Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Gejala. Show all posts
Showing posts with label Gejala. Show all posts

Thursday, July 18, 2013

Budesonide, Obat Untuk Meredakan Gejala Radang Usus

DokterSehat.com – Budesonide merupakan obat yang berfungsi mengendalikan kondisi usus tertentu, misalnya penyakit Crohn, kolitis ulserativa. Sebenarnya budesonida tidak menyembuhkan kondisi ini, namun hanya bisa menurunkan gejala-gejala seperti diare dan nyeri. Budesonida termasuk obat anti-inflamasi (hormon kortikosteroid) yang bekerja dengan mengurangi respon imun tubuh.


Dosis


Obat ini sebaiknya diminum sesuai petunjuk dokter. Umumnya obat ini dikonsumsi sekali sehari di pagi hari sebelum ataupun sesudah makan (sesuai anjuran dokter). Minum obat ini dengan segelas air penuh, kecuali dokter menganjurkan sebaliknya. Konsumsilah dengan cara ditelan seutuhnya jangan dikunyah atau dihancurkan karena dapat mingkatkan efek samping.


Dosis dan lamanya waktu pengobatan tergantung pada kondisi medis dan rekasi terhadap pengobatan. Selama melakukan perawatan dengan obat ini sebaiknya jangan mengansumsi jeruk atau minum jus jeruk. Hal ini disebabkan jeruk bisa meningkatkan jumlah obat tertentu dalam tubuh. Untuk lebih jelasnya konsultasikan dengan dokter atau apoteker.


Bila Anda rutin mengkonsumsi kortikosteroid yang berbeda (misalnya prednisone), jangan berhenti mengonsumsi obat ini kecuali berdasarkan ijin dokter. Beberapa kondisi seperti alergi dan asma bisa memburuk  saat Anda menghentikan obat ini secara tiba-tiba.


Anda mungkin mengalami gejala penarikan jika tiba-tiba berhenti minum obat ini. Untuk mencegah gejala penarikan (seperti lemah, penurunan berat badan, mual, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, pusing), dokter mungkin mengarahkan untuk perlahan-lahan menurunkan dosis Budesonide.


Konsultasikan dengan dokter untuk rincian lebih lanjut. Laporkan tiap respon penarikan yang terjadi dengan segera. Konsumsi obat ini dengan teratur dan pada waktu yang sama tiap hari. Jangan meningkatkan dosis atau mengonsumsi obat dalam waktu yang lebih lama daripada yang disarankan karena dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius. Segera konsultasikan ke dokter bila kondisi Anda terus-menerus menetap atau malah memburuk.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Monday, June 3, 2013

Waspada, Gejala Virus Corona Sulit Dibedakan dengan Flu Biasa

Jakarta, Sebuah virus baru mirip SARS yang disebut virus corona, baru-baru ini ditemukan pada manusia dan telah menewaskan seorang pria di Prancis. Virus ini sangat berbahaya dengan tingkat kematian tinggi. Lebih bahayanya lagi, gejala virus ini sulit dibedakan dengan flu biasa.

Virus dengan nama lengkap novel coronavirus (nCoV) merupakan keluarga coronavirus, yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome, serta berbagai penyakit pada hewan.


"Ini merupakan virus turunannya SARS, disebut 'new SARS'. Virus ini berbahaya dan gejalanya susah dibedakan dari flu biasa," tutur Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Praktisi klinis dari FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Kamis (30/5/2013).


Menurut Dr Ari, virus corona sangat berbahaya karena dapat menular dari orang ke orang, serta tingkat mortalitasnya yang tinggi. Dan karena masih tergolong baru, hingga saat ini belum ditemukan vaksin khusus yang diperuntukkan untuk mencegah virus corona.


Yang cukup mengkhawatirkan, gejala virus ini mirip dengan flu biasa, hanya saja lebih cepat menyebar ke paru, menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah atau pneumonia, serta radang paru.


"Gejalanya susah dibedakan dari flu lain, seperti batuk-batuk, bersin, demam tinggi," lanjut dokter yang pernah menjadi tim dokter petugas haji.


Orang-orang dengan kekebalan tubuh rendah adalah yang paling rentan terinfeksi virus mematikan ini, seperti orang yang sedang sakit, lansia, anak kecil, orang yang sedang kelelahan, dalam perjalanan dan makan tidak teratur.


"Untuk pencegahannya, gunakan masker dan sering-sering cuci tangan karena virus tersebut banyak tersebar di lendir, batuk, dahak, tangan atau pegangan pintu," saran Dr Ari.


(mer/up)





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Thursday, May 30, 2013

Penyebab dan Gejala Bronkiektasis

DokterSehat.com – Bronkiektasis adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernafasan yang besar. Pada bronkiektasis, daerah dinding bronkus rusak dan mengalami peradangan kronis, dimana sel bersilia rusak dan pembentukan lendir meningkat. Selain itu, ketegangan dinding bronkus yang normal juga menghilang.


Tumpukan lendir akan mengakibatkan kuman berkembang biak sehingga bisa menyumbat bronkus dan menyebabkan penumpukan sekresi yang terinfeksi  serta merusak dinding bronkus.


Penderita bronkiektasis akan mengalami batuk darah akibat peradangan dan peningkatan pembuluh darah pada dinding bronkus. Penyumbatan pada saluran pernafasan yang rusak bisa mengakibatkan rendahnya kadar oksigen dalam darah.


Penyebab


Bronkiektasis bisa disebabkan oleh:


1. Infeksi pernafasan

CampakTuberkulosaInfeksi mikoplasmaInfeksi jamurInfeksi adenovirusPertusisInfeksi bakteri seperti Staphylococcus, Klebsiella, dan Pseudomonas br.

2. Penyumbatan bronkus

Benda asing yang terisapTumor paruPembesaran kelenjar getah beningSumbatan oleh lendir

3. Cedera penghirupan

Menghirup partikel makanan dan getah lambungCedera akibat gas, asap, dan pertikel beracun

4. Keadaan genetik

Fibrosis kistikKekurangan alfa -1-antitripsinDiskinesia silia, termasuk sindroma Kartagener

5. Kelainan imunologik

Kekurangan koplemenDisfungsi sel darah putihSindroma kekurangan imunoglobulinKelainan autoimun atau hiperium tertentu seperti kolitis ulserativa dan rematoid artritis.

6. Keadaan lain

Penyalahgunaan obat seperti heroinSindroma MarfanInfeksi HIVSindroma Young (azoospermia obstruktif)

Gejala


Gejalanya bisa berupa:

Batuk darahBatuk menahun disertai dahak yang berbau busukBatuk makin parah jika penderita berbaring miringPenurunan berat badanWarna kulit kebiruanJari-jari tangan seperti tabuh genderangSesak napas makin memburuk bila penderita melakukan aktivitasBau mulutPucatMengiLelah

Pengobatan


Pengobatan bertujuan untuk mengendalikan terbentuknya dahak dan infeksi, mencegah komplikasi serta membebaskan penyumbatan saluran pernapasan.


