Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Hingga. Show all posts
Showing posts with label Hingga. Show all posts

Thursday, July 11, 2013

7 Fobia Paling Ekstrem, Takut Duduk Hingga Takut Ibu Mertua

Jakarta - Beberapa manusia memiliki satu atau dua fobia sekaligus dalam hidupnya. Kebanyakan fobia yang terjadi pada manusia adalah fobia pada benda atau hewan akibat trauma yang berkepanjangan. Tetapi ada lho beberapa fobia yang tidak biasa yang terjadi pada manusia modern saat ini.

Berikut beberapa ketakutan alias fobia ekstrem dan tak biasa yang dialami manusia, seperti dilansir Listverse, Rabu (10/7/2013):



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Saturday, June 1, 2013

Minum 3 Liter Soda Tiap Hari, Paru-paru Menggelembung Hingga Meninggal

Haworth, Inggris, Soda memang tak baik untuk kesehatan, apalagi bila diminum secara berlebihan. Gara-gara kebiasaan minum soda hingga 3 liter setiap hari, paru-paru seorang pria menggelembung hingga akhirnya meninggal dunia.

Paul Inman (30) memiliki kebiasaan yang buruk. Setiap harinya ia menenggak 3 liter soda untuk memuaskan dahaga. Tapi minum terlalu banyak soda menyebabkan paru-parunya membengkak hingga empat kali lipat berat normal. Paul pun harus meninggal dalam tidurnya.


Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kebiasaan minum Paul yang berlebihan disebabkan karena ia menderita Aspergers Syndrome.


"Saya bukan ahli patologi tapi saya membuat kesimpulan tersebut dua jam setelah ia meninggal. Saya sudah mengatakan selama ini bahwa penyebab itulah (Aspergers Syndrome) yang membuatnya minum berlebihan, benar-benar berlebihan," jelas ibu Paul, Alison Inman, yang berasal dari Bradford, West Yorks, seperti dilansir Thesun, Kamis (30/5/2013).


Paul mulai minum soda secara berlebihan sejak ia masih berusia 10 tahun. Menurut ibunya, keluarga sudah menduga bahwa kebiasaannya tersebut bisa menjadi penghancur untuk tubuhnya sendiri.


Selain minum soda, Paul juga tidak bisa berhenti menghisap rokok. Bila tidak dijaga dengan baik, ia bisa merokok 20 batang hanya dalam satu jam.


Paul tinggal di sebuah flat di Three Sisters Home Care, Haworth, di mana ia ditemukan tewas di kamar tidurnya oleh seorang petugas pada 10 Maret tahun lalu.


"Kematian Paul adalah karena minum berlebihan dengan akar kebiasaan yang berasal karena ia penderita Aspergers. Dia sudah diketahui memiliki kadar natrium rendah karena volume cairan yang ia minum," jelas Dr Deirdre McKenna, seorang patolog yang menangani kasusnya.


(mer/up)





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Friday, May 31, 2013

Khasiat Minyak Zaitun dari Menghaluskan Kulit Hingga Mencegah Kanker

DokterSehat.com – Khasiat minyak zaitun sudah dikenal sejak dulu. Hampir seluruh dunia menggunakan minyak yang diperoleh dari buah zaitun atau Olea europaea ini untuk mengolah makanan sampai terapi penyakit tertentu.


Ada tiga jenis minyak zaitun, yakni:


1. Extra Virgin Olive Oil, jenis ini paling banyak khasiatnya.


2. Olive Oil, biasa digunakan sebagai pengganti minyak untuk menggoreng.


3. Virgin Olive Oil, biasa untuk campuran masakan atau hidangan tumisan.


Minyak zaitun mengandung monounsaturated fattu acids dan juga unsur-unsur anti oksidan yang tinggi di dalamnya. Jadi, tak heran bila minyak ini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Berikut ini khasiat minyak zaitun bagi kesehatan tubuh:


1. Mengurangi Kolesterol Jahat (LDL)


Minyak zaitun jenis extra virgin efektif menurunkan kolesterol LDL. Sudah banyak riset yang membuktikan bahwa minyak zaitun mampu menurunkan secara total kadar kolesterol dan kolesterol jahat.


