Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Nyatanya, rata-rata angka harapan hidup penduduk dunia mengalami peningkatan, seiring penyakit seperti stroke, diabetes, gagal jantung dan kanker yang mulai menjadi tren. Salah satu pemicunya adalah stres. Stres memicu pengeluaran senyawa kortisol yang memicu reaksi inflamasi.
Seperti dilansir Forbes, Kamis (30/5/2013), ada 5 cara yang bisa dilakukan agar stres tidak menggerus usia, yaitu:
1. Menonton Komedi
Tertawa terbahak-bahak jelas akan meredakan stres dan membuat pikiran lebih rileks. Jikalaupun tidak bisa menonton acara humor, ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk melepas stres, misalnya berjalan-jalan, rekreasi atau bersenda gurau bersama teman.
2. Berpikir Layaknya Anak Kecil
Seorang anak tertawa rata-rata 300 kali sehari, sedangkan orang dewasa hanya sekitar 17 kali per hari. Salah satu hal yang dapat dilakukan orang dewasa adalah bertindak seperti anak berumur 7 tahun.
Caranya, coba pikirkan hal-hal yang terasa konyol, atau hal yang membikin bertanya-tanya heran. Mengeksplorasi dan bermain adalah cara terbaik untuk memahami perspektif anak-anak.
3. Biarkan Diri Makan Enak Sesekali
Tak ada yang meragukan bahwa makanan seperti sayur mayur dan buah-buahan adalah makanan sehat. Tapi bukan berarti sepanjang waktu harus memakan makanan yang mungkin tidak disukai.
Tak ada salahnya sesekali memakan makanan seperti kue, gorengan dan makanan berlemak lainnya. Akan lebih bijak jika menyeimbangkan makanan yang lezat dengan makanan yang bergizi.
4. Berenang, Bersepeda, Berdansa
Jangan menganggap olahraga sebagai hal yang membosankan atau menyebalkan, tapi lakukan sebaliknya. Ada beberapa jenis aktivitas fisik yang sebenarnya dapat dilakukan sambil bersenang-senang.
Kalau suka nonton bola, bisa berolahraga dengan cara main futsal. Suka nonton film action, bisa disalurkan dengan belajar kungfu atau taekwondo. Suka nonton film-film pop khas anak muda, cobalah belajar nge-dance atau belajar capoeira. Beberapa jenis olahraga kini sudah memiliki wadah atau komunitasnya masing-masing.
5. Waspada
Hal yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran dan memperhatikan. Setiap saat, seseorang dapat memilih untuk meladeni stresnya ataupun berusaha meredakan, atau malah menghindari.
Tiap kali menghadapai situasi yang memicu stres, cobalah amati sebentar lalu perhatikan. Terkadang yoga atau meditasi membantu mengembangkan keterampilan ini.
(pah/up)
Penelitian tersebut dilakukan oleh ilmuwan di Universitas Gothenburg, Swedia. Hasilnya menegaskan adanya hubungan antara fungsi reproduksi dan umur seseorang. Salah satu faktor yang amat menentukan adalah telomere, yaitu tutup pelindung pada ujung kromosom spesies. Panjang telomere mempengaruhi usia individu.
Telomere akan memendek tiap kali terjadi pembelahan sel dari tahun ke tahun sampai tak lagi bisa melindungi kromosom hingga sel akhirnya mati. Panjang telomere sangat bervariasi antar individu, bahkan pada usia yang sama. Penyebabnya karena panjang telomere diwariskan dari orang tua dan dipengaruhi oleh paparan stres.
"Hal ini penting, paling tidak untuk spesies kita sendiri, karena kita semua harus berurusan dengan stres yang selalu meningkat," kata peneliti, Angela Pauliny seperti dilansir Medical Xpress, Senin (1/4/2013).
Dalam penelitian ini, para peneliti mempelajari angsa teritip, salah satu spesies burung yang berumur paling panjang, yaitu hingga 22 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan spesies burung lainnya, angsa teritip memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjaga panjang telomerenya.
Alasannya diduga karena spesies berumur panjang lebih banyak berinvestasi dalam mempertahankan fungsi tubuhnya ketimbang bereproduksi. Peneliti menemukan adanya hubungan antara fungsi reproduksi dan penuaan pada hewan. Misalnya gajah yang memiliki umur panjang tapi keturunannya sedikit, sementara tikus hidup untuk waktu yang singkat tapi menghasilkan banyak keturunan.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa telomere terbaik ditemukan pada angsa jantan, sehingga telomere memendek lebih cepat pada angsa betina. Pada unggas, jenis kelamin yang berbeda memiliki kromosom berbeda. Menariknya, hal itu berlawanan pada manusia," kata Pauliny.
(pah/vta)
"Kami tak tahu mengapa kondisi lalat yang diberi makanan organik jauh lebih baik daripada yang tidak. Itu mungkin membutuhkan studi lebih lanjut. Namun tampaknya ini akan jadi awal yang baik untuk memahami potensi manfaat kesehatannya, terutama pada manusia," ungkap ketua tim peneliti Ria Chhabra, seorang pelajar dari Clark High School di Plano, Texas.
Studi ini dilakukan oleh Chhabra yang mendapatkan gagasan setelah mendengar orangtuanya mendiskusikan apakah perlu membeli makanan organik untuk alasan kesehatan. Beruntung salah seorang gurunya, Dr. Johannes H. Bauer yang juga asisten profesor biologi Southern Methodist University, Texas bersedia membimbingnya.
"Jarang-jarang ada seorang anak SMA memiliki posisi yang begitu menonjol di lab. Tapi Ria memiliki energi dan keingintahuan yang sangat besar, hal itu meyakinkan saya untuk memberi kesempatan pada proyek ini," kata Bauer.
Dalam studi ini, lalat buah (Drosophila melanogaster) diberi makanan organik ataupun makanan konvensional atau non-organik diantaranya kentang, kedelai, kismis dan pisang. Setiap serangga diberi ekstrak dari masing-masing bahan makanan yang sudah diuji secara independen untuk menghindari pencampuran bahan.
Hasilnya, lalat buah yang diberi makanan organik memiliki tingkat kesuburan yang lebih baik, lebih resisten terhadap stres oksidatif (yang berkaitan dengan pembentukan penyakit), lebih tahan lapar (mengindikasikan tingkat keberlangsungan hidup) dan hidup lebih lama atau panjang umur.
"Yang mengejutkan, pada sebagian besar tes yang kami lakukan, lalat buah yang diberi makanan organik memiliki performa yang lebih baik dalam tes dibandingkan lalat yang diberi makanan biasa," tandas Bauer seperti dilansir dari cbsnews, Jumat (29/3/2013).
Kendati begitu, dalam studi yang dipublikasikan di jurnal PLoS One ini Bauer mengakui jika tim peneliti belum yakin apakah makanan organik juga jauh lebih sehat bagi manusia.
Lagipula menurut Bauer, tim peneliti juga menemukan adanya hasil negatif atau netral pada sejumlah makanan seperti kismis. Artinya efek positif terhadap kesehatan bisa jadi spesifik pada makanan-makanan organik tertentu saja, tidak semuanya.
Kematian
Sebuah penelitian dari California menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi 18 pil tidur dalam setahun berisiko mengalami kematian 3,6 kali lebih tinggi ketimbang yang tidak mengonsumsi obat tidur sama sekali. Risiko kematian akan meningkat menjadi lima kali lipat pada orang yang mengonsumsi 18 samapai 132 pil tidur dalam setahun.
Efek samping
Obat tidur memiliki berbagai efek samping seperti rasa kantuk berkepanjangan keesokan paginya, mulut kering, kebingungan, lupa, pusing, sakit kepala, sembelit, nyeri otot, dan insomnia lanjutan. Bagi Anda yang memiliki alergi, obat tidur juga dapat membuat wajah membengkak, memori yang tidak stabil, dan halusinasi.
Kecanduan
Obat tidur yang dikonsumsi lama kelamaan dapat membuat Anda kecanduan dan ketergantungan. Kondisi ini tentulah tidak baik bagi kesehtan Anda.
Gejala lain
Jika Anda terbiasa mengonsumsi obat tidur lalu menghentikan penggunaannya secara tiba-tiba maka dapat mempengaruhi kondisi tubuh Anda. Tubuh akan mengalami beberapa gejala masalah kesehatan seperti gemetaran, mual, dan berkeringat.
Obat-obatan lain
Obat tidur juga dapat membuat Anda ketergantungan terhadap obat jenis lainnya seperti antidepresan, pereda rasa sakit, dan obat penenang. Hal ini tentu saja dapat membuat memperburuk kondisi kesehatan Anda.
Masalah yang lebih buruk
Mengonsumsi obat tidur terus-menerus mungkin dapat menimbulkan masalah yang lebih buruk. Segera hubungi dokter jika masalah tersebut berlanjut.
Sebenarnya insomnia bukanlah penyakit jadi tidak perlu disembuhkan dengan mengonsumsi obat-obatan. Jika Anda mengalami gejala insomnia jangan langsung minum obat tidur, cobalah cara lain untuk mengembalikan rasa kantuk Anda.