Drainase postural yang dilakukan secara teratur setiap hari, merupakan bagian dari pengobatan untuk membuang dahak. Seorang terapis pernafasan bisa mengajarkan cara melakukan drainase postural dan batuk yang efektif.


Pemberian antibiotik, ekspektoran , dan bronkodilator berfungsi untuk mengatasi infeksi. Bila penderita mengalami perdarahan hebat dan tidak memberikan respon terhadap pemberian obat maka akan dilakukan pembedahan pengangkatan paru.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Thursday, May 16, 2013

Penyebab dan Gejala Alergi Sperma

DokterSehat.com – Umumnya alergi disebabkan oleh makanan, debu, atau bulu binatang. Tapi apa jadinya bila ternyata Anda mempunyai alergi terhadap sperma. Tentu saja kondisi ini bisa mengganggu aktivitas seksual Anda dan pasangan.


Penyebab


Pada dasarnya penyebab alergi bukanlah sel sperma melainkan plasma atau cairan pengangkut sperma. Alergi bisa dipicu akibat abstinence atau tidak berhubungan seks selama beberapa waktu, misalnya selama hamil atau setelah melahirkan. Ketika hubungan seks kembali dimulai alergi bisa muncul begitu saja meski Anda tidak memiliki riwayat alergi sebelumnya.


Setiap individu memiliki gejala yang bervariasi, lamanya pun berbeda-beda, ada yang hanya mengalami selama 20 menit tapi sering juga dijumpai hingga lebih dari sehari.


Gejala


Wanita yang mengalami alergi sperma akan menunjukkan gejala yang mirip dengan infeksi vagina. Gejala alergi sperma umumnya berupa:

Rasa terbakar di vaginaVagina membengkakWarna kemerahan pada kulit yang terkena sperma

Jika alergi dibiarkan begitu saja maka dapat memicu reaksi alergi yang cukup parah seperti anafilaksis. Anafilaksis bisa terjadi pada orang yang memiliki alergi dan terpapar sperma. Reaksi anafilaksis bisa ditandai dengan munculnya gejala berupa pembengkakan yang tidak biasa, gatal-gatal pada kulit, serta lemah. Selain itu, bisa juga mengalami penurunan tekanan darah dan kesulitan bernapas yang parah. Bahkan bisa mengancam nyawa.


Pencegahan


Untuk mencegah terjadinya alergi saat berhubungan intim Anda bisa melakukan cara yang paling sederhana dengan menggunakan kondom selama berhubungan seks. Penggunaan kondom bisa mencegah sperma langsung menempel di kulit Anda. cara ini bisa membantu menghilangkan risiko terkena gejla reaksi alergi. Hanya saja, jika ingin merencakan punya anak maka harus melalui pembuahan berbantu agar tidak alergi saat kondom dilepas.


Meski kerap tidak terdiagnosis, sebenarnya dokter bisa mengatasinya dengan mudah. Dokter akan memisahkan berbagai komponen penyusun plasma sperma kemudian dilakukan tes untuk menentukan komponen mana yang bisa menimbulkan reaksi alergi. Setelah ditemukan dokter akan melakukan desensitisasi pada penderita.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Sunday, May 12, 2013

Mata Gatal, Berair, dan Merah? Waspadai Gejala Alergi

Jakarta, Apakah Anda sering mengalami gatal, berair, dan merah pada mata? Jika ya, Anda mungkin mengidap alergi mata. Beberapa perempuan bahkan melaporkan bahwa gejala alergi pada mata ini membuat mereka terlihat kelelahan dan seperti habis menangis.

"Alergi mata bisa menjadi semakin buruk akibat pemanasan global dan perubahan iklim. Sebab suhu yang semakin hangat bisa menyebabkan penyebaran serbuk sari semakin banyak jumlahnya," ungkap Kirstin D. Carel, MD, profesor National Jewish Health in Denver, Colo, seperti dikutip dari Health News Digest, Jumat (10/5/2013).


Ada beberapa cara untuk menjaga kondisi mata. Menurut Carel, jika Anda sudah menjaga kondisi hidung agar tidak timbul alergi, maka kemungkinan besar Anda tidak akan terkena alergi pada mata.


Selain itu, bisa juga menggunakan obat tetes mata untuk membantu meringankan gejala alergi. Obat tetes mata ini dalam pemilihan jenisnya bisa dilakukan dengan berdiskusi dengan dokter, agar tidak menimbulkan efek samping terhadap kesehatan mata.


"Saya juga sarankan untuk menjaga kebersihan rumah dan selalu menutup jendela mobil saat sedang mengendarainya," lanjut Carel.


Alergi pada mata seringkali membatasi pengidapnya. Mereka tidak lagi bisa bebas menikmati aktivitas sehari-hari seperti sekolah dan bekerja. Selain itu, alergi ini juga mempengaruhi penampilan mereka.


Untuk memastikan apakah Anda mengidap alergi pada mata atau tidak, segera periksa ke dokter jika sudah mengalami gejala seperti mata gatal, berair, dan merah dalam jangka waktu yang cukup sering.


"Bagi penderita alergi pada mata, iritasi akibat penggunaan lensa kontak bisa sangat mungkin terjadi. Direkomendasikan untuk menggunakan lensa kontak harian jika memang sangat diperlukan," ujar Paul Karpecki, OD, FAAO, seorang dokter mata.


Mengganti lensa kontak yang bersih setiap harinya bisa meminimalisasi penumpukan iritasi akibat pemakaian lensa kontak secara berulang.





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Friday, May 10, 2013

Kenali Jenis, Penyebab, dan Gejala Kanker Paru

DokterSehat.com – Kanker paru merupakan penyakit ganas yang menyerang jaringan paru-paru. Perlu diketahui bahwa 90 persen penderita kanker paru adalah prokok aktif atau mantan perokok. Merokok satu pak per harinya bisa meningkatkan risiko kanker paru 10 kali lipat. Sementara merokok dua pak per hari bisa meningkatkan risiko kanker 25 kali lipat.


Jenis-Jenis Kanker Paru


Terdapat dua jenis utama kanker paru yang memiliki sifat yang berbeda dan memerlukan penanganan yng berbeda pula.


1. Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC), yang terdiri dari:

Karsinoma squamosa, jenis ini merupakan jenis kanker paru paling umum. Kondisi ini bisa berkembang dalam sel yang menggarisi saluran udara. Kanker jenis ini kerap kali disebabkan oleh rokok.Adenokarsinoma, jenis kanker ini berkembang dari sel-sel yang memproduksi lendir atau dahak pada permukaan saluran udara.Karsinoma sel besar, sel kanker jenis ini bila dilihat dari mikroskop berbentuk sel-sel bulat besar yang disebut juga undifferentiated carcinoma.

2. Small Cell Lung Cancer (SCLC)


Dari 80 persen kasus kanker paru merupakan jenis NSCLC.