2. Mencegah Kanker


Mengonsumsi minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari sejumlah penyakit kanker seperti kanker rahim, kanker colon, kanker ovarium.


3. Khasiatnya sama dengan ASI


Menurut hasil riset di Spanyol tahun 1996 menunjukkan bahwa kandungan lemak dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Kandungan ini juga ditemukan dalam minyak zaitun. Karena itulah minyak zaitun bermanfaat layaknya ASI.


4. Membunuh Kutu di Kepala


Minyak zaitun juga berkhasiat membunuh kutu di rambut. Dalam beberapa jam saja minyak zaitun bisa membunuh kutu di kepala hingga 276.


5. Menekan Radang Sendi


Hasil penelitian terhadap 145 orang pengidap radang sendi di Yunani menunjukkan bahwa minyak zaitun baik untuk melindungi tubuh dari penyakit radang sendi.


6. Mengurangi Risiko Terkena Tukak Lambung


Menurut hasil studi dari kandungan gizi dalam minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.


7. Merawat Kesehatan Kulit dan Kecantikan


Dalam bidang kecantikan dan perawatan kulit minyak zaitun sering digunakan dalam body lotion dan cream. Untuk perawatan wajah, minyak zaitun bisa dicampur dengan masker lalu dioleskan langsung di kulit wajah. Produk kecantikan yang mengandung minyak zaitun dipercaya bisa membantu menjaga kelembaban dan elastisitas kulit serta memperlancar proses regenerasi kulit sehingga membuat kulit tidak mudah berkerut dan terjaga kelembabannya.


Minyak zaitun juga berkhasiat mengencangkan payudara, menghaluskan kulit, menguatkan kuku, serta mengurangi kulit yang menebal di telapak kaki. Untuk merawat kesehatan kulit di tubuh secara keseluruhan bisa dioleskan ketika mandi. Kulit tubuh pun akan terjaga kelembabannya dan terlihat lebih bercahaya.

Khasiat Minyak Zaitun dari Menghaluskan Kulit Hingga Mencegah Kanker, 5.0 out of 10 based on 1 rating


Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Saturday, May 25, 2013

Jaga Kebugaran, Pria Bisa Terhindar dari Kanker Hingga 25 Tahun ke Depan

Jakarta, Berbagai jenis penyakit takkan mudah mendekat jika Anda konsisten menjaga kesehatan dan kebugaran. Hal yang sama juga diungkap sebuah studi baru yang menyatakan bahwa kebugaran dapat melindungi Anda dari kanker, bahkan hingga 25 tahun mendatang.

Secara spesifik, studi ini menemukan bahwa pria yang paling bugar ketika berusia 50 tahun di tahun 1970-an berpeluang paling kecil untuk terserang kanker paru-paru atau kanker usus 20-25 tahun kemudian.

Bahkan semakin bugar seorang pria yang divonis mengidap kanker paru-paru. kanker usus atau kanker prostat ketika menginjak usia di awal 50-an, maka semakin kecil kemungkinan mereka untuk meninggal karena penyakitnya tersebut.

"Ini adalah kabar gembira bagi orang-orang yang tak hanya ingin menurunkan risiko penyakit jantung tapi juga kankernya. Pasalnya ada dua hal yang tak bisa Anda ubah yaitu gen dan usia Anda. Tapi Anda bisa jadi lebih bugar," tandas Dr. Susan Lakoski, seorang dokter ahli penyakit jantung dari University of Vermont, AS yang memimpin studi ini seperti dilansir NBCNews, Selasa (21/5/2013).

Temuan ini didasarkan pada pengamatan terhadap data rekam medis lebih dari 17.000 pasien Cooper Institute, Dallas yang didirikan oleh penemu istilah 'aerobik', Dr. Kenneth Cooper. Awalnya seluruh partisipan menjalani tes kebugaran pada kunjungan pertama mereka ke institut tersebut, kemudian institut ini mencatat rekam medis setiap partisipan.

Tingkat kebugaran partisipan diukur dengan MET atau metabolic equivalent of task. "Satu MET itu sama dengan duduk di sofa," terang Lakoski.

