Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
DokterSehat.com – Penyakit batu ginjal adalah penyakit yang terjadi pada ginjal atau saluran kencing dimana biasanya terasa adanya rasa sakit atau nyeri yang terasa dari bagian bawah pinggul hingga perut bagian bawah atau pangkal paha. Penyakit ini biasanya berupa adanya gumpalan yang keras dan membatu pada ginjal atau saluran kencing. Hal ini biasanya terjadi akrena adanya konsentrasi urine yang kemudian ditambah dengan adanya mineral yang menggumap dan adanya asam garam yang membentuk terjadinya batu ginjal.
Banyak sekali penyebab dari terbentuknya batu ginjal ini. Namun, pada umumnya penyebab utamanya berasal dari kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan konsumsi air putih mineral. Disamping itu ada juga faktor keturunan. Namun, faktor yang paling utama tentu saja pada gaya hidup, pola makan, dan juga ada tidaknya kebiasaan buruk yang dilakukan pada keseharian dari orang tersebut. Namun, ada juga penyebab-penyebab lainnya dengan berbagai kondisi yang beragam yang memicu adanya batu ginjal, yakni:
Jika asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh memiliki kandungan kalsium yang berlebihan. Ginjal pun dapat menyerap semua kalsium tersebut. Yang menjadi masalah adalah, kalsium berlebih tersebut dapat membentuk adanya batu kalsium fosfat.Telah adanya penyakit ginjal seperti renal tubular acidosis dan beberapa penyakit lain seperti diabetes atau hipertensi ternyata dapat meningkatkan resiko adanya pembentukan batu ginjal.Penyakit asam urat ternyata dapat memicu adanya pembentukan batu ginjal. Hal ini terjadi karena kadar asam urat dalam urine meningkat, yang kemudian membantu pembentukan batu asam urat secara signifikan.Penyakit radang usus besar juga dapat memicu pembentukan batu ginjalBerhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat kimia dalam waktu yang lama, karena ternyata dapa memicu resiko penyakit batu ginjal. Obat-obat tersebut diantaranya adalah diuretics, antacid berkalsium, indinavir, obat bagi penderita HIV, dan lain-lainnya.DokterSehat.com – Bronkiektasis adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernafasan yang besar. Pada bronkiektasis, daerah dinding bronkus rusak dan mengalami peradangan kronis, dimana sel bersilia rusak dan pembentukan lendir meningkat. Selain itu, ketegangan dinding bronkus yang normal juga menghilang.
Tumpukan lendir akan mengakibatkan kuman berkembang biak sehingga bisa menyumbat bronkus dan menyebabkan penumpukan sekresi yang terinfeksi serta merusak dinding bronkus.
Penderita bronkiektasis akan mengalami batuk darah akibat peradangan dan peningkatan pembuluh darah pada dinding bronkus. Penyumbatan pada saluran pernafasan yang rusak bisa mengakibatkan rendahnya kadar oksigen dalam darah.
Penyebab
Bronkiektasis bisa disebabkan oleh:
1. Infeksi pernafasan
CampakTuberkulosaInfeksi mikoplasmaInfeksi jamurInfeksi adenovirusPertusisInfeksi bakteri seperti Staphylococcus, Klebsiella, dan Pseudomonas br.2. Penyumbatan bronkus
Benda asing yang terisapTumor paruPembesaran kelenjar getah beningSumbatan oleh lendir3. Cedera penghirupan
Menghirup partikel makanan dan getah lambungCedera akibat gas, asap, dan pertikel beracun4. Keadaan genetik
Fibrosis kistikKekurangan alfa -1-antitripsinDiskinesia silia, termasuk sindroma Kartagener5. Kelainan imunologik
Kekurangan koplemenDisfungsi sel darah putihSindroma kekurangan imunoglobulinKelainan autoimun atau hiperium tertentu seperti kolitis ulserativa dan rematoid artritis.6. Keadaan lain
Penyalahgunaan obat seperti heroinSindroma MarfanInfeksi HIVSindroma Young (azoospermia obstruktif)Gejala
Gejalanya bisa berupa:
Batuk darahBatuk menahun disertai dahak yang berbau busukBatuk makin parah jika penderita berbaring miringPenurunan berat badanWarna kulit kebiruanJari-jari tangan seperti tabuh genderangSesak napas makin memburuk bila penderita melakukan aktivitasBau mulutPucatMengiLelahPengobatan
Pengobatan bertujuan untuk mengendalikan terbentuknya dahak dan infeksi, mencegah komplikasi serta membebaskan penyumbatan saluran pernapasan.
Drainase postural yang dilakukan secara teratur setiap hari, merupakan bagian dari pengobatan untuk membuang dahak. Seorang terapis pernafasan bisa mengajarkan cara melakukan drainase postural dan batuk yang efektif.
Pemberian antibiotik, ekspektoran , dan bronkodilator berfungsi untuk mengatasi infeksi. Bila penderita mengalami perdarahan hebat dan tidak memberikan respon terhadap pemberian obat maka akan dilakukan pembedahan pengangkatan paru.
DokterSehat.com – Seks merupakan kegiatan yang paling menyenangkan. Ada banyak manfaat yang bisa Anda rasakan dengan berhubungan seks bersama pasangan. Namun, apa jadinya bila seks justru menyebabkan Anda menjadi trauma akibat rasa sakit saat bercinta.
Dispareunia merupakan istilah teknis yang digunakan untuk menjelaskan rasa sakit saat bercinta, yang berkaitan dengan faktor fisik maupun psikis. Bila Anda mengalami gangguan ini segeralah konsultasikan ke dokter guna mengetahui penyebabnya dan menentukan pengobatan yang tepat. Tapi ada baiknya bila Anda mengetahui terlebih dahulu beberapa penyebab munculnya rasa sakit saat bercinta berikut ini:
1. Vagina Kering
Pada dasarnya wanita memiliki pelumas alami dalam vagina. Pada wanita yang kadar estrogen rendah biasanya akan mengalami kekurangan pelumas vagina. Penurunan kadar estrogen ini biasa terjadi pada wanita hamil, memasuki menopause, dan dalam masa pengobatan kanker payudara. Kekeringan di vagina ini juga berkaitan dengn kondisi yang lebih serius seperti sindrom Sjogren, penyakit autoimun yang langka.
Untuk mengatasi vagina kering bisa dilakukan beberapa langkah seperti terapi hormon, mencukupi asupan lemak tak jenuh dalam diet, serta mengusahakan agar tubuh tetap terhidrasi. Tapi sebaiknya jangan gunakan semprotan pelembab vagina karena akan menghilangkan kelembaban alami vagina. Lebih baik gunakan produk alami atau pelumas buatan yang mengandung air. Foreplay yang tepat dan cukup juga bisa membantu meningkatkan lubrikasi di organ intim wanita.
2. Lichen sclerosis
Lichen sclerosis merupakan lapisan kulit tipis berwarna putih yang menyerupai tambalan di atas kulit Anda. Lichen sclerosis yang terdapat di vagina bisa membuat hubungan seks Anda menjadi menyakitkan. Kondisi ini bisa diobati dengan steroid topikal. Tapi, sebaiknya jangan asal mengobati sebelum melakukan pemeriksaan ke dokter.
3. Pil KB
Pada sebagian orang munculnya rasa sakit saat berhubungan seks juga bisa diakibatkan penggunaan pil KB. Pil KB meningkatkan kadar hormon seks yang berikatan dengan globulin sehingga dapat mengikat testosteron bebas dan menyebabkan atrofi vagina. Untuk mengatasi sakit saat bercinta sebaiknya hentikan konsumsi pil atau melakukan pengobatan penyeimbangan kadar hormon.
4. Vulvodinia
Vulvodinia merupakan sindrom yang menyebabkan vagina menjadi hipersensitif. Kondisi ini diakibatkan terlalu seringnya terinfeksi jamur. Dokter biasanya merekomendasikan pengobatan steroid. Sementara untuk pencegahannya bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat, terutama yang mengandung probiotik untukmelawan infeksi.Serta penting untuk menjaga vagina tetap bersih dan kering.
5. Vaginismus
Dalam beberapa kasus, rasa sakit yang dirasakan saat bercinta disebabkan oleh otot-otot dasar panggul yang menegang, yang dikenal dengan istilah vaginimus. Solusinya yaitu dengan melakukan terapi fisik dasar panggul serta foreplay yang lama.
6. Nyeri mendalam
Rasa sakit yang mendalam selama berhubungan seks bisa diakibatkan beberapa faktor, seperti fibroid, endometriosis, kanker, dan sindrom ovarium polisistik. Makin awal diobati maka semakin besar kemungkinannya untuk sembuh. Maka segeralah hubungi dokter jika mengalaminya.
7. Sakit sementara
Bila rasa sakit hanya terjadi sementara mungin berkaitan dengan siklus haid Anda. Selain itu, bisa juga berhubungan dengan posisi bercinta Anda yang tidak nyaman atau disebabkan oleh hubungan personal yang renggang dengan pasangan.
DokterSehat.com – Pernahkah bahu Anda terasa kaku dan nyeri saat digerakkan? Bila itu terjadi, bisa jadi Anda terkena bahu beku atau capsulitis adhesive. Bahu beku merupakan gangguan di mana jaringan ikat di sekitar sendi glenohumeral bahu menjadi band meradang, kaku, dan abnormal sehingga mengakibatkan gerakan menjadi terbatas dan sangat menyakitkan.
Gangguan di bagian bahu ini kerap dialami orang yang berusia 40 sampai 60 tahun dan lebih sering dialami wanita ketimbang pria.
Penyebab
Belum diketahui pasti penyebab munculnya bahu beku, namun ada beberapa faktor yang diduga bisa memicunya, seperti diabetes, kecelakaan, stroke, penyakit paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan jaringan ikat.
Bahu beku juga bisa terjadi akibat patah tulang, operasi, atau cedera lainnya. Pasien disarankan menggerakkan bahu mereka segera setelah cedera atau pembedahan untuk mencegah bahu beku.
Gejala
Bahu beku biasanya menunjukkan gejala sakit. Rasa sakit ini bisa memburuk pada awal perjalanan penyakit dan saat Anda menggerakkan lengan. Biasanya rasa sakit akan terasa di atas daerah bahu luar dan terkadang sampai ke lengan atas.
Diagnosa
Penderita akan mengalami bahu yang kaku hingga hampir tidak mungkin untuk melakukan gerakan sederhana seperti menaikkan lengan. Gerakkan penderita pun menjadi terbatas.
Hasil pemeriksaan dengan rontgen (X-ray) akan menunjukkan struktur padat seperti tulang. X-ray bisa menunjukkan masalah lain di bahu Anda, seperti arthritis.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan USG. Studi-studi ini dapat membuat gambar yang lebih baik dari masalah dengan jaringan lunak, seperti manset rotator robek.
Pengobatan
Untuk mengobati gangguan ini diperlukan kombinasi dari obat, fisioterapi, dan latihan yang dilakukan di rumah. Pada beberapa kasus penderita membutuhkan manipulasi sendi bahu dengan anestesi untuk memecah band jaringan abnormal. Debridement arthroscopic dari jaringan parut mungkin diperlukan untuk kasus yang lebih parah.
Manipulasi di bawah anestesi (Manipulation Under Anaesthesia). Selama prosedur ini, Anda akan ditidurkan. Dokter Anda akan memaksa Anda untuk menggerakkan bahu yang mengakibatkan kapsul dan jaringan parut untuk meregangkan atau merobek. Hal ini bertujuan untuk melepaskan pengetatan dan berbagai peningkatan gerak.
Bahu Artroskopi. Dalam prosedur ini, dokter akan memotong porsi ketat dari kapsul sendi. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan pensil berukuran instrumen dimasukkan melalui sayatan kecil di sekitar bahu Anda.
DokterSehat.com – Umumnya alergi disebabkan oleh makanan, debu, atau bulu binatang. Tapi apa jadinya bila ternyata Anda mempunyai alergi terhadap sperma. Tentu saja kondisi ini bisa mengganggu aktivitas seksual Anda dan pasangan.
Penyebab
Pada dasarnya penyebab alergi bukanlah sel sperma melainkan plasma atau cairan pengangkut sperma. Alergi bisa dipicu akibat abstinence atau tidak berhubungan seks selama beberapa waktu, misalnya selama hamil atau setelah melahirkan. Ketika hubungan seks kembali dimulai alergi bisa muncul begitu saja meski Anda tidak memiliki riwayat alergi sebelumnya.
Setiap individu memiliki gejala yang bervariasi, lamanya pun berbeda-beda, ada yang hanya mengalami selama 20 menit tapi sering juga dijumpai hingga lebih dari sehari.
Gejala
Wanita yang mengalami alergi sperma akan menunjukkan gejala yang mirip dengan infeksi vagina. Gejala alergi sperma umumnya berupa:
Rasa terbakar di vaginaVagina membengkakWarna kemerahan pada kulit yang terkena spermaJika alergi dibiarkan begitu saja maka dapat memicu reaksi alergi yang cukup parah seperti anafilaksis. Anafilaksis bisa terjadi pada orang yang memiliki alergi dan terpapar sperma. Reaksi anafilaksis bisa ditandai dengan munculnya gejala berupa pembengkakan yang tidak biasa, gatal-gatal pada kulit, serta lemah. Selain itu, bisa juga mengalami penurunan tekanan darah dan kesulitan bernapas yang parah. Bahkan bisa mengancam nyawa.
Pencegahan
Untuk mencegah terjadinya alergi saat berhubungan intim Anda bisa melakukan cara yang paling sederhana dengan menggunakan kondom selama berhubungan seks. Penggunaan kondom bisa mencegah sperma langsung menempel di kulit Anda. cara ini bisa membantu menghilangkan risiko terkena gejla reaksi alergi. Hanya saja, jika ingin merencakan punya anak maka harus melalui pembuahan berbantu agar tidak alergi saat kondom dilepas.
Meski kerap tidak terdiagnosis, sebenarnya dokter bisa mengatasinya dengan mudah. Dokter akan memisahkan berbagai komponen penyusun plasma sperma kemudian dilakukan tes untuk menentukan komponen mana yang bisa menimbulkan reaksi alergi. Setelah ditemukan dokter akan melakukan desensitisasi pada penderita.

DokterSehat.com – Normalnya anak usia 1,5 tahun sudah bisa mengucapkan minimal 5 kata secara konsisten seprti memanggil mama, papa, ini, itu, apa, nggak. Saat memasuki usia 2 tahun anak sudah mampu merangkai kata sederhana.
Seorang anak digolongkan terlambat bicara jika umur anak sudah mencapai 2 atau 3 tahun tapi belum juga bisa berbicara dengan lancar atau hanya bisa mengucapkan potongan kata saja.
Anak yang mengalami keterlambatan bicara sebenarnya memiliki soaial-emosional dan perkembangan intelegensi yang normal seperti anak lainnya. Masalah anak terlambat bicara dialami 5-10 persen anak-anak usia prasekolah dan cenderung lebih sering dialami anak laki-laki ketimbang perempuan.
Keterlambatan bicara pada anak bisa disebabkan berbagai faktor, antara lain:
1. Mengalami hambatan pendengaran
Bila anak mengalami kesulitan dalam pendengaran, secara otomatis menyebabkan anak kesulitan meniru, memahami, dan menggunakan bahasa. Masalah pendengaran pada anak biasanya disebabkan adanya infeksi telinga.
2. Hambatan perkembangan otak
Adanya gangguan pada daerah oral-motor di otak mengakibatkan ketidakefisienan hubungan di daerah otak yang berperan untuk menghasilkan bicara. Sehingga kondisi ini dapat menyebabkan anak kesulitan menggunakan bibir, lidah, dan rahang untuk menghasilkan bunyi.
3. Adanya masalah keturunan
Keterlambatan bicara juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan. Meski belum ada penelitian yang bisa membuktikan kebenarannya, tapi biasanya anak yang terlambat bicara ternyata memiliki riwayat keluarga yang mengalami gangguan yang sama.
4. Minimnya komunikasi
Interaksi dan komunikasi antara orangtua dengan anak bisa menstimulasi anak untuk memperbanyak kosa katanya. Sayangnya, beberapa orangtua tidak menyadari jika cara berkomunikasi mereka berpengaruh terhadap perkembangan anak.
5. Faktor televisi
Anak yang sering menonton televisi akan menjadi pendengar yang pasif, anak hanya menerima tanpa harus mencerna dan memproses informasi yang masuk. Menonton televisi juga bisa membuat anak menjadi traumatis karena menyaksikan tayangan yang berisi adegan perkelahian, kekerasan, dan seksual.
Jika orangtua sudah menyadari adanya gejala keterlambatan bicara pada anak, maka sebaiknya lakukan hal berikut ini:
1. Konsultasikan anak ke dokter atau psikolog tentang tumbuh kembang anak, bicarakan pada para ahli tentang tumbuh kembang anak dan kemampuan apa saja yang sudah bisa dikuasainya.
2. Berikan anak kesempatan untuk berinteraksi dan bermain dengan teman-teman sebayanya. Kegiatan ini bisa memotivasi anak untuk belajar bicara karena bermain dengan anak-anak lainnya membutuhkan kemampuan komunikasi verbal.
3. Ibu bisa menstimulasi anak dengan mengajaknya berkomunikasi meskipun anak belum mampu berbicara dengan baik. Ibu bisa mengajak anak untuk membacakan dongeng dan bernyanyi.
4. Mengajarkan kata kepada anak dengan pengucapan yang jelas. Usahakan anak melihat gerakan bibir Anda ketika mengucapkan kata-kata tersebut. Misalnya, susu bukan cucu, minum bukan mik atu num, makan bukan maem atau mamam.
DokterSehat.com – Kanker paru merupakan penyakit ganas yang menyerang jaringan paru-paru. Perlu diketahui bahwa 90 persen penderita kanker paru adalah prokok aktif atau mantan perokok. Merokok satu pak per harinya bisa meningkatkan risiko kanker paru 10 kali lipat. Sementara merokok dua pak per hari bisa meningkatkan risiko kanker 25 kali lipat.
Jenis-Jenis Kanker Paru
Terdapat dua jenis utama kanker paru yang memiliki sifat yang berbeda dan memerlukan penanganan yng berbeda pula.
1. Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC), yang terdiri dari:
Karsinoma squamosa, jenis ini merupakan jenis kanker paru paling umum. Kondisi ini bisa berkembang dalam sel yang menggarisi saluran udara. Kanker jenis ini kerap kali disebabkan oleh rokok.Adenokarsinoma, jenis kanker ini berkembang dari sel-sel yang memproduksi lendir atau dahak pada permukaan saluran udara.Karsinoma sel besar, sel kanker jenis ini bila dilihat dari mikroskop berbentuk sel-sel bulat besar yang disebut juga undifferentiated carcinoma.2. Small Cell Lung Cancer (SCLC)
Dari 80 persen kasus kanker paru merupakan jenis NSCLC.
Mesotheolima merupakan jenis kanker yang menyerang mesothelium, yakni membran tipis yang melapisi dada dan abdomen. Kanker jenis ini kadang dialami oleh orang-orang yang terpapar asbestos.
Penyebab Kanker Paru
Asap rokok merupakan penyebab utama munculnya kanker paru (tipe karsinoma). Diketahui bahwa asap rokok mengandung lebih dari 4000 zat kimia, sementara 50 jenis kandungan di dalamnya bersifat karsinogen dan beracun. Tercatat, 90 persen penderita kanker paru memiliki riwayat aktif merokok.
Faktor risiko kanker paru, antara lain:
PriaBerusia lebih dari 40 tahunMenggunakan tembakau untuk merokokHidup dalam lingkungan asap tembakau, asbes, dan radonGejala Kanker Paru
Tanda dan gejala kanker paru membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat diketahui dan seringkali dikacaukan dengan gejala sakit pada umumnya.
Sesak napasBatuk yang tak mereda lebih dari 2 mingguMengi saat bernapas pada orang yang bukan penderita asmaDahak berubah warna dan jumlahnya meningkatBatuk berdarahPerubahan suara menjadi kasar atau serak saat bernapasWajah dan leher membengkakBerat badan turun drastisNyeri saat menarik napas dalam-dalamDokterSehat.com – Kanker testis terjadi pada testis yang terletak di dalam skrotum atau biasa disebut dengan buah zakar. Pada dasarnya testis berfungsi untuk memproduksi hormon seks dan sperma. Kanker testis jarang terjadi, namun di Amerika kanker testis umum dialami pria yang berusia 15 dan 34.
Kanker testis masih bisa disembuhkan, bahkan saat kanker sudah menyebar ke luar testis. Pengobatan kanker testis tergantung pada jenis dan tahap kanker tersebut. Pemeriksaan testis secara teratur dapat membantu mengidentifikasi pertumbuhan kanker sejak awal, sehingga kanker lebih mudah diobati.
Gejala
Tanda dan gejala kanker testis termasuk:
Adanya benjolan atau pembesaran di salah satu testisBuah zakar berat sebelahRasa sakit di perut atau selangkanganAdanya timbunan cairan dalam skrotumRasa sakit atau ketidaknyamanan di testis atau skrotumPayudara membesarKanker testis biasanya hanya dialami oleh satu testis. Segera periksakan diri ke dokter bila Anda merasa sakit, bengkak atau muncul benjolan di testis atau daerah selangkangan, terutama jika tanda-tanda dan gejala berlangsung hingga lebih dari dua minggu.
Penyebab
Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kanker testis. Normalnya, sel-sel sehat dalam testis tumbuh dan membelah secara teratur untuk menjaga fungsi tubuh. Namun, terkadang beberapa sel mengalami kelainan sehingga menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak terkontrol dan tertimbun di dalam testis.
Hampir semua kanker testis berawal dari sel germinal, yakni sel di testis berfungsi memproduksi sperma. Namun, belum diketahui pasti apa penyebab perkembangan abnormal sel germinal menjadi sel kanker.
Pengobatan
Pilihan pengobatan kanker testis tergantung pada jenis, tingkat keparahan kanker, dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Pilihan pengobatan kanker testis antara lain:
Operasi
Tindakan pengangkatan testis merupakan pengobatan utama bagi hampir semua tahap dan jenis kanker testis. Untuk mengangkat testis Anda, dokter bedah akan membuat sayatan di pangkal paha dan seluruh testis melalui lubang. Umumnya semua prosedur bedah berisiko menimbulkan nyeri, perdarahan dan infeksi.
Pada kanker testis stadium awal, pembedahan mungkin menjadi satu-satunya pengobatan yang dibutuhkan. Setelah itu dokter akan menyarankan Untuk menjalani tes darah, CT scan dan prosedur lain untuk memastikan kanker kembali atau tidak. Prosedur ini biasanya dilakukan setiap beberapa bulan untuk beberapa tahun pertama dan kemudian lebih jarang setelah itu. Bila kanker testis lebih parah maka dokter akan merekomendasikan perawatan lain setelah operasi.
Terapi radiasi
Terapi radiasi merupakan pilihan pengobatan yang sering digunakan pada orang yang memiliki jenis kanker testis seminoma. Terapi radiasi juga digunakan dalam situasi tertentu pada orang yang memiliki jenis nonseminoma kanker testis. Terapi radiasi menggunakan sinar energi bertenaga tinggi, seperti sinar-X, untuk membunuh sel kanker. Efek samping dari terapi ini bisa termasuk kelelahan, kulit kemerahan, iritasi pada perut, dan daerah selangkangan.
Kemoterapi
Pengobatan kemoterapi biasanya menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Obat kemoterapi akan mengalir ke seluruh tubuh untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin telah berubah dari tumor. Dokter Anda mungkin menyarankan kemoterapi setelah operasi. Kemoterapi dapat digunakan sebelum atau setelah pengangkatan kelenjar getah bening. Efek samping dari kemoterapi tergantung pada obat yang digunakan. Efek samping yang umum termasuk kelelahan, mual, rambut rontok, infertilitas dan peningkatan risiko infeksi.
Sesak nafas disebabkan oleh keterbatasan udara ke dan dari paru dimana saluran napas menjadi menyempit. Hal ini diacu oleh bronkitis kronis dan emfisema, yang menimbulkan penyakit paru obstruktif kronik .
