Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
DokterSehat.com – Penyakit batu ginjal adalah penyakit yang terjadi pada ginjal atau saluran kencing dimana biasanya terasa adanya rasa sakit atau nyeri yang terasa dari bagian bawah pinggul hingga perut bagian bawah atau pangkal paha. Penyakit ini biasanya berupa adanya gumpalan yang keras dan membatu pada ginjal atau saluran kencing. Hal ini biasanya terjadi akrena adanya konsentrasi urine yang kemudian ditambah dengan adanya mineral yang menggumap dan adanya asam garam yang membentuk terjadinya batu ginjal.
Banyak sekali penyebab dari terbentuknya batu ginjal ini. Namun, pada umumnya penyebab utamanya berasal dari kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan konsumsi air putih mineral. Disamping itu ada juga faktor keturunan. Namun, faktor yang paling utama tentu saja pada gaya hidup, pola makan, dan juga ada tidaknya kebiasaan buruk yang dilakukan pada keseharian dari orang tersebut. Namun, ada juga penyebab-penyebab lainnya dengan berbagai kondisi yang beragam yang memicu adanya batu ginjal, yakni:
Jika asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh memiliki kandungan kalsium yang berlebihan. Ginjal pun dapat menyerap semua kalsium tersebut. Yang menjadi masalah adalah, kalsium berlebih tersebut dapat membentuk adanya batu kalsium fosfat.Telah adanya penyakit ginjal seperti renal tubular acidosis dan beberapa penyakit lain seperti diabetes atau hipertensi ternyata dapat meningkatkan resiko adanya pembentukan batu ginjal.Penyakit asam urat ternyata dapat memicu adanya pembentukan batu ginjal. Hal ini terjadi karena kadar asam urat dalam urine meningkat, yang kemudian membantu pembentukan batu asam urat secara signifikan.Penyakit radang usus besar juga dapat memicu pembentukan batu ginjalBerhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat kimia dalam waktu yang lama, karena ternyata dapa memicu resiko penyakit batu ginjal. Obat-obat tersebut diantaranya adalah diuretics, antacid berkalsium, indinavir, obat bagi penderita HIV, dan lain-lainnya.DokterSehat.com – Dalam tubuh manusia terdapat dua organ ginjal yang berbentuk seperti kacang. Masing-masing ginjal berukuran kepalan tangan Anda. Kanker ginjal merupakan kanker yang berasal dari ginjal. Pada orang dewasa, jenis yang paling umum dari kanker ginjal adalah karsinoma sel ginjal. Sementara jenis kanker ginjal yang kerap diderita oleh anak-anak disebut tumor Wilms. Angka terjadinya kanker ginjal diduga akan meningkat meski belum diketahui benar apa penyebabnya. Penggunaan alat tomografi terkomputerisasi (CT) terlalu sering diduga dapat mengakibatkan terjadinya kanker ginjal.
Gejala
Kanker ginjal jarang menunjukkan tanda-tanda atau gejala pada tahap awal. Pada stadium akhir, kanker ginjal akan menunjukkan tanda-tanda berikut ini:
Munculnya darah dalam urin, baik berwarna merah muda atau merahNyeri punggung tepat di bawah tulang rusuk yang tak kunjung meredaPenurunan berat badanKelelahanDemam intermitenPenyebab
Belum diketahui dengan pasti apa penyebab karsinoma sel ginjal. Menurut dokter kanker ginjal berawal saat beberapa sel ginjal mengalami mutasi dalam DNA mereka yang mengakibatkan sel untuk tumbuh dan membelah dengan cepat. Tumpukkan sel abnormal akan membentuk tumor yang dapat menjalar hingga ke luar ginjal. Beberapa sel dapat pecah dan menyebar (metastasis) ke bagian tubuh lainnya.
Pengobatan
Lakukan konsultasi kepada dokter untuk menentukan pilihan pengobatan yang tepat dan aman untuk Anda. Berikut beberapa pengobatan untuk mengatasi kanker ginjal:
1. Operasi
Pembedahan adalah pengobatan awal untuk sebagian besar kanker ginjal. Prosedur bedah yang digunakan untuk mengobati kanker ginjal termasuk:
2. Perawatan saat operasi tidak memungkinkan untuk dilakukan
Bagi sebagian orang operasi bukanlah suatu pilihan yang tepat untuk mengatasi kanker ginjal. Dalam situasi ini, pengobatan kanker ginjal bisa dilakukan dengan:

Juga dikenal sebagai penyakit polikistik infantil, gangguan autosom resesif yang jarang ini mungkin tidak terdeteksi sampai sesudah masa bayi. Selain kista pada ginjal, kista juga dapat ditemukan di dalam hati, pada penyakit hati yang bermakna.