Saat diminta menjalani tes treadmill dimana partisipan diminta berjalan cepat di sebuah tanjakan, rata-rata pria paruh baya dapat mencapai 9 MET, sedangkan para atlet dapat mencapai lebih dari 15 MET dan atlet elit 20 MET.

Tapi dalam studi ini, partisipan yang paling tak bugar mampu tetap berada di treadmill dengan kecepatan penuh kurang dari 13,5 menit jika usianya 40-49 tahun; kurang dari 11 menit jika usianya 50-59 tahun dan kurang dari 7,5 menit jika usianya lebih dari 60 tahun.

Lalu 20-25 tahun kemudian, 2.332 partisipan dilaporkan didiagnosis dengan kanker prostat, 276 terkena kanker usus, sedangkan 277 partisipan divonis kanker paru-paru. 347 partisipan lainnya diketahui meninggal dunia akibat kanker-kanker tersebut, disamping 159 partisipan yang diketahui meninggal karena penyakit jantung.

Dari situ peneliti menyimpulkan jika partisipan yang paling fit berpeluang 68 persen lebih kecil untuk terserang kanker paru-paru dan berisiko 38 persen lebih kecil untuk mengidap kanker usus dalam kurun waktu 20 tahun mendatang. Kalaupun partisipan mengidap kanker, mereka yang paling bugar dikatakan secara signifikan berpeluang lebih kecil untuk meninggal dunia akibat ketiga jenis kanker tersebut.

Dengan kata lain, Lakoski menyatakan bahwa untuk setiap penambahan tingkat kebugaran pada pria maka risikonya untuk meninggal dunia akibat kanker berkurang hingga 14 persen dan dari penyakit jantung sebesar 23 persen. Tapi obesitas tidak berpengaruh sama sekali terhadap hal ini.

Namun Lakoski dan American Society of Clinical Oncology (ASCO) sepakat jika temuan ini bukan berarti menunjukkan bahwa pria yang paling bugar pasti lebih kuat dan lebih mampu bertahan dari kanker yang diidapnya. Sebab hormon-hormon seperti prostaglandin dan insulin tampaknya juga memainkan peranan penting, disamping sistem kekebalan dan sebuah proses yang disebut dengan oksidasi yang dapat merusak sel-sel tubuh berikut DNA-nya.

(vit/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Wednesday, May 8, 2013

Diet Tinggi Protein Mampu Turunkan Hingga 10 Kg Dengan Cepat

49 Diet Tinggi Protein Mampu Turunkan Hingga 10 Kg Dengan Cepat

DokterSehat.com – Diet untuk menurunkan berat badan identik dengan menahan rasa lapar. Namun, berbeda halnya dengan diet protein. Diet ini justru merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi menu diet yang nikmat dan memberi rasa kenyang lebih lama. Bila dilakukan dengan benar diet ini dapat menurunkan berat badan Anda secara optimal.


Diet tinggi protein dilakukan dengan mengonsumsi protein harian minimal 1, 5 gram per kilo dari berat badan atau 30-40 persen dari total kalori zat gizi makro yang dianjurkan. Jika dalam sehari seseorang membutuhkan 1800 kalori maka selama diet dianjurkan untuk mengonsumsi protein sekitar 45 sampai 218 gram per hari.


Dari hasil penelitian di Skotlandia diketahui bahwa diet tingggi protein yang dilakukan selama 8-12 minggu mampu menurunkan berat badan sebanyak 6,5 kg sampai 10 kg. Lemak menurun dari 36, 7 persen menjadi 34 persen. Lingkar pinggang pun menyusut mulai dari 6 cm hingga 9, 4 cm. Hasilnya akan lebih baik bila diet tinggi protein dibarengi dengan diet tinggi serat dan aktivitas fisik secara rutin.


Selama menjalankan diet ini seseorang akan memperbanyak konsumsi protein, terutama hewani serta mengurangi konsumsi karbohidrat. Dengan begitu, tubuh akan dipaksa membakar timbunan lemak lalu diubah menjadi energi sehingga berat badan pun dapat menurun dengan cepat. Anda juga akan merasa kenyang kbih lama karena gula darah stabil sepanajng hari.


