Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label dengan. Show all posts
Showing posts with label dengan. Show all posts

Wednesday, July 17, 2013

Dengan Popok Ini, Kondisi Kesehatan Bayi Bisa Dideteksi Lho

Jakarta, Untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan bayi, biasanya orang tua memeriksakan buah hatinya ke dokter atau melalui tes laboratorium. Tapi sekarang, kesehatan buah hati bisa dideteksi melalui popok, lho.

Pixie Scientific yang berbasis di New York kini tengah mengembangkan popok cerdas yang bisa melacak urine bayi. Di bagian bawah popok terdapat kode yang akan berubah warna setelah bayi buang air kecil. Untuk mendapat informasi dari 'kecerdasan' popok tersebut, orang tua perlu memindai popok dengan aplikasi pendamping.

Tak hanya itu, popok ini juga bisa mendeteksi infeksi saluran kemih, dehidrasi yang berkepanjangan, dan masalah ginjal pada bayi. Popok ini juga bisa menunjukkan grafik kesehatan si bayi setelah beberapa bulan pelacakan.

Seperti dilansir mobihealthnews.com, Rabu (10/7/2013), dalam websitenya, Pixie Scientific menekankan bahwa terobosan baru ini diciptakan bukan sebagai gadget baru, melainkan produk yang bisa mempermudah kehidupan sehari-hari dan membantu orang tua benar-benar menemukan alasan mengapa harus membawa anaknya ke dokter.

Pixie Scientific tengah melakukan studi pertama untuk melanjutkan manufaktur produk ini. Mereka juga sedang melakukan proses registrasi FDA. Penelitian akan dilakukan di University of California San Francisco Benioff Children's Hospital. Selain itu, akan dipelajari juga bagaimana kinerja popok tersebut dalam memantau kesehatan bayi hingga ia bisa mendapat perawatan intensif.

Menurut New York Times Blog, penemu popok cerdas ini, Yaroslav Faybishenko, mengatakan bahwa popok cerdas ini akan dibanderol 30 persen lebih mahal dari popok biasa. Namun demikian, masih ada popok cerdas lainnya yang layak menjadi sorotan tahun ini. Bulan Mei lalu, produsen popok bayi ternama di Brazil mengumumkan produknya yang bernama TweetPee. Popok ini akan mengirimkan tweet dari clip-on ke monitor aplikasi pendamping sehingga orang tua bisa tahu kapan waktunya popok harus diganti.

Aplikasi ini juga membantu mengingatkan orang tua kapan waktunya harus membeli popok. Produk ini sedang diuji dan diharapkan bisa diluncurkan dalam waktu dekat.

(vit/vta)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Friday, July 12, 2013

Mengisi Waktu Jelang Buka Puasa dengan Olahraga Ala Cindy Herin

Jakarta, Menjaga kebugaran penting dilakukan agar tidak mudah sakit selama menjalankan ibadah puasa. Hal itu diakui oleh Putri Wirausaha Kreatif 2013, Cindy Herin Adisa Handatary (21) yang mengaku hobi berenang. Baginya, olahraga bisa dijadikan alternatif kegiatan untuk mengisi waktu jelang buka puasa.

Cindy memang lebih suka olahraga menjelang berbuka puasa. Bagi Cindy, olahraga tak cuma untuk menjaga kesehatan tetapi juga bisa menjadi pengisi waktu sambil menunggu saatnya buka puasa. Lalu apa jenis olahraganya?

"Paling jogging saja sih, atau olahraga ringan lainnya. Paling skipping," kata Cindy saat ditemui di Kantor Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Jl Imam Bonjol Jakarta Pusat, dan ditulis pada Kamis (11/7/2013).

Cindy yang tengah menempuh pendidikan S2 di Sekolah Bisnis Manajemen MBA ITB tidak merasa takut kelelahan lalu batal puasanya. "Skipping, mungkin capek kalau lama. Tapi kalau cuma setengah jam, itu pun waktunya udah mau buka puasa, ya sekalian capek, sambil nunggu sebentar lagi buka," terang Cindy.

Di hari-hari biasa, Cindy selalu menyempatkan diri berolahraga minimal seminggu 2 kali. Selain hobi berenang, ia juga senang jogging dan sering melakukannya bersama teman-temannya. Apakah saat puasa masih sering berenang?

"Kalau renang ya nggak mungkinlah ya, nanti malah nggak sengaja keminum airnya," ucap dia.