PATOLOGI
Kedua ginjal sangat membesar dan secara makroskopis menampakkan banyak sekali kista di seluruh korteks dan medula. Pemeriksaan mikroskopis menunjukkan bahwa “kista-kista” merupakan dilatasi duktus kolektivus. Interstitium dan sisa tubutus mungkin normal pada saat lahir, tetapi perkembangan fibrosis inierstisial dan atrofi tubulus dapat mengakibatkan gagal ginjal.
Sebagian besar penderita juga mempunyai kista di dalam hati. Pada kasus-kasus yang berat, kista dalam hati dapat dihubungkan dengan sirosis, hipertensi porta, dan kematian karena varises esofagus. Apabila keparahan manifestasi butt melebihi keparahan manifestasi keterlibatan ginjal, gangguannya disebut fibrosis hati kongenital. Apakah penyakit polikistik infantil dan fibrosis ban kongenital merupakan ujung spektrum dari sebuah gangguan tunggal yang berlawanan atau gangguan autosom resesif tersendiri dengan manifestasi yang serupa, masih harus tetap ditentukan.
MANIFESTASI KLINIS
Penderita yang khas mempunyai massa pinggang bilateral pada saat lahir. Gangguan ini dapat dihubungkan dengan oligohidramnion, karena janin tidak menghasilkan urin yang cukup. Oligohidramnion dapat mengakibatkan sindrom Potter (hidung pesek, dagu berceruk, lipatan epikantus, telinga terletak abnormal rendah, kelainan tungkai), sebagai akibat kompresi janin, dan hipoplasia paru. Hipoplasia paru dapat menyebabkan kegawatan pernapasan neonatus, dengan pneumotoraks spontan. Hubungan antara gangguan perkembangan paru dan ginjal cukup sering untuk membenarkan pemeriksaan ultrasonografi ginjal pada semua neonatus yang menderita pneumotoraks spontan. Hematuria makroskopis atau mikroskopis dan hipertensi (yang mungkin berat) lazim ada. Fungsi ginjal dapat normal atau menurun, tergantung pada beratnya malformasi ginjal. Jarang, penderita sesudah masa bayi baru pertama kali datang dengan keadaan seperti-diabetes insipidus nefrogenik, insufisiensi ginjal atau hipertensi.
DIAGNOSIS
Diagnosis ditunjukkan dengan manifestast klinis dan didukung dengan ultrasonografi, yang menunjukkan pembesaran yang nyata dan hiperekogenik ginjal yang seragam. Karena pemeriksaan ultrasonografi ginjal dapat gagal menentukan kistanya, pielografi intravena dapat dipikirkan. Pictogram yang memuaskan akan menunjukkan kekeruhan duktus kolektivus yang mengalami dilatasi. Karena duktus-duktus ini berjalan dari korteks ke medula, mereka akan tampak seperti garis-garis radial yang serupa dengan jeruji roda. Tetapi pemeriksaan radiografi jarang dapat memperkuat diagnosis: (oleh karenanya pada keadaan yang bermasalah ini opsi pembedahan terBUKA terHadap hati dan ginjal kanan yang dilakukan pada akhir usia satu tahun adalah untuk memperkuat diagnosis dan memungkinkan nasehat gcnetik.
Diagnosis banding meliputi penyebab-penyebab lain pembesaran ginjal bilateral, seperti displasia multikistik, hidronefrosis, tumor William, dan trombosis vena renalis.
PENGOBATAN
Pengobatannya bersilat supportif, mencakup manajemen hipertensi yang cermat.
PROGNOSIS
Anak dengan pembesaran ginjal yang berat dapat meninggal pada masa neonatus karena insufisiensi paru atau ginjal. Anak-anak yang mampu bertahan dapat hidup selama beberapa tahun sebelum terjadi insufisiensi ginjal. Selama masa ini, ukuran ginjal mengkerut dan hipertensi menjadi kurang berat. Bila terjadi gagal ginjal, dialisis dan tranplantasi ginjal harus dipertimbangkan. Pada penderita yang sedang menderita fibrosis hati, sirosis dapat mengakibatkan hipertensi portal, karenanya prognosisnya jelek.
