpes
Penyebab utama herpes adalah virus herpesviridae. Penyakit ini memiliki risiko yang cukup membahayakan karena virusnya akan tetap berada di dalam tubuh dan bisa kambuh kapan saja. Penyakit ini sulit diobati secara total karena virus masih berada dalam tubuh. Seseorang bisa tertular dalam rentang waktu 3 – 10 hari setelah melakukan hubungan intim dengan penderita herpes dan menghilang dalam waktu 5-10 hari.
4. Infeksi jamur
Penyakit yang disebabkan oleh jamur bisanya menunjukkan tanda gatal-gatal dan memerah di bagian bawah kulit kelamin pria yang tidak sunat. Penyebab utama timbulnya penyakit ini adalah alat kelamin sering lembab dan kurang terjaga kebersihanannya seperti jarang mengganti pakaian dalam dan mencuci alat kelamin setelah buang air kecil. Penyakit ini bisa diobati dengan menggunakan krim anti jamur.
5. Bisul kutil kelamin
Virus Human Papiloma (HPV) menjadi penyebab utama timbulnya penyakit kelamin ini. Gejala penularan berupa bisul di alat kelamin dapat muncul setelah beberapa bulan melakukan hubungan seks. Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil.
6. Kutu kelamin
Rambut kemaluan bisa menjadi sarang kutu yang berukuran sangat kecil. Untuk membunuh kutu bisa dilakukan dengan menggosokkan obat cair pada rambut kemaluan. Penyakit ini bisa dicegah dengan menjaga daerah kemaluan supaya tetap kering dan tidak lembab. Gantilah pakaian dalam Anda minimal 2 kali sehari.
Penyakit Kelamin Wanita
1. Human papillomavirus (HPV)
HPV merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus akibat hubungan seks. Penyakit ini sebenarnya tidak berbahaya tapi perlu Anda ketahui bahwa salah satu jenis virus HPV merupakan penyebab kanker serviks. Munculnya HPV dapat diketahui dengan screening kesehatan seksual. Periksakan kesehatan organ reproduksi Anda minimal satu kali setiap tiga tahun.
2. Pelvic Inflammatory Disease (PID)
Jika dibiarkan PID dapat mengakibatkan ketidaksuburan. Pid biasanya ditunjukkan dengan gejala seperti perubahan bau pada vagina, sakit bagian pinggul saat berhubungan seks, dan pendarahan yang tidak teratur. Terkadang gejala yang ditunjukkan tidak begitu kentara sehingga penderita terlambat menyadarinya.
3. Bacterial vaginosis
Penyakit kelamin jenis ini biasa menginfeksi vagina wanita diusia produktif. Gejala penyakit ini mirip dengan infeksi biasa seperti gatal, muncul aroma amis, dan perubahan lain dalam vagina. Bila Anda mengalami gejala tersebut segeralah berkonsultasi ke dokter untuk menekan risiko PID.
Penyakit OA lebih rentan menyerang wanita ketimbang pria sebab gangguan ini erat kaitannya dengan masalah hormonal. Wanita memiliki hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi menjaga kekenyalan, otot, dan ligamen. Pada wanita yang sudah mengalami menopause biasanya terjadi ketidakseimbangan hormon, pengroposan tulang, dan ligamen kendur.
Wanita lebih cepat 2-3 persen mengalami pengeroposan tulang ketimbang pria. Kondisi inilah yang membuat tulang bekerja lebih kuat sehingga mengakibatkan perubahan biomekanik dalam lutut. Normalnya, beban kerja diterima oleh tulang dan otot, namun pada penderita osteoartritis sebagian besar beban kerjanya diterima oleh tulang.
Osteoartritis dapat menyerang beberapa bagian tubuh, seperti lutut, sendi-sendi sekitar pinggul, tangan, pangkal paha, atau tulang-tulang di jari. Gangguan osteoartritis berpotensi menyerang wanita yang sering bergerak, seperti ibu rumah tangga. Pergerakan berulang-ulang yang hanya bertumpu pada satu titik bisa membahayakan tulang.
Gangguan osteoartritis memiliki empat tahap gejala. Pertama, penderita akan merasa sakit setelah menggerakkan sendi. Kemudian sendi akan terasa ngili saat diam dan bertambah sakit saat digerakkan kembali. Selanjutnya, akan terdengar suara gemeretak saat menghentakkan sendi yang sakit. Pada gejala terakhir sendi akan terbatas gerakkannya akibat munculnya rasa sakit.
Sebagai upaya pencegahan sebaiknya kontrol berat badan seideal mungkin. Makin berat beban tubuh maka makin besar risiko mengalami osteoartritis.
Obat yang diberikan pada penderita osteoartritis sebenarnya hanya berfungsi untuk meredakan nyeri.
Bagi seseorang yang berusi 25 hingga 35 tahun diperbolehkan untuk mencoba berbagai jenis olahraga untuk merangsang timbunan kalsium pada tulang. Tapi, bila sudah berada diusia 35 tahun ke atas maka sebaiknya pilih olahraga seperti berenang atau bersepeda secara rutin.
Kemunduran rawan sendi juga bisa disebabkan adanya radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh bisa dinetralkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin A, C, E, kolagen dan selinium. Semua nutrisi penting itu dapat Anda dapatkan dalam apel, pisang, susu, pepaya, nanas, dan jeruk.
Sebaiknya segeralah lakukan foto rontgen bila sudah terasa nyeri sendi. Bila sudah diketahui hasilnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan fisioterapi.