(up/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Thursday, July 11, 2013

Dengan Menggambar Makanan, Anda Bisa Perbaiki Mood dan Cegah Obesitas

Jakarta, Selama ini usaha penurunan berat badan sering gagal karena mood yang sedih. Mengapa? Sebab banyak orang memperbaiki mood mereka dengan makan. Menurut hasil studi terbaru, menggambar makanan yang kita sukai juga bisa membantu memperbaiki mood dan tentu mencegah obesitas.

Studi yang dilakukan di St Bonaventure University, New York, Amerika Serikat, ini menunjukkan bahwa tidak perlu makan pizza, pai, dan cake untuk memperbaiki suasana hati. Sebab menggambar makanan selain memperbaiki mood, kegiatan ini juga bisa dilakukan untuk membantu menjaga berat badan tetap stabil, seperti dilansir Daily Mail, Rabu (10/7/2013).

Sebanyak 61 orang siswa menjadi responden dalam studi ini, dengan dua pertiganya berjenis kelamin perempuan. Secara acak semuanya dibagi menjadi 4 kelompok dan diberi pensil berwarna merah, hijau, dan hitam. Kemudian, responden diminta untuk menggambar makanan yang diletakkan di depan mereka.

Kelompok pertama diminta untuk menggambar cupcake tinggi-lemak dan tinggi-gula; kelompok kedua diminta untuk menggambar pizza; kelompok ketiga diminta untuk menggambar stroberi; dan kelompok keempat diminta untuk menggambar paprika.

Saat melakukan proses menggambar, seluruh siswa dalam kondisi belum makan. Selain tingkat kelaparannya, sebelum dan sesudah 5 menit menggambar mereka juga diukur mood dan tingkat kebahagiaannya. Metode ini digunakan oleh psikolog untuk menilai perubahan mood.

Hasilnya, tak satu pun dari semua kelompok merasa lebih lapar setelah menggambar. Namun hasil dalam perubahan mood memberi hasil yang cukup signifikan.

Menggambar pizza meningkatkan mood mereka menjadi lebih gembira sebanyak 28 persen; menggambar cupcake meningkat 27 persen; sementara menggambar stroberi meningkat 22 persen; dan menggambar paprika meningkat 1 persen saja.

Berdasarkan hasil ini, para peneliti mencatat bahwa karena semua responden diberi pensil dengan warna yang sama, maka perubahan mood ini kemungkinan besar disebabkan oleh perbedaan jenis makanan yang digambar.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of Behavioural and Brain Science. Di sini disebutkan bahwa sudah terbukti melihat gambar makanan saja sudah memberi dampak positif pada suasana hati seseorang. Diharapkan dengan hasil studi terbaru ini program penurunan berat badan atau diet hidup sehat bisa semakin mudah dijalankan.

(vit/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Sunday, June 9, 2013

3 Hal yang Membuat Rokok Bisa Bersahabat dengan Kanker

Jakarta, Bermain-main dengan maut, karena pria suka tantangan. Agaknya demikian pesan tersembunyi yang ingin disampaikan iklan rokok. Jelas, ada banyak alasan mengapa rokok bisa membunuh, tapi selalu saja ada alasan untuk membantahnya. Dari segi medis, rokok terbukti memicu kanker.

"Rokok itu secara langsung dapat memicu kanker karena 3 hal. Pertama, karena rokok itu karsinogen, jadi dia dapat memicu DNA dalam sel-sel untuk bermutasi dan menjadi kanker. Kedua, rokok itu toksik, banyak mengandung racun. Ketiga, rokok itu adiktif, jadi orang yang kecanduan sulit berhenti merokok," kata Dr. Sita Andarini, SpP(k), PhD kepada detikHealth, Kamis (30/5/2013).


Dr Sita yang merupakan staf pengajar Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI dan spesialis kanker paru di RSUP Persahabatan ini menjelaskan, ada berbagai jenis racun yang bersembunyi dalam dalam sebatang rokok. Selain terkandung tar dan nikotin, ada lebih dari 4.000 zat kimia dan 60 zat pemicu kanker.


"Pada perokok aktif, kemungkinannya untuk mengidap kanker adalah 13,6 kali lebih besar ketimbang yang non perokok. Sedangkan pada perokok pasif, kemungkinannya untuk berkembang menjadi kanker 4 kali lipat lebih besar ketimbang yang non perokok," terang dr Sita.


Oleh karena itu, merokok jelas merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya. Sudah sejak lama pula bahaya merokok ini digaungkan, namun masyarakat masih banyak yang belum menyadari atau menganggap remeh risikonya. Padahal jika dilihat secara statistik, angka kejadian kasus kanker seiring dengan laju pertambahan jumlah perokok.


"Dari data statistik kami melihat, sejak terjadinya kenaikan jumlah perokok di Indonesia, terjadi kenaikan angka kasus kanker. Berbagai penelitian tentang rokok yang dapat memicu kanker juga sudah banyak. Jadi efek langsungnya memang ada," papar dr Sita.


(pah/up)




Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Friday, June 7, 2013

Kini Jantung Tiruan Bisa Dicetak dengan Printer 3D

Washington, Bayangkan jika organ tubuh manusia bisa dibuat di laboratorium, tentu tak ada lagi pasien yang harus menunggu lama untuk mendapat donor yang sesuai. Mungkin hal itu sebentar lagi menjadi kenyataan. Walau belum bisa ditransplantasi, ilmuwan sudah bisa mencetak organ tiruan.

Belum lama ini, para dokter di Children's National Medical Centre in Washington DC sudah bisa membuat jantung buatan. Bukan jantung yang sebenarnya memang, tetapi model 3 dimensi yang dibuat menggunakan mesin printer 3D yang dimanfaatkan untuk meniru organ sebenarnya.

Perangkat ini akan membuat organ tubuh dengan panduan dari gambar yang dihasilkan oleh CT scan atau ultrasound. Informasi tersebut lalu diterjemahkan menjadi lapisan plastik tipis yang ditumpuk-tumpuk sampai membentuk objek tiga dimensi yang menyerupai organ asli.

"Memegang replika jantung memungkinkan saya membuat koneksi yang tidak dimungkinkan dengan hanya melihat organ di layar komputer. Karena Anda punya masalah 3 dimensi," kata ahli jantung pediatrik di Children's National Medical Centre, Laura Olivieri, seperti dilansir Washington Post, Kamis (30/5/2013).

Dengan menggunakan printer 3-D, Olivieri dapat membuat model jantung yang menyerupai organ asli milik pasien sebelum memulai operasi. Karena anatomi jantung pasien sangat unik, model tersebut akan memungkinkan dia untuk melihat anatomi jantung dan melakukan latihan sendiri tanpa melibatkan pasien.

Untuk membantu persiapan ahli bedah yang akan melakukan operasi jantung bayi, seorang ahli robot biomedis bernama Axel Krieger dapat menciptakan model 3D menggunakan campuran plastik yang keras dan lembut. Jadi replika jantung yang dihasilkan terasa mirip yang asli.

"Kami menemukan kombinasi sempurna dari bahan-bahan yang memungkinkan Anda melakukan jahitan atau menusukkan jarum. Rasanya mirip dengan jaringan asli. Anda dapat membuat katup yang lembut, tapi jaringan di sekitarnya lebih keras, juga tulang yang sangat keras," kata Krieger

Pembuatan model 3D ini akan sangat membantu pasien yang memiliki penyakit langka atau rumit, juga bagi pasien yang akan menjalani operasi untuk menyembuhkan cacat bawaan. Apalagi untuk penyakit jantung bawaan, masalahnya sangat terkait dengan struktur organ.

"Pada tingkat tertentu, Anda dapat memprediksi fisiologinya dengan melihat anatomi pasien. Jadi kita dapat memprediksi bagaimana penyakitnya atau seberapa parahkah kondisinya. Penyakit jantung bawaan adalah salah satu aplikasi yang sempurna bagi printer 3D," kata Olivieri.

(pah/up)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Monday, June 3, 2013

Waspada, Gejala Virus Corona Sulit Dibedakan dengan Flu Biasa

Jakarta, Sebuah virus baru mirip SARS yang disebut virus corona, baru-baru ini ditemukan pada manusia dan telah menewaskan seorang pria di Prancis. Virus ini sangat berbahaya dengan tingkat kematian tinggi. Lebih bahayanya lagi, gejala virus ini sulit dibedakan dengan flu biasa.

Virus dengan nama lengkap novel coronavirus (nCoV) merupakan keluarga coronavirus, yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome, serta berbagai penyakit pada hewan.


