Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Dokter tersebut bernama J. Peter Zegarra. Dewan medis di AS mengaku sudah menegur dokter nakal ini karena menyarankan pasien untuk melakukan oral seks kepada suaminya guna mengatasi refluks asam. Pasiennya yang merupakan seorang wanita ini awalnya datang karena takut asam refleksnya akan mengganggu pemeriksaan endoskopi yang hendak dijalani.
Zegarra yang berpraktik di Sacramento, California sebagai dokter ahli bedah kolorektal ini lalu menyuruh pasien tersebut untuk melakukan oral seks kepada suaminya 2 kali seminggu. Menurut Zegarra, tindakan tersebut dapat menenangkan gangguan refluks asam pasien yang tak disebutkan namanya ini
Seperti dilansir Huffington Post, Selasa (22/5/2013), peristiwa ini sebenarnya sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, namun baru terungkap akhir-akhir ini. Tips sehat ala Zegarra tersebut akhirnya terdengar ke telinga dewan medis di AS. Para anggota dewan mengatakan bahwa saran tersebut tidak pantas, bahkan jika dimaksudkan sebagai lelucon.
Refluks asam adalah mengalirnya asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan ketidaknyamanan pada tenggorokan dan kadang-kadang menyebabkan gangguan suara. Untuk mengurangi refluks asam, dokter biasanya menyarankan agar makan perlahan-lahan sampai tercerna dengan baik dan menghindari makan tepat sebelum tidur.
Ternyata, tak hanya Zegarra saja yang nakal memberikan tips seks untuk mengatasi penyakit pasiennya. Pada bulan September 2012 lalu, seorang dokter di Illinois dituntut setelah diduga memberikan obat kepada 30 pasiennya dengan imbalan mau diajak melakukan kegiatan seksual.
Kegiatan seksual yang dilakukan dengan pasien berkisar dari oral seks, baik saat berkonsultasi maupun di luar jam kerja, bahkan hingga melakukan hubungan intim di ruang pemeriksaan. Tentu saja polah busuk dokter bernama David Gierlus tersebut membawanya jadi pesakitan di persidangan.
Tak hanya itu, pada bulan April 2012 lalu, seorang dokter umum di Inggris menghadapi tuduhan dari 3 pasien wanitanya Dia diadukan karena si dokter menganiaya dan melakukan hubungan seks dengan pasien beberapa kali di meja operasi. Selama tahun 2003 - 2005, dokter cabul tersebut memakai alasan bahwa 'terapi'-nya dapat membantu menyelamatkan pernikahan pasien.
(pah/vit)
"Yang paling peru diingat, selalu mengendarai motor maupun mobil dalam keadaan kesadaran penuh," pesan Dr Firdaus Saleh SpB(K), dokter bedah dari RS Pelni Jakarta saat dihubungi detikHealth, Jumat (24/4/2013).
Selain itu, Dr Firnaus juga menyampaikan beberapa pesan lain sebagai berikut:
- Jangan habis mabuk-mabukan
- Jangan berkendara saat sedang sakit
- Gunakan pelindung, seperti helm berstandar SNI
- Kendalikan emosi
"Seringkali orang yang sedang marah atau sedih akan mengendarai kendaraannya dengan asal, sehingga berisiko kecelakaan,"
- Jangan gunakan gadget selama berkendara
"Sekalipun hanya mengangkat telepon, akan mengalihkan fokus," kata
Dr Firdaus menambahkan, kondisi lingkungan kadang-kadang juga berpengaruh pada keselamatan berkendara. Faktor lain seperti jalanan yang sepi juga memicu seseorang memacu kecepatan alias ngebut.
"Biasanya korban sebelumnya akan merasa jalanan sepi sehingga ngebut, padahal bisa-bisa ada kendaraan lain yang lewat sehingga ia kaget dan rem mendadak," katanya.
Sebelumnya, Dr Firdaus mengatakan bahwa benturan keras di kepala merupakan cedera yang paling mematikan saat terjadi kecelakaan jalan raya. Cedera lain yang mematikan adalah perdarahan dan patahan tulang rusuk yang menusuk organ dalam seperti jantung dan paru-paru.