Mesotheolima merupakan jenis kanker yang menyerang mesothelium, yakni membran tipis yang melapisi dada dan abdomen. Kanker jenis ini kadang dialami oleh orang-orang yang terpapar asbestos.


Penyebab Kanker Paru


Asap rokok merupakan penyebab utama munculnya kanker paru (tipe karsinoma). Diketahui bahwa asap rokok mengandung lebih dari 4000 zat kimia, sementara 50 jenis kandungan di dalamnya bersifat karsinogen dan beracun. Tercatat, 90 persen penderita kanker paru memiliki riwayat aktif merokok.


Faktor risiko kanker paru, antara lain:

PriaBerusia lebih dari 40 tahunMenggunakan tembakau untuk merokokHidup dalam lingkungan asap tembakau, asbes, dan radon

Gejala Kanker Paru


Tanda dan gejala kanker paru membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat diketahui dan seringkali dikacaukan dengan gejala sakit pada umumnya.

Sesak napasBatuk yang tak mereda lebih dari 2 mingguMengi saat bernapas pada orang yang bukan penderita asmaDahak berubah warna dan jumlahnya meningkatBatuk berdarahPerubahan suara menjadi kasar atau serak saat bernapasWajah dan leher membengkakBerat badan turun drastisNyeri saat menarik napas dalam-dalam


Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, May 7, 2013

Nyeri Lutut, Gejala dan Pengobatannya

DokterSehat.com – Nyeri lutut merupakan salah satu keluhan yang paling sering dilami orang. Makin aktifnya masyarakat dapat meningkatkan jumlah penderita masalah lutut. Nyeri lutut memiliki berbagai macam penyebab dan perawatan.


Fungsi utama sendi lutut adalah untuk menekuk dan meluruskan untuk memindahkan tubuh. Lutut bergantung pada sejumlah struktur, termasuk tulang, ligamen, tendon, dan tulang rawan untuk melakukan semua tindakan serta untuk menyokong seluruh tubuh ketika melakukan gerakan.


Secara umum, nyeri lutut digolongkan menjadi dua, yakni nyeri lutut akut dan kronis. Nyeri lutut akut dapat disebabkan oleh cedera akut atau infeksi. Sementara nyeri lutut kronis sering disebabkan cedera atau peradangan (seperti arthritis), tetapi juga dapat disebabkan oleh infeksi.


Nyeri lutut akut


Fraktur (patah tulang)


Fraktur dari salah satu tulang lutut merupakan cedera traumatis yang biasanya disebabkan oleh benturan dengan kekuatan tinggi (seperti kecelakaan mobil atau melakukan olahraga).


Gejala

Pembengkakan atau memarMuncul rasa sakit yang begitu parahOrang tidak dapat berjalan atau bahkan meletakkan berat badan pada lutut

Fraktur adalah keadaan darurat dan harus diperiksa oleh dokter. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dengan X-ray dan metode lain yang relevan.


Pengobatan


Pengobatan yang dilakukan tergantung pada patah tulang yang dialami pasien, dokter mungkin menyarankan imobilisasi atau operasi untuk memperbaikinya. Fraktur bisa sembuh tanpa masalah jangka panjang.


Terkilir dan robek sendi kolateral


Medial Ligamen Kolateral adalah ligamen yang paling sering mengalami cedera di lutut. Seperti sendi lainnya, ligamen ini dapat terkilir atau robek. Ligamen yang terkilir mungkin juga bisa  menyebabkan sebagianligamen pecah.


Gejala

Ketidakstabilan lututPembengkakanMemarSendi dalam lutut mengalami perobekan

Pengobatan


Untuk keseleo ringan Anda bisa melakukan perawatan dengan mengompres, es, elevasi, anti-inflamasi, dan mengonsumsi obat nyeri. Selain itu lakukan pula latihan dengan sepeda statis dan semua latihan penguatan kaki yang mungkin Anda butuhkan. Meski begitu, latihan harus di bawah pengawasan dokter atau ahli terapi fisik karena ada latihan-latihan tertentu yang harus dihindari. Berbeda dengan keseleo, robekan sendi sering membutuhkan tindakan bedah untuk hasil terbaik.
Untuk cedera ligamen tergantung pada tingkat keparahan cedera dan pemulihan dari setiap operasi perbaikan.


Terkilir dan robek ligamen Krusiatum


Krusiatum Anterior Ligamen merupakan cedera yang umumnya disebabkan  oleh penghentian gerakan lutut yang mendadak atau memuntir kasar di bagian lutut. Misalnya seperti ketika bagian dashboard menatap lutut dalam sebuah kecelakaan mobil hingga menyebabkan perobekan. Akibat benturan dengan kekuatan yang kuat, cedera ini sering dikaitkan dengan cedera di bagian ligamen lain dan cedera tulang.


Gejala

Jalan tidak stabilTerdengar suara saat berjalanSakitLutut membengkak

Pengobatan


Dokter akan merekomendasikan tindakan pembedahan bila penderita (dalam hal ini atlet)dituntut untuk melakukan kompetisi dengan segera. Pengobatan konservatif dan menjepit lutut terbukti cukup baik bagi mereka yang bukan atlet karena tidak memerlukan begitu banyak gerakan dari lutut.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Monday, April 29, 2013

Tangan Sering Kesemutan, Gejala Sindrom Karpal Tunel!

DokterSehat.com – Sindrom karpal tunel merupakan suatu kondisi yang diakibatkan oleh tertekannya saraf perifer yang mempengaruhi satu atau kedua tangan. Kondisi ini ditandai dengan sensasi mati rasa, kesemutan, terbakar, atau nyeri di tangan dan pergelangan tangan. Orang yang terkena gangguan ini bisa terbangun di malam hari akibat rasa sakit yang tiba-tiba muncul. Regangan atau cedera yang pada tangan dan pergelangan tangan atau berbagai gangguan lain dapat menyebabkan gangguan ini. Kelainan ini dapat muncul sebagai gejala berbagai penyakit lain ataupun tidak.


Penyebab


Hal-hal yang membantu menyebabkan sindrom karpal tunel meliputi:


1. Kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan atau memberikan kontribusi terhadap nyeri lengan atau pembengkakan pada sendi dan jaringan lunak di lengan yang dapat mengurangi aliran darah ke tangan. Kondisi dan penyakit termasuk obesitas, rheumatoid arthritis, asam urat, diabetes, lupus, atau hipotiroid.


2. Gerakan tangan dan pergelangan tangan yang dilakukan berulang dapat menyebabkan selaput tendon membengkak.


3. Penumpukan cairan (edema) di terowongan karpal yang dapat terjadi akibat kehamilan atau kondisi seperti rheumatoid arthritis atau diabetes.


4. Patah tulang di pergelangan tangan, dislokasi tulang, pertumbuhan tulang baru dari tulang penyembuhan, atau tulang taji. Kondisi ini dapat mengambil ruang di terowongan karpal dan menempatkan lebih banyak tekanan pada saraf median.