"Ini merupakan virus turunannya SARS, disebut 'new SARS'. Virus ini berbahaya dan gejalanya susah dibedakan dari flu biasa," tutur Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Praktisi klinis dari FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Kamis (30/5/2013).


Menurut Dr Ari, virus corona sangat berbahaya karena dapat menular dari orang ke orang, serta tingkat mortalitasnya yang tinggi. Dan karena masih tergolong baru, hingga saat ini belum ditemukan vaksin khusus yang diperuntukkan untuk mencegah virus corona.


Yang cukup mengkhawatirkan, gejala virus ini mirip dengan flu biasa, hanya saja lebih cepat menyebar ke paru, menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah atau pneumonia, serta radang paru.


"Gejalanya susah dibedakan dari flu lain, seperti batuk-batuk, bersin, demam tinggi," lanjut dokter yang pernah menjadi tim dokter petugas haji.


Orang-orang dengan kekebalan tubuh rendah adalah yang paling rentan terinfeksi virus mematikan ini, seperti orang yang sedang sakit, lansia, anak kecil, orang yang sedang kelelahan, dalam perjalanan dan makan tidak teratur.


"Untuk pencegahannya, gunakan masker dan sering-sering cuci tangan karena virus tersebut banyak tersebar di lendir, batuk, dahak, tangan atau pegangan pintu," saran Dr Ari.


(mer/up)





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Karena Rokok, Jumlah Pasien Kanker Paru Bersaing dengan TBC

Jakarta, Dulu, penyakit paru-paru yang paling diwaspadai dan membuat nama Indonesia dikenal dunia adalah tuberkulosis (TBC). Namun dengan adanya peningkatan jumlah perokok, kasus TBC dan kanker paru kini saling bersaing untuk merebut perhatian.

"Di Indonesia, di RSUP Persahabatan, memang angka kanker paru meningkat pesat dalam waktu 10 tahun ini. Jika dulu angka TB (tuberkolusis) banyak, sekarang mulai bersaing dengan kanker paru," kata Dr. Sita Andarini, SpP(k), PhD, spesialis paru di RSUP Persahabatan kepada detikHealth, Kamis (30/5/2013).


Indonesia memang tercatat sebagai negara penyumbang kasus TBC nomor 4 di dunia setelah India, China dan Afrika Selatan. Diperkirakan ada 430 ribu kasus TBC baru dan 169 orang di antaranya meninggal setiap hari.


Dr Sita yang juga bertugas sebagai staf pengajar di Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI ini menjelaskan, pada pasien kanker paru, angka kematiannya terhitung tinggi. Penyebabnya karena pasien baru datang ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut, yaitu stadium III-B hingga IV.


"Pada pasien kanker paru dengan stadium III-B sampai stadium IV, itu sudah stadium lanjut, umumnya pasien hanya bisa bertahan 3 - 6 bulan. Kalau stadium I dan II masih bisa diatasi," terang dr Sita.


Peningkatan pasien kanker paru ini tak lepas dari peningkatan jumlah perokok. Data WHO tahun 2008 menyebutkan bahwa jumlah perokok aktif di Indonesia menduduki peringkat 3 terbanyak di dunia setelah China dan India. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa sebanyak 67,4 persen laki-laki dan 4,5 persen perempuan Indonesia adalah perokok aktif.


Jika dihitung, diperkirakan ada sekitar 61,4 juta perokok aktif di Indonesia. Di satu sisi, sekitar 97 juta warga Indonesia yang tak merokok terpaksa ikut berisiko terkena penyakit karena menghirup asap rokok. Pada anak-anak, yang terpapar asap rokok jumlahnya sekitar 43 juta. Sebanyak 11,4 juta di antaranya masih berusia 0 - 4 tahun.


Yang menyedihkan, peningkatan jumlah perokok justru banyak dijumpai pada remaja dan anak-anak. Di antara anak-anak berusia 10 - 14 tahun, terdapat peningkatan jumlah perokok hingga 6 kali lipat dari tahun 1995 hingga 2007. Jika yang merokok di tahun 1995 ada 71.126 anak, maka di tahun 2007 jumlahnya melonjak jadi 426.214 anak.


Akibatnya, diperkirakan ada lebih dari 200.000 orang yang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok, tak terkecuali kanker paru. Penyakit ini tak hanya mengganggu kesehatan, namun juga finansial. Di tahun 2010, beban ekonomi makro akibat penggunaan tembakau mencapai Rp 245,41 Trilyun.


