Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Kunci. Show all posts
Showing posts with label Kunci. Show all posts

Monday, May 13, 2013

Peneliti Temukan Kunci Awet Muda Ada di Otak

New York, Kalau ingin menunda pikun, orang-orang didorong untuk rajin melakukan latihan mental seperti bermain teka-teki silang atau sudoku serta berolahraga. Namun untuk pertama kalinya sebuah studi baru mengklaim menemukan kunci awet muda yang ada di dalam otak.

Bagian otak bernama hipotalamus ini dikatakan dapat mempercepat atau bahkan memperlambat proses penuaan pada tikus dan jika hal ini juga dipastikan terjadi pada manusia maka temuan ini dapat berpotensi memperlambat munculnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pertambahan usia sekaligus meningkatkan rentang hidup seseorang.


"Tak banyak yang memahami bagaimana mekanisme penuaan itu sendiri. Apakah proses penuaan itu melibatkan perubahan pasif nan kacau pada jaringan atau organ individu, ataukah dikendalikan secara terpusat oleh organ tunggal; ataukah keduanya terjadi secara bersamaan," tandas peneliti Dr. Dongsheng Cai, seorang pakar farmakologi molekuler dari Albert Einstein College of Medicine, New York.


Selama ini hipotalamus, organ berukuran sebesar kacang almond yang terletak di otak bagian dalam ini hanya diketahui bertugas mengendalikan fungsi-fungsi tubuh yang penting, termasuk proses pertumbuhan, reproduksi dan metabolisme. Tapi Cai dan rekan-rekannya telah menemukan bahwa jalur sistem kekebalan yang ada di dalam hipotalamus ternyata juga berperan dalam mengendalikan proses penuaan.


Umumnya sistem kekebalan juga hanya bertugas mencegah infeksi atau kerusakan organ, tapi sejumlah studi lain menemukan adanya kaitan antara perubahan peradangan dengan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pertambahan usia seperti penyakit kardiovaskular dan penyakit neurodegeneratif. Hanya saja sampai sekarang perubahan ini tidak pernah diketahui mampu memicu penuaan secara aktif.


Untuk memastikannya, Cai dan rekan-rekannya menyelidiki peranan hipotalamus dalam proses penuaan pada tikus. Secara khusus tim ini mempelajari sebuah protein kompleks yang disebut dengan nuclear factor kappa-light-chain-enhancer of activated B cells (NF-B), yang berperan sentral dalam proses peradangan.


Kemudian peneliti memperlihatkan bahwa aktivasi jalur NF-B pada hipotalamus tikus ternyata dapat mempercepat penuaan pada hewan ini. Hal ini didemonstrasikan dengan penurunan kekuatan dan ukuran otot tikus, penurunan ketebalan kulit serta penurunan kemampuan belajar hewan pengerat tersebut. Aktivasi itu juga berakibat pada proses penuaan di penjuru tubuh yang pada akhirnya memperpendek rentang hidup si tikus.


Sebaliknya, ketika peneliti menghambat jalur NF-B-nya, tikus-tikus ini mengalami perlambatan penuaan dan bisa hidup 20 persen lebih lama ketimbang tikus yang tidak menjalani percobaan.


Kendati begitu, aktivasi jalur NF-B ini juga berakibat pada penurunan kadar gonadotropin-releasing hormone (GnRH) atau senyawa penghasil sel saraf disertai dengan penurunan perkembangan sel-sel saraf baru. "Padahal selain dapat mengatur proses reproduks, GnRH juga dianggap penting untuk mempertahankan tingkat kemudaan (youthfulness)," tandas Cai seperti dilansir Foxnews, Kamis (9/5/2013).


Saat peneliti menyuntikkan GnRH ke dalam hipotalamus tikus, hal ini mendorong produksi sel saraf sekaligus memperlambat proses penuaan. Tim peneliti sendiri memberikan suntikan GnRH harian pada tikus-tikus tua selama beberapa periode tertentu dan kemudian menemukan bahwa suntikan tersebut dapat memperlambat penurunan kognitif terkait proses penuaan.


Dari situ peneliti menyimpulkan jika terapi GnRH ini dapat berpotensi untuk memperlambat kemajuan proses penuaan atau menunda munculnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pertambahan usia. "Dengan kata lain mengintervensi respons imun di dalam hipotalamus dapat dianggap sebagai pendekatan baru yang menjanjikan untuk memperlambat penuaan," pungkas Cai.


Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature.





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Wednesday, May 1, 2013

Kunci Awet Muda: Jangan Pernah Merasa Tua

Jakarta, Usia sebenarnya hanyalah bilangan angka. Orang tua bisa saja terlihat muda dan begitu juga sebaliknya, tergantung apakah mereka ambil pusing soal angka itu atau tidak. Lagipula sebuah studi baru menemukan seseorang akan terlihat tua jika ia merasa atau menganggap dirinya sudah tua.

Selain itu, studi ini mengatakan orang yang menganggap dirinya tua dan rapuh akan lebih enggan melakukan aktivitas-aktivitas yang dapat membantunya tampak awet muda seperti bersosialisasi dan rutin berolahraga.


Sebaliknya, orang yang memiliki sikap positif dan menganggap dirinya belum setua usia yang sebenarnya akan lebih cenderung untuk terus ambil bagian dalam aktivitas-aktivitas yang akan membantu mereka agar tetap bugar dan bersikap waspada.


Peneliti Krystal Warmoth dari University of Exeter, UK percaya jika orang dewasa yang menganggap dirinya sendiri tua dan jompo maka mereka akan lebih cenderung bertingkah laku layaknya lansia.


Kesimpulan ini diperoleh Warmoth setelah mewawancarai 29 lansia di barat daya Inggris untuk menanyakan pengalaman mereka ketika menghadapi proses penuaan.


Dari situ peneliti menemukan bahwa sikap yang dimiliki partisipan dapat membuatnya kehilangan ketertarikan untuk berpartisipasi dalam aktivitas sosial maupun fisik, kondisi kesehatan yang memburuk serta menurunnya kualitas hidup.


"Jika seseorang berpikir bahwa mereka tua dan rapuh, maka mereka akan bertingkah laku seperti orang yang tua dan rapuh," simpul Warmoth seperti dilansir Daily Mail, Kamis (18/4/2013).


Tak hanya itu, Warmoth juga menemukan bahwa akan ada sebuah siklus penurunan dimana ketika seseorang menganggap dirinya sendiri rapuh maka ia akan cenderung melepaskan diri dari aktivitas-aktivitas yang (seharusnya) dapat mengurangi kecenderungan kerapuhan fisiknya seperti olahraga. Akibatnya, mereka akan menjadi lebih cenderung rapuh dan memiliki kualitas kehidupan yang buruk.


"Dengan kata lain studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana peran faktor psikologis terhadap kesehatan dan kadar aktivitas pada orang dewasa tua," pungkas Warmoth.






Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung