Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Sudah. Show all posts
Showing posts with label Sudah. Show all posts

Wednesday, June 5, 2013

Wakil Ketua MPR: Tragis, Sekarang Anak Kecil pun Sudah Merokok

Jakarta, Merokok sudah menjadi hal yang umum jika dilakukan oleh orang dewasa, meskipun sebenarnya tidak baik. Namun, kini tak hanya orang dewasa, anak usia 5-9 tahun pun sudah ada yang mulai merokok.

"Merokok sudah jadi kebiasaan yang sangat umum di berbagai generasi. Tragisnya, kini anak kecil pun sudah ada yang merokok," imbuh Hj Melani Leimena Suharli, Wakil Ketua MPR RI, dalam acara seminar & diskusi publik: "Urgensi Pelarangan Iklan Rokok dalam RUU tentang Penyiaran dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Masyarakat", yang diadakan di Ruang GBHN Nusantara V, Gedung MPR-DPR, Jl Jend Gatot Subroto, seperti ditulis pada Jumat (31/5/2013).


Padahal seharusnya anak usia 5-9 tahun masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Gizi masih sangat dibutuhkan agar tubuhnya tetap sehat dan mencapai keoptimalannya.


Di dalam satu batang rokok, terdapat kurang lebih 4.000 zat kimia, 40 di antaranya termasuk dalam kategori bahan berbahaya, seperti hidrogen sianida dan amonia.


Dengan merokok, organ-organ tubuhnya tentu sudah tidak sehat lagi. Seperti kita ketahui, merokok dapat menimbulkan berbagai risiko penyakit seperti penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, dan kanker.


Faktanya, anak-anak usia 5-9 tahun sudah mulai merokok dan bahkan peningkatan prevalensinya sangat mengkhawatirkan. Pada tahun 2001, anak usia 5-9 tahun yang sudah merokok prevalensinya adalah 0,4 persen. Sedangkan pada tahun 2010 jumlahnya meningkat menjadi 1,7 persen.


Banyaknya iklan dan promosi rokok, serta orang tua yang masih merokok di dalam rumah diakui sebagai penyebabnya. Anak pada masa tersebut cenderung masih meniru perilaku orang tua dan memiliki rasa ingin tahu yang besar.


(up/up)




Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, June 4, 2013

Yuk Dipantau! Kominfo Sudah Imbau Hari Ini TV dan Radio Bebas Iklan Rokok

Jakarta, Larangan iklan dan sponsor rokok menjadi tema peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2013 hari ini. Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau TV dan Radio di Indonesia untuk bebas iklan rokok.

Imbauan yang disampaikan melalui surat No. 338/M.KOMINFO/PI.03.04/05/2013 ini telah disampaikan kepada Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi di seluruh Indonesia. Surat tersebut ditembuskan juga ke presiden dan berbagai organisasi penyiaran.

"Dalam rangka memperingati Hari Anti Tembakau Sedunia tersebut, Menteri Kominfo menghimbau kepada lembaga penyiaran radio dan televisi untuk tidak menyiarkan iklan rokok pada tanggal 31 Mei 2013," tulis Kepala Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto dalam rilisnya.

Menurut Gatot, sejauh ini tidak ada komplain atau penolakan dari para pengelola media yang masuk ke Kementerian Kominfo. Karena sifatnya cuma imbauan, memang tidak ada kewajiban bagi para pengelola media untuk merespons surat tersebut.

Nemun demikian, Gatot berharap imbauan itu dipatuhi sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang ditetapkan WHO (Organisas Kesehatan Dunia) sejak 1987. Dengan alasan itu pula, Kominfo juga merilis imbauan tersebut ke publik.

"Dengan dimuat juga di situs kominfo.go.id, harapannya masyarakat ikut memantau. Mana yang mematuhi dan mana yang tidak," kata Gatot saat dihubungi detikHealth, Jumat (31/5/2013).

Peringatan hari tanpa tembakau sedunia tahun ini mengambil tema larangan iklan dan sponsor rokok yang dinilai turut mempengaruhi anak dan remaja untuk mulai merokok. Saat ini, beberapa negara termasuk Indonesia dinilai masih longgar terkait regulasi iklan rokok.

(up/up)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung