Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
DokterSehat.com – Sinusitis bisa disebabkan beberapa faktor seperti alergi, flu yang berkepanjangan, atau bahan iritan yang bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ostia hingga menyebabkan lubang drainase buntu dan mengganggu aliran udara serta cairan mukus. Cara membuang ingus yang tidak tepat juga bisa menjadi penyebab terjadinya sinusitis. Sebagian dari ingus yang seharusnya keluar malah masuk ke rongga dan susah dikeluarkan.
Pada sinusitis akut biasanya penderita mengalami selama 1-3 bulan. Sementara sinusitis kronis terjadi jika dialami lebih dari 3 bulan. Sinusitis infeksi disebabkan oleh virus, meskipun ada pula yang disebabkan bakteri. Pada sinusitis noninfeksi kebanyakan disebabkan oleh iritasi bahan kimia dan alergi. Sinusitis subakut dan kronis sering merupakan lanjutan dari sinusitis akut yang tidak mendapatkan pengobatan efektif.
Sebagian besar sinusitis sudah bisa didiagnosa hanya berdasarkan riwayat keluhan pasien serta pemeriksaan fisik, akan ditemukan adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan di sekitar mata dan dahi. Pemeriksaan dengan CT Scan dan MRI baru diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal. Rhinoskopi, sebuah cara untuk melihat langsung ke rongga hidung, diperlukan guna melihat lokasi sumbatan ostia. Terkadang diperlukan penyedotan cairan sinus supaya bisa dilakukan pemeriksaan kuman untuk menentukan jenis infeksi.
Terapi Obat
Sinusitis yang disebabkan oleh virus tidak perlu diberi antibiotik. Biasanya akan diberi obat anti-nyeri seperti dekongestan dan parasetamol. Sinusitis infeksi yang disebabkan oleh bakteri umumnya baru diobati dengan antibiotik. Sinusitis infeksi biasanya menunjukkan gejala nyeri pada wajah, ingus bernanah, dan gejala terjadi lebih dari seminggu.
Antibiotik yang digunakan harus sesuai dengan jenis bakteri. Jenis bakteri yang kerap menginfeksi sinus, antara lain streptococcus pneumoniae, haemophilus influenzae, moraxella catarrhalis, staphylococcus aureus, dan streptococcus pyogenes. Antibiotik yang digunakan harus bisa membunuh kelima jenis bakteri ini. Beberapa antibiotik yang bisa dikonsumsi antara lain amoxicillin, cortimoxazole, cefaclor, dan azithromycin.
Bila sinus tidak mereda dalam lima hari maka perlu diberikan amoxicillin dan asam klavulanat. Antibiotika sebaiknnya diberikan minimal 10-14 hari. Pemberian dekongestan dan mukolitik dapat melancarkan drainase cairan mukus. Pada kasus yang kronis, dapat dipertimbangkan untuk melakukan drainase cairan mukus dengan cara pembedahan.
Terapi Laser
Sinusitis juga bisa disembuhkan dengan operasi. Namun, tidak semua penderita memilih tindakan operasi untuk penyembuhan. Cara lainnya adalah dengan melakukan terapi laser atau laser infra merah. Umumnya lasr digunakan untuk operasi, namun laser yang ini digunakan untuk terapi.
Terapi dengan laser ini fungsinya untuk melancarkan peredaran darah, mengurangi pembengkakan dan membuka sumbatan akibat radang sehingga bisa mengeluarkan cairan nanah. Selain itu, sinar laser infra merah bisa mengurangi rasa nyeri dan sebagai antiradang. Terapi ini bilakukan secara berturut-turut selama 3 hari, setelah itu lakukan 1 minggu sekali sampai 10 kali terapi. Selama menjalankan terapi penderita juga harus mengonsumsi obat antibiotik.
DokterSehat.com – Wanita yang terkena penyakit lupus sebenarnya dapat mempunyai anak setelah terkena penyakit ini tetapi perlu dilakukan perawatan kesehatan untuk menurunkan resiko kehamilan dan melahirkan bayi yang normal dan sehat.
Yang perlu diingat penyakit lupus anda harus dibawah kendali 12 bulan sebelum anda hamil. Jadi pastikan anda berkonsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu. Cobalah berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kehamilan (OB) anda terlebih dahulu dan usahakan beliau mempunyai pengalaman dalam kehamilan yang berisiko tinggi.
Rumah sakit yang anda pilih untuk melahirkan pun harus juga dapat mengelola pasien beresiko tinggi karena mungkin anda memerlukan perawatan khusus untuk anda dan bayi Anda. Konsultasikan untuk setiap obat yang akan anda konsumsi saat hamil.
Pada umumnya penderita lupus akan mengalami beberapa masalah saat hamil khususnya di trimester pertama dan kedua serta selanjutnya beberapa bulan setelah melahirkan.
Beberapa kasus ringan dapat diatasi dengan dosis kecil kortikosteron tetapi beberapa kasus yang lebih rumit misalnya pre-eclampsia. Pada kasus ini umumnya anda akan mengalami kenaikan tekanan darah, adanya protein dalam urin, atau keduanya. Pada kondisi ini segera lakukan penangan segeraIni adalah kondisi yang serius yang memerlukan perawatan segera dan konsultasikan pada dokter mengenai bayi anda.
Pada umumnya kemungkinan bayi mengalami kecacatan / keterbelakangan mental memiliki persentase yang sama pada kasus yang dilahirkan oleh penderita lupus dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan oleh orang normal. Jadi tidak perlu kawatir mengenai hal ini selama pemeriksaan dilakukan secara terus menerus dan teratur. Umumnya Dokter Kandungan anda akan memeriksa detak jantung dan pertumbuhan dengan sonograms untuk memastikan semuanya normal.
Pada kasus dimana bayi perlu dilahirkan prematur karena kondisi kesehatan (yang diputuskan oleh dokter kandungan anda) maka tidak ada salahnya mengikuti saran dari dokter anda. Pada umumnya rumah sakit yang mengkhususkan diri merawat bayi yang lahir prematur akan mampu memastikan bayi anda akan tetap sehat. Sekitar 3% dari bayi yang lahir dari ibu dengan lupus akan neonatal lupus (suatu kondisi yang dapat terjadi ketika antibodi anti-SSA/Ro melintasi plasenta pada kehamilan dari ibu kepada bayi yang dikandungnya).
Anda tetap dapat menyusui bayi anda tetapi konsultasikan ke dokter mengenai obat yang anda minum pada terapi Lupus ini pastikan obat tersebut tidak mempengaruhi bayi anda secara negatif.
Beberapa gejala kehamilan umum yang sering disalah artikan sebagai gejalan lupus bagi sebagian orang:
KulitUntuk kepastian perbedaan gejala fisik selama kehamilan dan lupus coba diskusikan dengan Dokter anda.
Penderita Lupus Dapat Hamil dan Mempunyai Anak, 9.0 out of 10 based on 1 rating