5. Tumor dan pertumbuhan lainnya (seperti ganglions).


6. Ketidaknormalan jaringan di tangan dan pergelangan tangan yang disebabkan oleh penuaan dan gerakan berulang dari tangan atau pergelangan tangan.


7. Merokok, yang dapat berkontribusi untuk sindrom karpal tunel dengan mempengaruhi aliran darah ke saraf median.


Sindrom karpal tunel merupakan cedera yang berhubungan dengan pekerjaan yang membutuhkan gerakan tangan yang kuat, berulang-ulang atau tangan bekerja dalam waktu yang lama dengan posisi yang sama seperti saat Anda sedang mengetik atau memegang tetikus dalam waktu yang lama.


Gejala


Gejala yang paling umum d sindrom karpal tunel adalah kesemutan, mati rasa, kelemahan, atau nyeri yang terasa di jari-jari atau di telapak tangan. Gejala paling sering terjadi di bagian tangan yang terdapat saraf median, seperti ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan setengah dari jari manis. Jika jari kelingking Anda tidak terpengaruh, ini mungkin menjadi pertanda bahwa Anda terkena sindrom  ini, karena jari kelingking biasanya dikendalikan oleh saraf yang berbeda dari ibu jari dan jari lainnya.


Gejala sindrom karpal tunel sering terjadi di kedua tangan, tetapi gejalanya akan memburuk di satu tangan dari yang lain. Biasanya, penderita sindrom karpal tunel akan terbangun saat tidur akibat rasa sakit atau mati rasa di tangan.


Gejala karpal tunel ringan dapat mempengaruhi tangan dan kadang-kadang lengan bawah atau  menyebar sampai ke bahu. Gejalanya berupa:


1. Mati rasa atau nyeri di tangan


2. Kesemutan


3. Mati rasa atau rasa sakit semakin parah bila Anda menggunakan tangan atau pergelangan tangan, terutama saat mencengkeram benda dengan tangan atau tekukanpergelangan tangan Anda.


4. Nyeri sesekali di lengan antara siku dan pergelangan tangan.


5. Kekakuan pada jari-jari saat bangun di pagi hari.





Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Sunday, April 28, 2013

Gejala dan Penyebab Kanker Testis

DokterSehat.com – Kanker testis terjadi pada testis yang terletak di dalam skrotum atau biasa disebut dengan buah zakar. Pada dasarnya testis berfungsi untuk memproduksi hormon seks dan sperma. Kanker testis jarang terjadi, namun di Amerika kanker testis umum dialami pria yang berusia 15 dan 34.


Kanker testis masih bisa disembuhkan, bahkan saat  kanker sudah menyebar ke luar testis. Pengobatan kanker testis tergantung pada jenis dan tahap kanker tersebut. Pemeriksaan testis secara teratur dapat membantu mengidentifikasi pertumbuhan kanker sejak awal, sehingga kanker lebih mudah diobati.


Gejala


Tanda dan gejala kanker testis termasuk:

Adanya benjolan atau pembesaran di salah satu testisBuah zakar berat sebelahRasa sakit di perut atau selangkanganAdanya timbunan cairan dalam skrotumRasa sakit atau ketidaknyamanan di testis atau skrotumPayudara membesar

Kanker testis biasanya hanya dialami oleh satu testis. Segera periksakan diri ke dokter bila Anda merasa sakit, bengkak atau muncul benjolan di testis atau daerah selangkangan, terutama jika tanda-tanda dan gejala berlangsung hingga lebih dari dua minggu.


Penyebab


Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kanker testis. Normalnya, sel-sel sehat dalam testis tumbuh dan membelah secara teratur untuk menjaga fungsi tubuh. Namun, terkadang beberapa sel mengalami kelainan sehingga menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak terkontrol dan tertimbun di dalam testis.


Hampir semua kanker testis berawal dari sel germinal, yakni sel di testis berfungsi memproduksi sperma. Namun, belum diketahui pasti apa penyebab perkembangan abnormal sel germinal menjadi sel kanker.


Pengobatan


Pilihan pengobatan kanker testis tergantung pada jenis, tingkat keparahan kanker, dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Pilihan pengobatan kanker testis antara lain:


Operasi
Tindakan pengangkatan testis merupakan pengobatan utama bagi hampir semua tahap dan jenis kanker testis. Untuk mengangkat testis Anda, dokter bedah akan membuat sayatan di pangkal paha dan seluruh testis melalui lubang. Umumnya semua prosedur bedah berisiko menimbulkan nyeri, perdarahan dan infeksi.


Pada kanker testis stadium awal, pembedahan mungkin menjadi satu-satunya pengobatan yang dibutuhkan. Setelah itu dokter akan menyarankan Untuk menjalani tes darah, CT scan dan prosedur lain untuk memastikan kanker kembali atau tidak. Prosedur ini biasanya dilakukan setiap beberapa bulan untuk beberapa tahun pertama dan kemudian lebih jarang setelah itu. Bila kanker testis lebih parah maka dokter akan  merekomendasikan perawatan lain setelah operasi.


Terapi radiasi
Terapi radiasi merupakan pilihan pengobatan yang sering digunakan pada orang yang memiliki jenis kanker testis seminoma. Terapi radiasi juga digunakan dalam situasi tertentu pada orang yang memiliki jenis nonseminoma kanker testis. Terapi radiasi menggunakan sinar energi bertenaga tinggi, seperti sinar-X, untuk membunuh sel kanker. Efek samping dari terapi ini bisa termasuk kelelahan, kulit kemerahan, iritasi pada perut, dan daerah selangkangan.


Kemoterapi
Pengobatan kemoterapi biasanya menggunakan obat untuk membunuh sel kanker. Obat kemoterapi akan mengalir ke seluruh tubuh untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin telah berubah dari tumor. Dokter Anda mungkin menyarankan kemoterapi setelah operasi. Kemoterapi dapat digunakan sebelum atau setelah pengangkatan kelenjar getah bening. Efek samping dari kemoterapi tergantung pada obat yang digunakan. Efek samping yang umum termasuk kelelahan, mual, rambut rontok, infertilitas dan peningkatan risiko infeksi.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Monday, April 22, 2013

Nyeri Saat Buang Air Kecil, Gejala Awal Kanker kandung kemih

DokterSehat.com – Belum diketahui pasti penyebab munculnya kanker kandung kemih. Tapi, pada dasarnya kanker kandung kemih bisa disembuhkan bila diobati lebih awal.


Terjadinya perubahan genetik (DNA) dari sel kandung kemih kemungkinan besar dapat menyebabkan terjadinya kanker kandung kemih. Bahan kimia dalam rokok juga dapat memicu munculnya kanker kandung kemih. Ketika lapisan kandung kemih teriritasi dalam waktu yang lama, perubahan sel akan mengarah ke kanker. Beberapa hal yang menyebabkan hal ini adalah pengobatan radiasi, kateter dalam waktu yang lama, atau adanya parasit yang menyebabkan schistosomiasis.