DokterSehat.com – Awalnya, gejala penyakit ginjal tidak begitu terlihat, gejala akan terlihat jelas saat penyakit ginjal sudah kronis. Fungsi ginjal sebagai organ ekskresi akan terganggu bila penyakit ini tidak segera diobati. Agar tidak terlanjur sebaiknya kenali dulu gejala penyakit ginjal berikut ini:
1. Gatal berlebih
Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan terjadinya penumpukan kotoran atau sisa metabolisme dalam tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa gatal yang berlebihan. Gatal yang terus menerus terjadi dapat mengakibatkan luka atau pendarahan karena sering digaruk. Biasanya rasa gatal ini disertai dengan pembengkakan di bagian tubuh penderita seperti tangan, pergelangan kaki, pergelangan tangan, dll.
2. Sesak napas
Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan cairan berlebihan menutup paru-paru sehingga penderita merasa sesak napas. Selain itu, kurangnya pasokan oksigen pembawa sel-sel darah merah menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan kehabisan nafas.
3. Tubuh terasa dingin
Anemia juga bisa menyebabkan tubuh merasa dingin sepanjang waktu. Dalam beberapa kasus, penderita akan merasa sangat dingin dan menggigil saat tengah malam.
4. Kepala pusing dan sulit berkonsentrasi
Anemia sangat berhubungan dengan gagal ginjal sehingga otak tidak memperoleh oksigen yang memadai. Kondisi ini menyebabkan kepala pusing dan kesulitan berkonsentrasi. Pusing yang parah akan mengakibatkan tubuh kehilangan keseimbangan saat akan berjalan.
5. Sakit di sekitar daerah pinggang
Beberapa orang yang bermasalah dengan ginjal biasanya mengalami sakit pada bagian pinggang. Kondisi ini berkaitan dengan penyakit batu ginjal. Meski terkadang penyakit batu ginjal tidak menunjukkan gejal, namun bisa saja terasa sakit bila batu ginjal terjebak dalam ureter. Rasa nyeri pada awalnya hanya sesekali saja, setelah itu rasa sakit tersebut akan berlanjut lebih lama dan sering.
6. Gangguan Hormon
Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik bisa mengakibatkan ginjal memproduksi lebih banyak hormon atau ekstra hormon. Dampaknya hormon tekanan darah akan meningkat. Sebaliknya, hormon lainnya jadi berkurang produksinya. Hal ini mengakibatkan tubuh menjadi lelah, kekurangan darah, dan tulang rapuh.
Tentu saja tidak perlu menghindari sepenuhnya, cukup dibatasi saja agar tidak berlebihan. Garam misalnya, bagaimanapun tetap dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Hanya takarannya saja yang disesuaikan, jangan sampai berlebihan.
Beberapa hal yang bisa menyebabkan ginjal bermasalah seperti dikutip dari Huffington Post, Sabtu (30/3/2013).
1. Minum obat pereda nyeri jangka panjang
Penggunaan obat tertentu seperti pereda nyeri dalam jangka panjang apalagi dalam dosis tinggi bisa merusak jaringan ginjal. Baik obat resep maupun yang dijual bebas, keduanya sama-sama punya efek samping merusak ginjal. Diperkirakan 1-3 persen kasus gagal ginjal kronis disebabkan oleh penggunaan pereda nyeri yang berlebihan.
2. Merokok
Efek negatif rokok terhadap jantung dan paru-paru sudah banyak dipublikasikan, tetapi kini penelitian juga menunjukkan bahwa perokok memiliki kandungan protein dalam urine. Ini menunjukkan adanya kerusakan pada jaringan ginjal. Penyakit yang merusak ginjal seperti diabetes dan tekanan darah tinggi juga memburuk akibat konsumsi rokok.
3. Berlebihan mengonsumsi gula
Banyak mengonsumsi gula adalah faktor risiko berbagai penyakit seperti diabetes mellitus dan obesitas. Kedua penyakit ini juga berdampak pada fungsi ginjal yang memburuk. Membatasi asupan gula tidak hanya menyelamatkan ginjal, tetapi juga lingkar pinggang.
4. Berlebihan menjalani prosedur radiologi
Ada baiknya melakukan tes fungsi ginjal sebelum menjalani pemindaian dengan alat apapun di rumah sakit. CT Scan, -Ray dan angiogram terkadang menggunakan pewarna khusus yang disuntikkan ke dalam tubuh untuk meningkatkan kontras warna. Hal itu berisiko memicu AKI (Acute Kidney Injury), yang diperkirakan dialami oleh 40 persen pasien di rumah sakit.
5. Banyak mengonsumsi garam
Terlalu banyak konsumsi garam natrium bisa meningkatkan tekanan darah, yang berujung pada kerusakan fungsi ginjal. Orang dewasa di Amerika Serikat mengonsumsi garam natrium rata-rata 3.300 mg/hari, jauh lebih tinggi dibanding batasan yang dianjurkan pemerintah yakni 1.500 mg/hari.