"Untuk kanker sendiri, angka pasien dengan kanker paru dalam 10 tahun ini meningkat 5 kali lipat," pungkas dr Sita.


(pah/up)




Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Wednesday, May 8, 2013

Diet Tinggi Protein Mampu Turunkan Hingga 10 Kg Dengan Cepat

49 Diet Tinggi Protein Mampu Turunkan Hingga 10 Kg Dengan Cepat

DokterSehat.com – Diet untuk menurunkan berat badan identik dengan menahan rasa lapar. Namun, berbeda halnya dengan diet protein. Diet ini justru merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi menu diet yang nikmat dan memberi rasa kenyang lebih lama. Bila dilakukan dengan benar diet ini dapat menurunkan berat badan Anda secara optimal.


Diet tinggi protein dilakukan dengan mengonsumsi protein harian minimal 1, 5 gram per kilo dari berat badan atau 30-40 persen dari total kalori zat gizi makro yang dianjurkan. Jika dalam sehari seseorang membutuhkan 1800 kalori maka selama diet dianjurkan untuk mengonsumsi protein sekitar 45 sampai 218 gram per hari.


Dari hasil penelitian di Skotlandia diketahui bahwa diet tingggi protein yang dilakukan selama 8-12 minggu mampu menurunkan berat badan sebanyak 6,5 kg sampai 10 kg. Lemak menurun dari 36, 7 persen menjadi 34 persen. Lingkar pinggang pun menyusut mulai dari 6 cm hingga 9, 4 cm. Hasilnya akan lebih baik bila diet tinggi protein dibarengi dengan diet tinggi serat dan aktivitas fisik secara rutin.


Selama menjalankan diet ini seseorang akan memperbanyak konsumsi protein, terutama hewani serta mengurangi konsumsi karbohidrat. Dengan begitu, tubuh akan dipaksa membakar timbunan lemak lalu diubah menjadi energi sehingga berat badan pun dapat menurun dengan cepat. Anda juga akan merasa kenyang kbih lama karena gula darah stabil sepanajng hari.


Namun sayangnya, konsumsi tinggi protein namun rendah kadar karbohidrat dan serat dapat mengganggu kerja dan fungsi organ tubuh lainnya. Kerja ginjal akan lebih berat akibat meningkatnya sisa metabolisme protein sehingga dapat berisiko menyebabkan batu ginjal.


Selain itu, Kurangnya serat bisa menyebabkan usus menimbun banyak lemak, tulang kehilangan kalsium dan tubuh mengalami dehidrasi karena tingginya kadar protein dalam tubuh. Tak heran bila, seseorang yang menjalani diet ini memiliki tubuh ideal tapi ginjalnya rusak sehingga sering melakukan cuci darah.


Diet tinggi protein sebenarnya tidak dapat dilakukan oleh semua orang dengan berbagai usia. Hanya orang dewasa dengan kondisi tubuh yang sehat dan fungsi ginjal normal saja bisa menerapkan diet ini.


Perlu diketahui bahwa diet tinggi protein bukan berarti mengganti karbohidrat dengan protein. Diet ini meningkatkan konsumsi protein yang normalnya berkisar 10-20 persen menjadi 30-40 persen. Bila dilakukan dengan benar maka diet ini akan berdampak positif pada tubuh, seperti normalnya kadar gula dalam darah, lemak darah, hormon insulin, status zat besi dan vitamin B12.


Diet protei yang benar adalah dengan memasukan gizi lengkap dan seimbang dengan jumlah proporsi yang tepat antara 50 persen karbohidrat, 20 persen lemak, dan 30-40 persen protein.





Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, April 30, 2013

Hai Perempuan, Yuk Tingkatkan Hormon Estrogen Dengan Nutrisi Ini

Jakarta, Kelelahan dan stres akibat pekerjaan sangat rentan terjadi pada Anda wanita yang aktif bekerja. Namun, jangan sampai hal ini membuat hormon estrogen dalam tubuh berkurang.

Hormon seks wanita yang satu ini ternyata terdapat dalam beberapa nutrisi. Dikutip dari Boldsky, Kamis (18/4/2013) berikut ini jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan estrogen dalam tubuh:


1. Bit (Umbi Merah)


Salah satu tanaman umbi ini kaya akan phytoestrogen dan dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon ini dalam tubuh. Selain itu, bit juga terkenal karena manfaatnya pada kecantikan.


