Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Di dalam rambut, terkandung informasi berharga mengenai kadar stres yang dapat digunakan untuk menentukan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Jika tes darah hanya dapat menentukan kadar hormon stres pada satu waktu, analisis rambut dapat mengungkapkan kadar hormon stres selama beberapa bulan.
Analisis sampel rambut, menurut para peneliti, bisa digunakan untuk mengukur kadar kortisol atau hormon stres demi menentukan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah secara akurat. Orang tua yang kadar kortisolnya tinggi untuk waktu yang lama cenderung mengidap penyakit jantung.
"Kadar kortisol yang tinggi merupakan sinyal penting bahwa seseorang berisiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Karena rambut kulit kepala dapat menangkap informasi perubahan kadar kortisol dari waktu ke waktu, analisis rambut memberikan kita alat yang lebih baik untuk mengevaluasi risiko itu," kata Dr Laura Manenschijn dari Erasmus MC di Rotterdam, Belanda seperti dilansir Counsel and Heal, Kamis (18/4/2013).
Dalam laporan yang dimuat Journal The Endocrine Society of Clinical Endocrinology & Metabolism, peneliti menjelaskan telah mengukur kadar kortisol 283 orang berusia 65 - 85 tahun yang dipilih secara acak. Para peneliti mampu mengukur kadar kortisol selama 3 bulan menggunakan sampel rambut sepanjang 3 cm yang diambil dekat kulit kepala.
Hasilnya menemukan bahwa orang dengan kadar kortisol tinggi di dalam rambutnya cenderung memiliki riwayat penyakit jantung, stroke, penyakit arteri perifer koroner dan diabetes. Kadar kortisol yang amat tinggi diketahui berkaitan erat dengan penyakit jantung dan pembuluh darah.
DokterSehat.com – Kematangan emosi merupakan suatu kondisi emosional seseorang dalam mencapai tingkat kedewasaan. Dalam perkembangan emosi seseorang, kematangan emosional kerap dikaitkan dengan kontrol emosi. Seseorang yang telah memiliki kematangan emosi akan mempunyai beragam ekspresi emosi, kontrol emosi, dan ketepatan emosi sehingga dapat memberikan respon emosi sesuai situasi stimulus, tapi tetap menunjukkan ekspresi yang berpedoman pada kesopanan sosial. Makin matang emosi seseorang maka emosi negatif akan berkurang dan emosi positif akan terbentuk untuk lebih berfikir realistik serta memahami diri sendiri. Berikut ini ciri-ciri seseorang yang sudah mencapai kematangan emosi, antara lain:
Mampu memberikan respon sesuai kebutuhan dan situasi tertentu.Mampu menyalurkan emosi-emosi dan tekanan-tekanan impuls dalam bentuk sikap yang konstruktif dan dapat mengarahkan pada tujuan yang positif.Mampu membentuk pola hubunga interdepensi dan mampu menjaga perannya secara fleksibel.Mampu memahami potensi dan keterbatasan diri sendiri dan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cara yang kreatif dan disetujui orang lain.Mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain dan mampu memandang dirinya dengan orang lain dengan rasa hormat.Mampu mempertimbangkan dan memulai alternatif-alternatif, konsekuensi-konsekuensi dari pelakunya.Kematangan emosi seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam diri sendiri (intern) maupun dari luar diri sendiri (ekstern), antara lain:
Penyesuaian diri yang baik, seiring bertambahnya umur dan kedewasaan seseorang maka akan terjadi perubahan secara terus menerus sehingga diperlukan adanya kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitarnya.Lingkungan sosial, lingkungan masyarakat maupun lingkungan keluarga yang berhubungan dengan proses-proses sosialisasi yang dapat membentuk seseorang menjadi pribadi yang matang.Faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi individu dalam mengekspresikan emosinya dalam perilaku keseharian.