Namun sayangnya, konsumsi tinggi protein namun rendah kadar karbohidrat dan serat dapat mengganggu kerja dan fungsi organ tubuh lainnya. Kerja ginjal akan lebih berat akibat meningkatnya sisa metabolisme protein sehingga dapat berisiko menyebabkan batu ginjal.


Selain itu, Kurangnya serat bisa menyebabkan usus menimbun banyak lemak, tulang kehilangan kalsium dan tubuh mengalami dehidrasi karena tingginya kadar protein dalam tubuh. Tak heran bila, seseorang yang menjalani diet ini memiliki tubuh ideal tapi ginjalnya rusak sehingga sering melakukan cuci darah.


Diet tinggi protein sebenarnya tidak dapat dilakukan oleh semua orang dengan berbagai usia. Hanya orang dewasa dengan kondisi tubuh yang sehat dan fungsi ginjal normal saja bisa menerapkan diet ini.


Perlu diketahui bahwa diet tinggi protein bukan berarti mengganti karbohidrat dengan protein. Diet ini meningkatkan konsumsi protein yang normalnya berkisar 10-20 persen menjadi 30-40 persen. Bila dilakukan dengan benar maka diet ini akan berdampak positif pada tubuh, seperti normalnya kadar gula dalam darah, lemak darah, hormon insulin, status zat besi dan vitamin B12.


Diet protei yang benar adalah dengan memasukan gizi lengkap dan seimbang dengan jumlah proporsi yang tepat antara 50 persen karbohidrat, 20 persen lemak, dan 30-40 persen protein.





Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Friday, March 29, 2013

Penyandang Epilepsi Lebih Berisiko Mengalami Depresi Hingga Bunuh Diri

Jakarta, Penyebab utama epilepsi belum diketahui dengan pasti hingga saat ini. Epilepsi bisa terjadi kepada siapa saja dan tidak memandang usia. Sayangnya gangguan ini masih mendapat stigma buruk di mata masyarakat. Akibatnya, banyak ditemui kasus penyandang epilepsi yang lantas mengalami depresi.

"Depresi pada epilepsi tercatat cukup tinggi, yaitu sekitar 30 - 50 persen. Jika epilepsi terkontrol dengan baik, maka peluang hidup tanpa serangan akan semakin meningkat sehingga risiko depresi semakin kecil," kata dr Suryo Dharmono, SpKJ(K), spesialis psikiatri dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dalam diskusi media bertema 'World Purple Day 2013: Mari Peduli Epilepsi' yang diselenggarakan Abott di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (20/3/2013), dr Suryo menjelaskan bahwa tinginya risiko depresi ini disebabkan karena stigma yang masih melekat mengenai epilepsi, baik stigma dari diri sendiri maupun dari lingkungan.

Dr Suryo menceritakan bahwa beberapa pasien yang datang kepadanya ada yang baru mengalami epilepsi ketika berusia 20 tahun, bahkan ada yang berusia 65 tahun. Karena muncul tanpa sebab yang jelas dan tiba-tiba, penyakit ini sering membuat pasiennya menjadi depresi, bahkan ada yang berpikir untuk bunuh diri.
"Penyandang epilepsi 5 - 10 kali lipat berpeluang bunuh diri dibanding populasi umum. Pada pasien epilepsi yang menyerang lobus temporalis dan lobus frontalis, bisa berisiko 5 kali lipat dibanding penyandang epilepsi umum," ujar dr Suryo.

Penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan dan pasien tidak harus menjalani pengobatan seumur hidup. Oleh karena itu, dr Suryo menyarankan bahwa penting sekali dilakukan destigmatisasi dan membangun persepsi positif terhadap penyandang epilepsi.

Salah satunya adalah dengan membentuk komunitas kelompok bantu diri penyandang epilepsi. Dalam kelompok ini, penyandang epilepsi bisa secara bebas dan terbuka berbagi pengalaman sehingga dapat meningkatkan motivasi untuk hidup mandiri.


Sumber Detik


Alat Kesehatan Bandung