Berbeda dengan asma, keterbatasan aliran udara yang buruk reversibel dan biasanya akan semakin memburuk dari waktu ke waktu.
PPOK disebabkan oleh partikel berbahaya atau gas, paling sering dari merokok tembakau, yang memicu respon inflamasi abnormal pada paru-paru. Respon inflamasi di saluran udara yang lebih besar dikenal sebagai bronkitis kronis, yang didiagnosa secara klinis ketika orang secara teratur batuk dahak. Di alveoli, respon inflamasi menyebabkan kerusakan jaringan paru-paru, proses yang dikenal sebagai emphysema. Kursus alami COPD ditandai dengan tiba-tiba worsenings sesekali disebut gejala eksaserbasi akut, yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi atau polusi udara.
Merokok merupakan candu bagi setiap orang terutama para kaum adam. Hal ini dapat menyebabkan resiko utama untuk COPD karena tembakau kronis. Di Amerika Serikat, 80 sampai 90% kasus PPOK disebabkan oleh merokok. Paparan asap rokok diukur dalam paket-tahun, rata-rata jumlah rokok yang dihisap paket harian dikalikan dengan jumlah tahun merokok. Tidak semua perokok akan mengembangkan PPOK, namun perokok terus menerus memiliki setidaknya risiko 25% setelah 25 tahun. Kemungkinan mengembangkan PPOK meningkat dengan bertambahnya usia dengan meningkatnya paparan asap kumulatif.
Paparan intens dan berkepanjangan untuk debu tempat kerja ditemukan di pertambangan batubara, pertambangan emas, dan industri tekstil kapas dan bahan kimia seperti kadmium, isosianat, dan asap dari pengelasan telah terlibat dalam pengembangan obstruksi aliran udara, bahkan dalam bukan perokok. Pekerja yang merokok dan terpapar partikel dan gas bahkan lebih mungkin untuk mengembangkan PPOK. Paparan debu silika intens menyebabkan silikosis, penyakit paru restriktif berbeda dari PPOK, namun, paparan debu silika kurang intens telah dikaitkan dengan kondisi seperti PPOK. Efek polutan kerja pada paru-paru secara substansial tampaknya kurang penting dibandingkan pengaruh merokok.
Studi di banyak negara telah menemukan bahwa orang yang tinggal di kota-kota besar memiliki tingkat yang lebih tinggi dari COPD dibandingkan dengan orang yang tinggal di daerah pedesaan. Perkotaan polusi udara dapat menjadi faktor yang berkontribusi untuk PPOK karena dianggap memperlambat pertumbuhan normal paru-paru meskipun penelitian jangka panjang diperlukan untuk mengkonfirmasi link belum dilakukan. Di banyak negara berkembang polusi udara dalam ruangan dari asap api memasak (sering menggunakan bahan bakar biomassa seperti kayu dan kotoran hewan) adalah penyebab umum dari PPOK, terutama pada wanita.
Beberapa faktor di samping paparan asap tebal diperlukan bagi seseorang untuk mengembangkan PPOK. Faktor ini mungkin merupakan kerentanan genetik. COPD adalah lebih umum diantara saudara-saudara dari pasien-pasien PPOK yang merokok dibandingkan perokok yang tidak berhubungan. Perbedaan genetik yang membuat paru-paru beberapa orang ‘rentan terhadap efek dari asap tembakau sebagian besar tidak diketahui.
Alpha 1-antitrypsin adalah suatu kondisi genetik yang bertanggung jawab untuk sekitar 2% dari kasus PPOK. Dalam kondisi ini, tubuh tidak membuat cukup protein, alpha 1-antitripsin. Alpha 1-antitripsin melindungi paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh enzim protease, seperti elastase dan tripsin, yang dapat dirilis sebagai hasil dari respon inflamasi terhadap asap tembakau.
Sebuah kecenderungan untuk penyempitan jalan napas tiba-tiba dalam respon terhadap iritasi dihirup, hyperresponsiveness bronkial, merupakan karakteristik dari asma. Banyak orang dengan PPOK juga memiliki kecenderungan ini. Pada PPOK, kehadiran hyperresponsiveness bronkial memprediksi saja lebih buruk dari penyakit.
DokterSehat.com – Banyak cedera pada bagian tubuh kita yang sering dialami saat kita terjatuh. Cedera ini terkadang bisa memberikan akibat yang fatal terutama pada tulang kita, apa lagi jika kita terjatuh pada saat posisi terduduk. Salah satu tulang terkecil dalam tubuh yaitu tulang ekor dapat menyebabkan sakit yang luar biasa.
Tulang ekor terletak di ujung bawah tulang belakang. Ruas tulang ini biasanya terlindungi dengan baik, tetapi ketika terluka saat jatuh atau trauma lain, maka tulang ekor bisa memar atau dislokasi tulang.
Segala bentuk cedera pada tulang ekor dapat menyebabkan masalah serius karena terdapat banyak saraf dan otot yang melekat pada tulang ekor, seperti saraf yang mengelilingi seluruh tulang belakang, otot-otot dasar panggul, daerah usus, serta paha dan kaki bagian atas.
Penyebab
Penyebab cedera tulang ekor antara lain, posisi duduk yang salah, pukulan langsung ke tulang belakang, terluka atau patah selama persalinan, tegang atau gesekan berulang-ulang seperti gerakan pada mendayung dan bersepeda.
Gejala
Sakit pada tulang belakang, memar, sakit bertambah saat duduk, kesulitan ketika buang air besar.
Pengobatan
Tujuan utama perawatan adalah mengurangi gejala yakni dengan penderita disarankan untuk tidak duduk terlalu lama, mengkonsumsi obat nyeri, bisa juga dengan kompres es di sekitar tulang yang mengalami cedera.
Selain karena cedera saat kita terjatuh, penyebab lain yang dapat mengakibatkan tulang ekor nyeri adalah Duduk terlalu lama.
Duduk terlalu lama dapat menambah beban pada sendi-sendi tulang punggung. Berhubung penyebab tersebut merupakan pekerjaan Anda sehari-hari, hal yang utama yang perlu diperhatikan adalah kenyamanan saat duduk.
Rasakan apakah Anda merasa nyaman dengan level ketinggian antara kursi dan meja dan juga sudut saat menghadap komputer. Usahakan posisi duduk yang senyaman mungkin. Idealnya kursi yang dipakai dapat digerakkan (diputar) dan dapat diatur ketinggiannya, karena anda menggunakannya sepanjang hari.
Hal lain yang dapat dilakukan:
1. Hindari posisi tubuh yang tidak simetris antara anggota badan dan anggota gerak (posisi seolah melintir).
Apabila hendak meraih sesuatu di sebelah kanan atau kiri Anda, berdiri atau putarlah kursi kerja Anda, sehingga seluruh tubuh menghadap ke benda yang hendak Anda raih.
2. Usahakan agar seluruh telapak kaki dapat menapak lantai saat duduk atau kaki tidak perlu seolah jinjit karena kursi yang terlalu tinggi.
Apabila ternyata tinggi meja memaksa anda untuk mempunyai kursi yang tinggi sehingga telapak kaki tidak bisa menapak di lantai, dapat digunakan penyangga kaki.
3. Jangan melipat satu kaki di atas kaki yang lainnya dalam jangka waktu yang lama
4. Jangan duduk dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama, usahakan untuk mengubah posisi duduk setiap 30 menit.
5. Berjalan dan berenang dapat membantu mengurangi nyeri punggung yang terjadi.
DokterSehat.com – Baru- baru ini sebuah penelitian menguraikan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah pada wanita selama atau setelah kehamilan. Pada penelitian ini para ahli menganalisis data hampir 400.000 kehamilan yang terjadi antara tahun 1995 dan 2009.
Risiko pembekuan darah selama kehamilan dapat meningkat pada wanita yang berusia lebih dari 35 tahun, kelebihan berat badan atau obesitas, dan merokok. Komplikasi medis seperti diabetes yang sudah ada sebelumnya, varises dan penyakit inflamasi usus juga dikaitkan dengan peningkatan risiko.
Bila gumpalan darah menyebar sampai ke organ-organ vital seperti jantung, otak, atau paru-paru maka kondisi ini bisa mengancam nyawa seseorang.
Pada wanita yang baru melahirkan dan mengalami obesitas maka berisiko empat kali lipat menderita bekuan darah. Risiko akan meningkat dua kali lebih tinggi dari normal pada ibu yang melahirkan secara sesar, kelahiran prematur, perdarahan dalam kehamilan atau sudah melahirkan tiga kali atau lebih.
Wanita yang mengalami kelahiran mati berisiko enam kali lipat mengembangkan bekuan darah yang disebut juga tromboemboli vena (VTE).
Pemimpin studi Dr Matthew Grainge, dari Sekolah Ilmu Kesehatan mengungkapkan adanya kaitan antara kondisi bayi yang dilahirkan dan kelahiran prematur dengan pembekuan darah.
Tercatat, gumpalan darah mempengaruhi sekitar satu atau dua kehamilan tiap 1.000 kehamilan. Meskipun jarang, gumpalan darah adalah penyebab utama kematian pada ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan di negara berkembang.
Bagi wanita yang memiliki risiko lebih tinggi sebaiknya dilakukan pencegahan dengan memberikan darah heparin tipis dengan dosis harian. Peneliti berharap hasil riset ini bisa menambah informasi baru untuk dokter.

DokterSehat.com – Bibir merah merona menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum hawa. Sayangnya, tidak semua orang memiliki bibir merona seperti yang diinginkan. Mengapa demikian? Sebenarnya warna bibir juga dipengaruhi oleh hormon estrogen yang membantu proses perbaikan dan pergantian kulit (regenerasi).