2. Wortel


Buah berwarna oranye ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Tidak hanya kaya akan estrogen, tetapi juga kaya akan antioksidan dan menjauhkan wanita dari hot flashes. Hot flashes atau rasa panas tiba-tiba biasanya terjadi karena ketidakseimbangan atau kurangnya estrogen dalam tubuh.


3. Timun


Timun kaya akan air dan mengandung phytoestrogen. Sebaiknya, selama musim kemarau pastikan untuk menambahkan sayur-sayuran hijau dalam menu makanan Anda.


4. Tofu


Makanan berbahan dasar susu kedelai ini tidak hanya rendah lemak, tetapi juga memiliki kandungan phytoestrogen dan dapat menyeimbangkan hormon di dalam tubuh.


5. Susu Kedelai


Susu kedelai ternyata kaya akan estrogen, zat besi, dan kalsium dan sangat disarankan untuk perempuan. Kurangnya estrogen dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan termasuk kurangnya minat dalam bercinta. Tetapi jika terlalu banyak pun dapat mengganggu kondisi kesehatan.


Keseimbangan hormonal dalam tubuh sangat penting. Jadi, jangan ragu-ragu untuk mengonsumsi nutrisi sehat untuk menjaga keseimbangan hormonal Anda.




 


Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Friday, April 26, 2013

Asal Dilakukan dengan Tepat, Menyusui Bisa Jadi Alat KB Efektif

Jakarta, Selama berabad-abad, memberi ASI kepada anak diyakini bisa menjadi alat KB. Hal ini membuat banyak para pasangan yang hanya bergantung pada kegiatan ini sebagai pencegah kehamilan. Namun nyatanya banyak yang gagal dengan 'alat kontrasepsi' ini. Hmm, padahal jika dilakukan dengan benar menyusui bisa menjadi alat KB yang efektif.

The British Pregnancy Advisory Service menyampaikan jumlah kehamilan tidak direncanakan saat ini mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh ibu muda yang hanya bergantung pada menyusui untuk mencegah kehamilan kembali.

Dikutip dari Mirror, Senin (15/4/2013), Lactational Amenorrhea Method (LAM) memang dipercaya bisa mendukung penggunaan kontrasepsi 'alami' seperti menghindari seks selama masa subur dalam periode menstruasi.

LAM dikutip dari breastfeedingbasics.org, merupakan metode kontrasepsi sementara yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif, tanpa pemberian makanan tambahan lainnya. Meskipun dipercaya dapat menekan kesuburan, namun LAM hanya bekerja secara efektif bila usia bayi kurang dari 6 bulan, periode menstruasi belum kembali, dan seorang ibu menyusui bayinya secara eksklusif, siang dan malam.

Menyusui secara eksklusif berarti diberikan minimal 6 kali dalam 24 jam. Jika ingin sistem LAM bekerja secara efektif, hindari memberi jeda lebih dari 4 jam selama siang hari dan 6 jam saat malam. Jangan pula memberikan minuman atau makanan lain pada bayi Anda.

Dengan LAM, payudara perlu menyediakan kebutuhan menyusui bayi. Hal ini akan merangsang hormon yang menekan ovulasi. Pada saat menyusui, hormon yang berperan adalah prolaktin dan oksitosin. Semakin sering menyusui, maka kadar prolaktin meningkat dan hormon gonadotrophin melepaskan hormon penghambat (inhibitor). Hormon penghambat akan mengurangi kadar estrogen, sehingga tidak terjadi ovulasi.

Setelah seorang perempuan berhenti memberikan ASI eksklusif, maka kegiatan ini menjadi kurang aktif sebagai metode kontrasepsi. Jadi ketika bayi mulai berusia lebih dari 6 pekan dan diberikan makanan tambahan, bahkan jika menstruasi Anda belum kembali, Anda tetap akan bisa hamil. Untuk lebih amannya, gunakanlah alat kontrasepsi lain.

Jadi meskipun menyusii bisa menjadi alat kontrasepsi alami, namun jangan semata-mata bergantung kepada kegiatan ini. Tetap gunakan kondom selama 6 pekan setelah melahirkan, baru setelah itu dilakukan pemeriksaan untuk menggunakan alat kontrasepsi lainnya.