Kanker kandung kemih dua kali lebih berisiko terjadi pada perokok ketimbang orang yang tidak memiliki kebiasaan merokok. Para ahli menyakini bahwa merokok dapat menyebabkan kanker kandung kemih pada pria dan wanita. Selain itu, paparan bahan kimia dan zat lain seperti pewarna, cat, atau debu kulit juga dapat menyebabkan kanker kandung kemih.


Gejala


Gejala paling umum dari kanker kandung kemih meliputi:

Adanya darah atau pembekuan darah di urin (hematuria). Hematuria terjadi pada 8 atau 9 dari 10 orang yang memiliki kanker kandung kemih dan merupakan gejala yang paling umum, biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.Nyeri saat buang air kecil (disuria)Kencing jumlah kecil seringInfeksi saluran kemih sering (UTI)

Bila kanker kandung kemih menjadi lebih parah maka akan menunjukkan gejala berikut ini:

Sakit di sekitar ginjal (nyeri pinggang)Pembengkakan di kaki bagian bawahPertumbuhan di panggul di dekat kandung kemih (massa panggul)

Gejala lain yang menunjukkan bahwa kanker kandung kemih telah menyebar meliputi:

Penurunan berat badanNyeri tulang atau nyeri di dubur, daerah anal, atau panggulAnemia

Gejala kanker kandung kemih mungkin mirip dengan gejala penyakit kandung kemih lainnya.


Pengobatan


Dokter akan meresepkan beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengontrol pertumbuhan sel kanker kandung kemih dan untuk meredakan gejala. Obat-obatan ini dapat diminum, disuntikkan ke pembuluh darah (intravena, atau IV), atau langsung ke kandung kemih melalui kateter.

Kemoterapi menggunakan obat untuk menghancurkan sel-sel kanker.Imunoterapi atau terapi biologi, menggunakan obat-obatan yang dapat membantu  sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel kanker pada kandung kemih Anda. Pengobatan ini  paling sering digunakan pada tahap awal kanker kandung kemih. Pengobatan ini  juga dapat digunakan setelah reseksi transurethral (TUR) untuk mencegah kanker datang kembali.

Pilihan Obat


1. Kemoterapi obat-obatan

Gemcitabine dan cisplatinMVAC, kombinasi methotrexate, vinblastine, doxorubicin, dan cisplatinMitomycin, obat ini dapat digunakan untuk membantu menjaga kanker datang kembali

2. Obat imunoterapi

Bacillus Calmette-Guerin (BCG)Interferon


Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Sunday, April 21, 2013

Kenali Gejala Gagal Jantung

DokterSehat.com – Gagal jantung merupakan penyakit yang disebabkan oleh arteri koroner, serangan jantung, kardiomiopati, dan tekanan darah tinggi. Gejala gagal jantung bisa muncul dan hilang begitu saja.Gejala gagal jantung berkaitan erat dengan perubahan yang terjadi pada jantung dan tubuh. Tingkat keparahannya tergantung pada seberapa lemah jantung Anda. Berikut gejala gagal jantung seperti yang dilansir dalam webmd.com:

Sesak napas. Kondisi jantung yang lemah dapat menyebabkan timbunan cairan di paru-paru. Akibatnya, penderita akan mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas saat istirahat atau saat berbaring di tempat tidur. Kongesti paru-paru juga bisa mengakibatkan batuk kering atau mengi.Sering buang air kecil. Jantung yang lemah hanya memompa sedikit darah ke ginjal dan menyebabkan timbunan cairan, sehingga mengakibatkan pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, dan perut (disebut edema) serta peningkatan berat badan. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan penderita sering buang air kecil di malam hari karena tubuh berusaha untuk mengeluarkan kelebihan cairan ini. Kondisi perut yang kembung dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan atau mual.Pusing, kelelahan, dan lemas. Kurangnya asupan darah ke organ vital dan otot akan membuat Anda merasa lelah dan lemas. Sementara kurangnya aliran darah ke otak bisa menyebabkan pusing atau kebingungan.Detak jantung cepat dan tidak teratur. Jantung berdetak lebih cepat untuk memompa cukup darah ke tubuh. Hal ini dapat menyebabkan detak jantung cepat atau tidak teratur.

Perlu diketahui bahwa gejala yang dirasakan tidak dapat menentukan tingkat keparahan jantung Anda. Bisa saja seseorang merasakan banyak gejala namun sebenarnya fungsi jantung Anda mungkin hanya sedikit melemah. Sebaliknya, bila Anda merasakan sedikt gejala namun bisa jadi jantung Anda sudah rusak lebih parah.


Untuk mengurangi gejala gagal jantung, Anda bisa melakukan kebiasaan berikut ini:

Menjaga keseimbangan cairan. Catatlah jumlah cairan yang Anda minum atau makan dan seberapa sering Anda buang air. Ingat, semakin banyak cairan dalam pembuluh darah Anda, semakin sulit jantung bekerja untuk memompa kelebihan cairan dalam tubuh. Batasi asupan cairan Anda setidaknya kurang dari dua liter per hari untuk membantu mengurangi beban kerja jantung dan mencegah gejala muncul berulang.Batasi berapa banyak garam (sodium) yang Anda makan.Memantau berat badan dan menurunkan berat badan jika diperlukan. Kontrol berat badan Anda tanpa cairan ekstra sengan menimbang tubuh pada waktu yang sama setiap hari, sebaiknya pada pagi hari, dengan pakaian yang sama, setelah buang air kecil tapi sebelum makan, dan pada skala yang sama. Catat berat badan setelah menimbang. Jika bobot tubuh bertambah 2 kg dalam satu hari atau 5 kilogram dalam satu minggu, segera hubungi dokter Anda.Memantau gejala Anda. Hubungi dokter jika gejala baru terjadi atau jika gejala Anda memburuk. Jangan menunggu munculnya gejala sampai kondisi makin parah.Minum obat dengan teratur. Biasanya dokter akan memberikan resep obat yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan jantung dalam memompa darah, mengurangi stres pada jantung, menurunkan perkembangan gagal jantung, dan mencegah penumpukan cairan. Banyak obat gagal jantung digunakan untuk mengurangi pelepasan hormon berbahaya. Obat ini akan membuat pembuluh darah melebar  sehingga dapat menurunkan tekanan darah Anda.

Pengobatan gagal jantung meliputi latihan, perubahan pola makan, obat-obatan, dan jarang dilakukan tindakan operasi.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Friday, April 19, 2013

Gejala Polimialgia Reumatika

DokterSehat.com – Polimialgia reumatika adalah gangguan inflamasi yang menyebabkan rasa sakit dan kekakuan otot. Rasa sakit dan kekakuan sering muncul pada bahu, leher, lengan atas dan pinggul. Gejala polimialgia reumatika biasanya terjadi dalam waktu yang singakt sekitar dua minggu. Kebanyakan penderita polimialgia reumatika usianya lebih tua dari 65 tahun. Hal ini jarang terjadi pada orang yang usianya di bawah 50 tahun.


Polimialgia reumatika berhubungan dengan gangguan inflamasi lain yang disebut arteritis sel raksasa, yang bisa mengakibatkan sakit kepala, gangguan penglihatan, dan nyeri rahang. Gejala polimialgia reumatika biasanya terjadi pada kedua sisi tubuh dan mungkin termasuk:

Nyeri atau sakit di bahuNyeri atau sakit di leher, lengan atas, bokong, pinggul atau pahaKekakuan di daerah yang terkena, terutama di pagi hari atau setelah lama tidak beraktivitas seperti setelah mengendarai mobil dalam waktu lama.Terbatasnya gerak di daerah yang terkenaNyeri atau kekakuan pada pergelangan tangan atau lutut

Gejala umum lainnya yang menandai terjadinya polimialgia reumatika, antara lain:


Demam ringan atau kelas rendahKelelahanKehilangan nafsu makanPenurunan berat badan yang tidak disengajaDepresi


Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Saturday, April 6, 2013

Gejala HIV Mirip Gejala Flu

DokterSehat.com – Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjadi penyakit yang paling dikhawatirkan karena belum ada obat atau vaksin yang bisa menyembuhkannya.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadi tempat perkembangbiakan virus HIV baru lalu merusaknya hingga tidak bisa berfungsi lagi. Virus mematikan ini menyerang sistem kekebalan sehingga tubuh kehilangan kemampuan melawan penyakit, akibatnya tubuh lebih rentan terkena berbagai penyakit bahkan berisiko meninggal dunia meski hanya terserang flu atau pilek saja.

Tubuh yang sudah terinfeksi virus HIV tidak akan langsung menderita penyakit AIDS. Virus HIV memerlukan waktu yang cukup lama sampai bertahun-tahun untuk berubah menjadi AIDS atau HIV positif yang mematikan.

Virus yang sudah masuk ke dalam tubuh dapat berkembang dengan pesat. HIV/AIDS bisa menular kepada seseorang melalui berbagai cara, diantaranya:

1. Melalui darah, contahnya dengan melakukan transfusi darah, menggunakan jarum suntik yang sudah digunakan penderita HIV sebelumnya, dan terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka.

2. Melalui seks tanpa menggunakan kondom. Cairan sperma dapat menularkan virus ini melalui seks oral maupun seks antar kelamin. Begitu pula dengan cairan vagina yang bisa menularkan virus ini ke orang lain.

3. Melalui ASI, ibu yang terinfeksi HIV+ dapat menularkan virus kepada bayi maupun pria yang meminum air susunya.

Meski begitu, tidak semua cairan tubuh dapat menularkan virus mematikan ini. Ada beberapa cairan tubuh pada penderita HIV+ yang tidak mengandung virus HIV, yakni air liur, feses, keringat, air mata, dan urin.

Pada tahap awal tubuh yang terinfeksi virus tidak menunjukkan gejala apapun, tanda-tanda HIV akan muncul dua sampai empat minggu setelah terinfeksi. Seseorang bisa mengeluh mengalami sakit kepala yang berat dan persisten disertai dengan demam.

Terkadang gejala yang muncul mirip dengan flu seperti sakit kepala, demam, mual, kelelahan, diare, dan terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening di ketiak, pangkal paha, dan leher.

Pada stadium lanjut HIV akan menunjukkan gejala berikut ini:

1. Batuk kering

2. Berat badan turun pesat tanpa alasan

3. Demam berulang dan berkeringat saat malam hari

4. Kehilangan memori

5. Diare lebih dari seminggu

6. Kelelahan

7. Depresi dan gangguan saraf lain.

Salah satu cara untuk mendeteksinya adalah dengan mengukur jumlah sel-sel darah putih, karena biasanya seseorang dengan HIV akan memiliki jumlah sel darah putih yang kecil.

HIV bukan merupakan penyakit yang mudah untuk didiagnosis, ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu kenali gejala yang ada dan melakukan pemeriksaan ke dokter.

Dari Berbagai sumber

pf button both Gejala HIV Mirip Gejala Flu

Sumber Dokter Sehat



Alat Kesehatan Bandung

Monday, April 1, 2013

Gejala Kanker yang Kerap Diabaikan

DokterSehat.com – Penyakit kanker dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Baik pria, wanita, hingga anak-anak berisiko terserang penyakit mematikan ini.


Beberapa jenis kanker tidak menunjukkan gejala awal sehingga banyak orang yang baru menyadari saat penyakit kanker sudah berkembang pesat. Padahal pengobatan akan lebih mudah dilakukan bila kanker sudah diketahui sejak dini.


Gejala kanker yang ditunjukkan berbeda-beda pada pada setiap orang. Berikut gejala kanker yang perlu Anda waspadai:


1. Perubahan pada payudara
Setiap wanita dianjurkan untuk mengenal bentuk payudaranya sendiri agar dapat mengetahui dengan cepat bila terjadi perubahan pada payudara. Gejala kanker biasanya diindikasikan dengan adanya benjolan, penebalan, dan warna kuli yang berubah menjadi kemerahan. Waspadai pula bila terdapat gejala seperti bengkak, kulit mengerut, kulit mengelupas, gatal, atau ruam berminggu-minggu di payudara.


Meski jarang terjadi, pria juga berisiko terkena kanker payudara. Waspadailah bila terdapat  benjolan dan cairan dari puting.


2. Rasa nyeri yang tidak biasa
Sakit atau nyeri terus-terusan bisa jadi pertanda munculnya kanker. terutama bila nyeri yang ditimbulkan bukan disebabkan sakit atau luka yang dirasakan sebelumnya.


3. Perubahan pada testis
Pria berusia 20-39 tahun rentan terkena kanker testis. Karena itu waspadailah setiap perubahan yang terjadi pada testis seperti pembengkakan di skrotum, atau malah mengecil. Kanker testis dapat berkembang sangat cepat sehingga lebih baik bila Anda mengetahuinya sedini mungkin.


4. Cairan berbau


Keluarnya cairan berbau busuk dari vagina merupakan salah satu tanda kanker serviks. Cairan ini terkadang disertai dengan darah dan mungkin terjadi pada sebelum atau setelah menopause. Untuk memastikan penyebab keluarnya cairan ini, Anda bisa melakukan pemeriksaan lab.


5. Kembung


Kanker ovarium biasanya ditandai dengan kembung sebelum makan, nyeri pada panggul dan pinggang serta kencing lebih sering. Segera periksakan diri ke dokter bila gejala ini berlangsung selama lebih dari dua minggu.


6. Perubahan pada kelenjar getah bening
Waspadalah bila terjadi pembengkakan atau benjolan di ketiak, leher, atau di tempat yang lain. Terutama bila semakin hari benjolan makin membesar hingga lebih dari satu bulan.


7. Demam
Demam adalah salah satu gejala kanker darah stadium awal, terutama pada limfoma atau leukimia. Demam dapat muncul saat kanker sudah menyebar ke organ tubuh lainnya.


8.  Penurunan berat badan secara dratis
Berat badan yang turun secara mendadak tanpa adanya usaha diet tertentu patut diwaspadai. Biasanya berat badan yang turun secara drastis berhubungan dengan kanker kolon atau kanker organ pencernaan lainnya.


9. Gangguan nyeri pada perut dan depresi
Setiap pria yang mengalami gangguan nyeri perut disertai depresi perlu diperiksa lebih lanjut karena para ahli menemukan adanya hubungan antara depresi dengan kanker pankreas.


10. Lelah berlebihan
Kondisi tubuh yang mengalami kelelahan yang berlebihan dan tidak membaik meski sudah beristirahat merupakan salah satu gejala kanker. Kondisi ini muncul setelah kanker berkembang atau juga bisa terjadi pada gejala awal kanker seperti kanker usus besar atau leukimia.


11. Batuk tak kunjung sembuh
Batuk yang terus menerus selama tiga atau empat minggu bisa menjadi gejala kanker atau pertanda munculnya masalah lain seperti radang paru-paru kronis.


12. Sulit menelan
kesulitan saat menelan makanan bisa jadi pertanda adanya kanker pada saluran pencernaan seperti kanker esofagus.


Perhatikan setiap gejala atau perubahan yang terjadi pada tubuh Anda. Mengetahui gejala kanker lebih dini dapat membantu pengobatannya.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Sunday, March 24, 2013

Gejala Kanker Prostat


Gejala Kanker Prostat Posted on March 18, 2013 | belum ada komentar

Doktersehat.com – Kanker prostat merupakan tumor ganas yang berkembang di dalam kelenjar prostat. Biasanya pria yang berusia lebih dari 50 tahun akan mengalami pembesaran prostat secara bertahap. Tapi, beberapa pria bisa mengalami pembesaran prostat abnormal yang diakibatkan oleh perkembangan sel prostat yang di luar kendali.

Sel yang bermutasi menjadi sel kanker bisa menyebar secara metastasis dari jaringan prostat ke bagian tubuh yang lain. Penyakit ini sering dialami pria yang berusia di atas 60 tahun. Namun, belum diketahui pasti apa penyebabnya, berikut ini beberapa faktor yang memicu munculnya kanker prostat:

Faktor genetikPaparan logam kadmiumKegemukanDiet tinggi lemak dan rendah seratPria kulit putih dan kulit hitam lenih berisiko terkena kanker prostat ketimbang pria Asia.

Gejala Kanker Prostat

Pembengkakan kelenjar prostat gejalanya hampir mirip dengan kanker prostat. Untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya diharapkan seorang pria segera memeriksakan diri jika mengalami gejala berikut ini:

1. Sulit berkemih

Tumor yang tumbuh dalam kelenjar menyebabkan kelenjar prostat di sekitar saluran kemih membesar. Akibatnya, urin yang keluar sedikit-sedikit atau sering muncul rasa ingin buang air tapi tidak ada urin yang keluar.

2. Nyeri saat berkemih

Tekanan tumor pada saluran kemih menyebabkan munculnya rasa nyeri. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya infeksi prostat yang disebut prostatitis. Gejala ini juga bisa menunjukkan adanya hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

3. Keluar darah saat berkemih

Jarang terjadi gejala keluarnya darah saat berkemih. Namun, hal ini tidak boleh diabaikan, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter walaupun hanya sedikit darah yang keluar.

4. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Saat ereksi aliran darah menuju penis terhalang oleh tumor prostat sehingga mengakibatkan susah ereksi. Kondisi ini juga bisa menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Namun, gejala ini juga bisa disebabkan pembesaran prostat.

5. Sulit BAB

Tumor pada kelenjar prostat yang berada di bawah kandung kemih dan di depan rektum dapat mengakibatkan terganggunya pencernaan. Susah BAB yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan pembesaran prostat akibat penekanan kelenjar secara terus menerus.

6. Nyeri terus-menerus di punggung bawah, panggul, atau paha bagian atas

Kanker prostat kerap kali menyebar ke daerah-daerah seperti punggung bawah, panggul, dan pinggul sehingga rasa nyeri di bagian ini bisa mengindikasikan adanya gangguan.

7. Sering berkemih di malam hari

Segera periksakan ke dokter bila Anda lebih dari sekali terbangun di malam hari hanya untuk berkemih.

8. Urin menetes

Gejala ini mirip dengan mengompol atau inkontinensia urin. Urin tidak bisa ditahan sehingga keluar perlahan. Namun, jika keluar alirannya tidak cukup kuat.

9. Usia di atas 50 tahun dan berisiko

Pada usia lanjut pria akan berisiko terserang kanker prostat, terlebih bila Anda memiliki faktor risiko.

Kanker prostat dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat yakni dengan rajin berolahraga, mengonsumsi banyak sayur dan buah yang kaya antioksidan, serta mengurangi makanan berlemak. Slain itu, hindari pula kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Dari berbagai sumber

pf button both Gejala Kanker Prostat

Sumber Dokter Sehat



Alat Kesehatan Bandung

Friday, March 22, 2013

Kenali Gejala Skizofrenia



Doktersehat.com – Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan yang mempengaruhi fungsi otak manusia, fungsi normal kognitif, emosional, dan tingkah laku. Gangguan ini biasanya ditandai dengan hilangnya perasaan afektif atau respons emosional, bahkan penderita akan menarik diri dari pergaulan. Penderita skizofrenia sering kali mengalami halusinasi dan delusi.

Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain:
Ketidakmampuan mengekspresikan emosi yang ditunjukkan dengan sikap acuh tak acuh, jarang tersenyum, dan raut muka yang dingin.Terjadinya penyimpangan komunikasi. Penderita akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembicaraan yang terarah dan cenderung menyimpang dari pembicaraan (tanjential) atau terkadang berputar-putar (sirkumstansial)Adanya gangguan atensi seperti ketidakmampuan fokus, mempertahankan, atau memindahkan atensi.Adanya gangguan perilaku seperti menjadi tertutup, pemalu, tidak disiplin, tidak senang bersosialisasi, tidak dapat menikmati rasa senang, mengganggu dan menantang tanpa alasan yang jelas.
Gejala-gejala skizofrenia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:
Gejala-gejala Positif
Gejala positif adalah gejala-gejala yang  merupakan manifestasi jelas yang dapat dilihat orang lain. Penderita skizofrenia biasanya mengalami gejala yang psikosis, yakni ketidakmampuan untuk mengenali realitas sehingga cenderung memperlihatkan perilaku yang aneh atau tidak tepat. Penderita akan mengalami halusinasi (pengalaman inderawi yang sebenarnya tidak ada) atau mengalami delusi (menginterpretasikan dunia yang berbeda dengan kenyataan). Kedua gejala ini bisa datang bersaam atau sendiri-sendiri.

Selain itu, psikosis juga ditunjukkan dengan perilaku tek terduga seperti berpakaian atau berpenampilan aneh. Perilaku yang tidak teratur juga kerap ditunjukkan dengan berperilaku seperti anak kecil, marah-marah atau berteriak-teriak tanpa alasan yang jelas.

Pada penderita skizofrenia yang sudah kronis sering ditandai dengan munculnya gangguan katatonik (katatonia). Penderita akan berdiri lama, mengangkat alis sepanjang waktu, dan berjalan dengan jari kaki.
Gejala-gejala Negatif
Gejala negatif merupakan hilangnya fungsi normal dan ciri khas seseorang. Gejala ini ditunjukkan dengan emosi yang datar, penurunan energi, hilangnya inisiatif, penarikan diri terhadap lingkungan sosial, mengabaikan kebersihan diri, ketidakmampuan menikmati hal-hal yang disenangi, dan ckurangnya kemampuan bicara (alogia).

Jenis skizofrenia menurut Kraepelin:
Skizofrenia kompleks ditunjukkan dengan terjadinya kemunduran kemauan dan kedangkalan emosi.Jenis bebefrenik disertai dengan munculnya gangguan kemauan, gangguan berfikir, dan adanya pepersonalisasi.Jenis katatonik diperlihatkan dengan ketidakpedulian penderita terhadap lingkungannya. Jenis ini biasanya akut dan dimulai dengan stress emosional.Jenis paranoid biasanya disertai waham pimer dan sekunder serta halusinasi.Episoda skizofrenia akut, gejalanya biasanya muncul secara tiba-tiba dan penderita seperti sedang bermimpi. Kondisi ini mengakibatkan seakan0akan dunia luar dan dirinya sendiri berkabut.Skizofrenia residual biasanya memperlihatkan gangguan emosi dan afek, gangguan pikiran dan kemauan.Jenis skizo-afektif ditunjukkan dengan munculnya gejala skizofrenia secara bersamaan disertai gejala depresi atau gejala mania.
Jenis- jenis pengobatan pada skizofrenia:
Farmakologi, untuk skizofrenia menahun diberikan neroleptika dosis rendah, sementara untuk penderita dengan psikomotorik yang meningkat diberikan dosis lebih tinggi.Terapi elektro-konvulsi (TEK) terapi ini bisa memperpendek serangan skizofrenia dan mempermudah kontak dengan penderita.Terapi koma insulin, jika diberikan lebih dini saat awal terserang maka hasilnya akan memuaskan.Psikoterapi dan rehabilitasi, psikoterapi yang diberikan bersifat suportif individual atau kelompok. Selain itu, penderita diberikan bimbingan agar dapat dapat bersosialisasi kembali di masyarakat.Lobotomi prefrontal, penderita akan diberi pengobatan ini jika terapi lain tidak berhasil dilakukan dan penderita sudah mengganggu lingkungannya.
Pengobatan pada skizofrenia tidak dapat sempurna sembuh tetapi dengan pengobatan dan bimbingan yang baik penderita dapat ditolong untuk berfungsi terus, bekerja sederhana dirumah ataupun diluar rumah.

Dalam pengobatan ini sangat diperlukan kesabaran dari keluarga dan lingkungan untuk menghadapi perilaku penderita.

Dari berbagai sumber
pf button both Kenali Gejala Skizofrenia


Sumber Dokter Sehat



Alat Kesehatan Bandung

Thursday, March 21, 2013

Kenali Gejala Menopause

Doktersehat.com – Menopause merupakan siklus alami tubuh yang dialami tiap wanita. Siklus ini biasanya dialami wanita yang berusia sekitar 35 tahun sampai 50 tahun.


Kebanyakan wanita akan merasa cemas bila siklus kesuburan atau menstruasi berakhir karena menopause biasanya bisa berdampak pada kondisi fisik dan psikologis seseorang. Agar Anda bisa mempersiapkan diri sebelum terjadinya menopause sebaiknya kenali dulu gejala manopause berikut ini:


1. Gejala pertama yang manandai munculnya menopause adalah periode tidak teratur. Kondisi ini bisa timbul lebih cepat atau lebih lamba yang biasanya ditunjukkan dengan haid yang deras atau malah sangat ringan. Hal ini disebabkan ketidakstabilan hormon dalam tubuh yang bekerja untuk menghentikan masa kesuburan Anda.


2. Gejala lain yang menunjukkan munculnya menopause adalah perubahan suhu tubuh yang tidak teratur atau hot flashes. Dalam kondisi seperti ini tubuh akan merasa gerah, panas, atau dingin. Kondisi ini dipengaruhi penurunan estrogen dalam tubuh.


3. Gangguan insomnia biasanya kerap dialami oleh wanita yang mengalami menopause. Hal ini dikarenakan kondisi tubuh yang tidak nyaman serta timbulnya hot flashes. Gangguan ini tidak hanya disebabkan keluarnya keringat di malam hari, tapi juga disebabkan kurangnya hormon perangsang tidur yakni hormon progesteron.





Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, March 19, 2013

Kenali Gejala Menopause



Doktersehat.com – Menopause merupakan siklus alami tubuh yang dialami tiap wanita. Siklus ini biasanya dialami wanita yang berusia sekitar 35 tahun sampai 50 tahun.

Kebanyakan wanita akan merasa cemas bila siklus kesuburan atau menstruasi berakhir karena menopause biasanya bisa berdampak pada kondisi fisik dan psikologis seseorang. Agar Anda bisa mempersiapkan diri sebelum terjadinya menopause sebaiknya kenali dulu gejala manopause berikut ini:

1. Gejala pertama yang manandai munculnya menopause adalah periode tidak teratur. Kondisi ini bisa timbul lebih cepat atau lebih lamba yang biasanya ditunjukkan dengan haid yang deras atau malah sangat ringan. Hal ini disebabkan ketidakstabilan hormon dalam tubuh yang bekerja untuk menghentikan masa kesuburan Anda.

2. Gejala lain yang menunjukkan munculnya menopause adalah perubahan suhu tubuh yang tidak teratur atau hot flashes. Dalam kondisi seperti ini tubuh akan merasa gerah, panas, atau dingin. Kondisi ini dipengaruhi penurunan estrogen dalam tubuh.

3. Gangguan insomnia biasanya kerap dialami oleh wanita yang mengalami menopause. Hal ini dikarenakan kondisi tubuh yang tidak nyaman serta timbulnya hot flashes. Gangguan ini tidak hanya disebabkan keluarnya keringat di malam hari, tapi juga disebabkan kurangnya hormon perangsang tidur yakni hormon progesteron.



Sumber Dokter Sehat



Alat Kesehatan Bandung