Seiring bertambahnya usia, terutama pada usia menapouse, kadar estrogen mengalami penurunan yang significant sehingga proses regenerasi melemah bahkan berhenti. Dampaknya kulit tidak mampu melindungi dan melembabkan sendiri tanpa adanya regenerasi. Akibatnya, kulit lama-lama mengendur dan mengerut sehingga bibir terlihat kering dan hitam.
Faktor lain yang dapat mengurangi keindahan bibir adalah kebiasaan merokok. Warna bibir alami Anda akan berubah mengitam akibat rokok. Saat menghisap rokok, bibir terkena panas rokok sehingga mematikan sel-sel darah merah yang kemudian membuat timbunan pigmen di bibir. Selain itu, karbon dari hasil pembakaran rokok juga bisa membuat warna bibir makin pekat. Faktor keturunan dan mengonsumsi obat yang tidak cocok juga bisa membuat bibir hitam.
Kulit bibir sangat sensitif sehingga bibir akan mudah menghitam bila terkena bahan kimia yang tidak cocok seperti lipstik. Kandungan bahan kimia dalam lipstik yang digunakan dalam waktu lama dan tidak cocok dengan bibir dapat membuat warna bibir menghitam.
Sebagai upaya pencegahan sebaiknya bersihkan bibir dari lipstik dengan pembersih khusus bibir sebab sisa lipstik yang menempel di bibir dapat membuat bibir menjadi hitam. Sebelum menggunakan lipstik sebaiknya coba dulu lipstik di kulit belakang telinga. Diamkan selama 24 jam. Bila terasa perih dan gatal berarti lipstik tersebut tidak cocok untuk Anda.
Untuk memulihkan warna bibir menjadi merah kembali akibat rokok, atau bahan kosmetik yang tidak cocok Anda bisa menggunakan gel, salep, atau krim yang mengandung steroid. Usaha lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah bibir menghitam adalah dengan menghindari kebiasaan merokok, gunakan pelembab bibir yang mengandung tabir surya saat siang hari, oleskan pelembab bibir tanpa warna sebelum tidur, dan perbanyak konsumsi buah dan sayuran.
Sebuah riset menemukan sekitar 15 persen ibu menyusui rata-rata 3 minggu setelah melahirkan mengalami masalah produksi ASI yang sangat sedikit dan tidak bisa memenuhi kebutuhan bayinya.
Untuk mengatasi kekeringan ASI payudara harus dipompa setiap hari untuk mengaktifkan kelenjar susu. Manajemen ASI yang buruk seperti tidak menyusui dapat mengakibatkan sedikitnya pasokan ASI. Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kekeringan ASI, yakni:
1. Ketidakmampuan bayi menghisap ASI dengan baik membuat payudara kurang mendapatkan rangsangan untuk mengeluarkan ASI.
2. Bayi yang lahir prematur biasanya mudah lelah saat menghisap payudara ibu, akibatnya pengeluaran ASI menjadi tidak maksimal.
3. Gaya hidup ibu yang tidak sehat menyebabkan kelenjar susu tidak bisa menghasilkan ASI dalam jumlah memadai.
4. Kapasitas penyimpanan ASI yang sedikit berkaitan dengan jaringan kelenjar fungsionalnya dan tidak berhubungan dengan ukuran payudara ibu.
Hampir 4 persen ibu yang mengalami pasokan ASI rendah memiliki masalah medis tertentu seperti masalah pada kelenjar tiroid, gangguan hormonal, pernah melakukan operasi payudara, atau mengalami pendarahan berat ketika melahirkan.
Selain itu, pasokan ASI yang sedikit juga bisa dipengaruhi paparan pestisida. Penelitian tahun 2006 menemukan anak perempuan dari ibu hamil yang tinggal di daerah pertanian yang terpapar pestisida memiliki kelenjar susu lebih sedikit ketimbang anak perempuan yang tinggal di tempat sehat.
Rendahnya pasokan ASI juga bisa dipengaruhi masalah kesuburan, contohnya wanita dengan kondisi yang dapat mangakibatkan masalah ovulasi (Polycystic Ovary Syndrome) memiliki kelenjar susu yang kurang berfungsi dengan baik.
Segeralah berkonsultasi dengan konsultan laktasi bila pasokan ASI Anda sangat rendah untuk dilakukan pemeriksaan seperti mengidentifikasi faktor risiko, mengevaluasi banyaknya ASI yang keluar setiap kali menyusui dan akan memperbaiki drainase susu dengan membantu memompa payudara dengan tepat.
Untuk meningkatkan pasokan ASI biasanya konsultan laktasi menyarankan suplemen herbal, seperti fenugreek, daun katuk, dan adas. Anda mungkin juga perlu mengubah diet dengan makan makanan yang lebih bergizi dan mencukupi kebutuhan sayuran hijau dan buah-buahan.
Selain itu, direkomendasikan pula obat resep seperti Domperidone, yang terbukti aman untuk penggunaan jangka panjang pada dosis yang tepat.