(vit/vit)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Sunday, April 7, 2013

Tubuh Seksi dengan Latihan Beban

DokterSehat.com – Kebanyakan wanita akan berpikir ulang untuk melakukan latihan beban. Bayangan akan postur tubuh yang besar layaknya binaragawan menjadi penyebab utama wanita enggan melakukan latihan ini. Padahal latihan beban mempunyai banyak manfaat bagi wanita yang menginginkan tubuh ideal.

Pada dasarnya pria dan wanita itu berbeda. Pria akan lebih berotot ketimbang wanita meski sama-sama berlatihan dengan beban dan durasi yang sama, serta mengonsumsi protein dalam jumlah yang sama pula. Hal ini disebabkan wanita hanya menghasilkan 1/100 dari jumlah hormon testosteron yang dihasilkan pria. Jadi jangan khawatir menjadi kekar seperti pria pada umumnya.

Ketika melakukan latihan dengan beban berat, otot wanita akan cenderung mengencang dan memadat. Jadi tak heran bila wanita yang rajin latihan beban tubuhnya terlihat kencang dan seksi. Selain itu, masih ada beberapa manfaat dari latihan beban seperti berikut ini:

1. Mencegah osteoporosis

Latihan beban yang disertai diet tinggi kalsium dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan pemodelan tulang. Hal ini penting bagi wanita yang mendekati menopause sebab pada saat itu kepadatan tulang akan menurun.

2. Mengencangkan tubuh

Pembentukan tubuh akan lebih baik dengan melakukan latihan beban yang dapat meningkatkan otot Anda. Alhasil, tubuh Anda terhindar dari masalah kekenduran terlebih pada bokong, perut, payudara, dan seluruh kulit akan lebih kencang.

3. Mengurangi risiko penyakit serius

Latihan beban tak hanya bermanfaat untuk meningkatkan otot dan mengencangkan tubuh, tapi juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, mencegah diabetes, dan membantu meredakan masalah pernapasan.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Latihan beban mampu membangun otot dengan baik. Selain itu, otot mampu membakar kalori bahkan sehabis selesai latihan. Hal ini dapat meningkatkan daya tahan dan meringankan dalam beraktivitas.

5. Mampu membakar lemak

Latihan beban dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membangun otot tanpa lemak. Otot ini mampu membakar lemak meski Anda sedang tidak bekerja. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi wanita yang ingin menurunkan berat badannya.

6. Mengurangi risiko cedera dan meningkatkan postur

Latihan beban bisa meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan otot. Alhasil, sakit punggung dan radang sendi pun akan berkurang karena latihan beban dapat memperkuat otot-otot sekitar sendi.



Sumber Dokter Sehat



Alat Kesehatan Bandung

Tuesday, April 2, 2013

Tubuh Seksi dengan Latihan Beban

DokterSehat.com – Kebanyakan wanita akan berpikir ulang untuk melakukan latihan beban. Bayangan akan postur tubuh yang besar layaknya binaragawan menjadi penyebab utama wanita enggan melakukan latihan ini. Padahal latihan beban mempunyai banyak manfaat bagi wanita yang menginginkan tubuh ideal.


Pada dasarnya pria dan wanita itu berbeda. Pria akan lebih berotot ketimbang wanita meski sama-sama berlatihan dengan beban dan durasi yang sama, serta mengonsumsi protein dalam jumlah yang sama pula. Hal ini disebabkan wanita hanya menghasilkan 1/100 dari jumlah hormon testosteron yang dihasilkan pria. Jadi jangan khawatir menjadi kekar seperti pria pada umumnya.


Ketika melakukan latihan dengan beban berat, otot wanita akan cenderung mengencang dan memadat. Jadi tak heran bila wanita yang rajin latihan beban tubuhnya terlihat kencang dan seksi. Selain itu, masih ada beberapa manfaat dari latihan beban seperti berikut ini:


1. Mencegah osteoporosis


Latihan beban yang disertai diet tinggi kalsium dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan pemodelan tulang. Hal ini penting bagi wanita yang mendekati menopause sebab pada saat itu kepadatan tulang akan menurun.


2. Mengencangkan tubuh


Pembentukan tubuh akan lebih baik dengan melakukan latihan beban yang dapat meningkatkan otot Anda. Alhasil, tubuh Anda terhindar dari masalah kekenduran terlebih pada bokong, perut, payudara, dan seluruh kulit akan lebih kencang.


3. Mengurangi risiko penyakit serius


Latihan beban tak hanya bermanfaat untuk meningkatkan otot dan mengencangkan tubuh, tapi juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, mencegah diabetes, dan membantu meredakan masalah pernapasan.


4. Meningkatkan daya tahan tubuh


Latihan beban mampu membangun otot dengan baik. Selain itu, otot mampu membakar kalori bahkan sehabis selesai latihan. Hal ini dapat meningkatkan daya tahan dan meringankan dalam beraktivitas.


5. Mampu membakar lemak


Latihan beban dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membangun otot tanpa lemak. Otot ini mampu membakar lemak meski Anda sedang tidak bekerja. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi wanita yang ingin menurunkan berat badannya.


6. Mengurangi risiko cedera dan meningkatkan postur


Latihan beban bisa meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan otot. Alhasil, sakit punggung dan radang sendi pun akan berkurang karena latihan beban dapat memperkuat otot-otot sekitar sendi.



Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Monday, March 25, 2013

Marah Berlebihan Tak Sehat, Coba Kelola dengan Cara Ini

Jakarta, Marah adalah salah satu bentuk luapan emosi. Marah pada hal-hal kecil mungkin biasa, namun berhati-hatilah jika tidak dapat mengontrolnya. Sebab marah yang tidak terkontrol bisa jadi awal mula dari depresi.

Untuk mengekspresikan marah, kadang seseorang berteriak-teriak kepada orang di sekitarnya. Ada pula yang malah membanting-banting barang. Agar tidak berakibat buruk, amarah harus dikelola.


Dikutip dari huffingtonpost, Rabu (20/3/2013), Robert Leahy, Ph.D. menjelaskan 5 hal yang harus diperhatikan untuk mengelola amarah.


1. Membedakan sikap marah dengan bermusuhan. Emosi Anda dalam bentuk marah adalah hal yang mungkin hanya Anda sendiri yang mengetahuinya. Dalam hal ini Anda dapat memutuskan apa yang ingin Anda lakukan.


Anda bisa memilih untuk diam, tetapi Anda juga berhak memilih untuk berteriak-teriak, mengkritik, atau membanting barang sehingga memperlihatkan kemarahan Anda. Namun, Anda harus bisa membedakan yang mana amarah dan mana yang justru menunjukkan sikap bermusuhan.


Ketika Anda berteriak atau melempar barang sebenarnya Anda sedang menunjukkan sikap bermusuhan dan inilah masalahnya. Ingat, Anda tidak harus menunjukkan apa yang sedang dirasakan.


2. Menyadari untung ruginya menunjukkan sikap bermusuhan. Tanyakan pada diri Anda sendiri mengenai konsekuensi yang Anda dan orang lain tanggung akibat sikap Anda. Kehilangan teman, mengecewakan keluarga, atau Anda dicap buruk karena hal ini. Kemarahan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung atau mungkin Anda pernah berpikir bahwa dengan marah memiliki keuntungan untuk diri sendiri?


3. Menarik diri. Anda dapat menarik diri sekitar satu atau dua menit untuk berpikir lebih lagi, Anda tidak perlu langsung memberikan respons ketika menghadapi hal yang membuat marah. Pikirkan konsekuensi-konsekuensi yang harus ditanggung jika Anda bertindak lebih jauh dan menciptakan permusuhan atau bahkan pulang dengan luka-luka bahkan benjolan di wajah.


4. Menghindari pikiran-pikiran yang membuat semakin marah. Anda akan membuat diri sendiri lebih marah ketika menganggap semua hal adalah 'tentang Anda', menafsirkan perilaku orang lain sebagai sebuah kesengajaan yang dapat memprovokasi, atau melihat ketidaknyamanan yng terjadi adalah sebuah bencana bagi Anda.


Periksa lagi pikiran tersebut dan bertanyalah pada diri sendiri apakah hal-hal tersebut layak untuk membuat Anda menjadi marah. Selain itu sadarilah bahwa tidak mungkin semua orang hidup sesuai dengan apa yang diharapkan. Jika ada yang tidak sesuai, Anda tidak perlu kesal sendiri tentang hal itu.


Terkadang seseorang merasa lega jika sudah melampiaskan marahnya. Tetapi ketahuilah bahwa dampak terburuk dari kemarahan adalah stres. Padahal stres bisa berbahaya dan dapat menyebabkan selusin penyakit kronis dalam tubuh manusia.


Jadi hindarilah marah-marah berlebihan demi kesehatan dan kebahagiaan hidup.



Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung