Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
DokterSehat.com – Selama hamil ibu tidak diperbolehkan menggunakan produk kecantikan. Hal ini dikarenakan bahan kimia yang terkandung dalam produk kecantikan meresap ke tubuh sehingga bisa menimbulkan masalah pada janin. Meski demikian, bukan berarti ibu boleh cuek dengan kondisi kulit selama hamil. Pasalnya, kulit menjadi meregang dan seperti retak-retak saar hamil. Bila tidak dirawat dengan benar kondisi kulit akan mengalami kerusakan permanen. Untuk meminimalisir perubahan pada kulit, ibu bisa melakukan langkah alami yang aman untuk janin, seperti berikut ini:
1. Konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari.
2. Cukupi asupan makanan sehat seperti buah, sayuran hijau, vitamin, dan mineral.
3. Konsumsi makanan yang mengandung protein sebab protein berfungsi untuk pertumbuhan
sel-sel kulit.
4. Cukup istirahat, minimal enam hingga delapan jam tiap hari. Ketika beristirahat sel-sel kulit akan mempengaruhi sel kulit yang sudah lama.
5. Olahraga juga perlu dilakukan saat hamil dan menyusui agar sirkulasi darah tetap terjaga. Olahraga ringan yang dilakukan rutin seperti yoga, jalan santai, dan senam hamil baik dilakukan wanita yang sedang mengandung. Umumnya olahraga dilakukan saat usia kehamilan lebih dari tiga bulan. Dengan tubuh yang bugar ibu akan memperoleh berbagai manfaat seperti:
Mempermudah adaptasi ibu terhadap perubahan posturMempermudah persalinanMembantu pengembalian bentuk tubuh ibu setelah kehamilanJuga bisa menghilangkan ketegangan dan gejala-gejala lain akibat perubahan hormonal selama kehamilan.Sebelum melakukan olahraga sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Hentikan olahraga jika muncul nyeri akibat kontraksi rahim dan keluarnya darah/ cairan per vaginam.
6. Menjaga kebersihan tubuh terutama kulit dan lingkungan sekitar sangat penting dilakukan. Untuk melindungi kulit dari sinar matahari Anda bisa menggunakan tabir surya.
7. Gunakan pakaian yang bisa menutup kulit sehingga dapat membantu menahan dampak buruk sinar matahari bagi kulit.
8. Untuk mencegah timbulnya striae yaitu guratan berwarna putih terutama di bagian perut disebabkan perut yang semakin membuncit, maka sebelum striae itu timbul, di awal trimester kedua, mulai gunakan pelembab secara rutin pada daerah lipatan kulit, seperti perut, bokong, dan paha. Pelembab bisa juga diganti dengan minyak zaitun yang mengandung nutrisi bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit.
Pria berusia 24 tahun yang tak disebutkan namanya ini awalnya mengalami sakit kepala yang parah selama bertahun-tahun. Belakangan, gejalanya makin memburuk disertai pilek yang tak kunjung sembuh dan penglihatan pada salah satu matanya memburuk.
Tak tahan dengan penyakitnya, dia memutuskan untuk mencari bantuan dokter di tahun 2011 lalu. Ternyata, hasil pemindaian tomografi komputer menemukan di dalam kepala pria tersebut bersarang pensil yang melintang dari sinus ke faring, bahkan telah melukai sebagian rongga matanya.
Terang saja para dokter kaget mendapati hal ini. Ketika ditanya, pria tersebut mengaku tidak tahu menahu bagaimana bisa ada pensil yang bisa masuk ke dalam kepalanya. Namun yang dia ingat, ketika masih kanak-kanak, dia pernah pingsan dan mengalami mimisan yang parah.
Seperti dilansir Counsel and Heal, Kamis (30/5/2013), pria tersebut lalu menjalani operasi di Aachen University Hospital di Jerman untuk mengambil pensil dari dalam kepalanya. Dalam konferensi kedokteran di Essen, Jerman, profesor Frank Hoelzle dari Aachen University mengatakan bahwa kini pria tersebut sudah pulih.
Dalam presentasinya, selain menunjukkan kasus tersebut, Prof Frank juga mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang dialami pria Afghanistan tersebut akibat operasi dan pengobatan yang dilakukan oleh timnya.
(pah/up)
DokterSehat.com – Saat hamil ibu sering mengalami kontraksi otot-otot rahim akibat meningkatnya hormon oksitosin di akhir kehamilan dan bertambahnya reseptor hormon tersebut dalam rahim.
Saat terjadi kontraksi, rahim akan meregang dan mengecil sehingga membuat bayi terdorong menuju saluran kelahiran. Sehingga ibu seakan-akan terasa seperti akan melahirkan. Sebenarnya selama hamil seringkali terjadi kontraksi, seperti berikut ini:
Kontraksi Dini
Kontraksi ini biasa terjadi pada trimester pertama kehamilan. Pada kondisi ini tubuh sedang menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan selama kehamiln berlangsung. Kontraksi di awal kehamilan ini terjadi karena ligamen di sekitar rahim meregang dan biasanya disertai perut kembung, dehidrasi, dan konstipasi. Bila kontraksi disertai bercak darah maka segera periksakan diri ke dokter.
Kontraksi Palsu
Kontraksi palsu atau Braxton-Hicks terjadi pada saat usia kehamilan berjalan 32-34 minggu. Kontraksi ini bisa muncul tiba-tiba setiap 30 menit sekali dengan durasi kontraksi sekitar 30 detik. Kontraksi ini terasa seperti kram saat haid. Bila kontraksi tidak berlanjut dan kekuatannya melemah maka Anda tidak akan melahirkan dalam waktu tersebut. Tapi, bila kontraksi makin kuat dan interval makin pendek maka bisa pertanda bahwa Anda akan segera melahirkan.
Kontraksi Saat Berhubungan
Kontraksi juga bisa terjadi saat melakukan hubungan seks. Jika ingin berhubungan intim pastikan dulu bahwa kehamilan Anda dalam kondisi sehat. Kontraksi ketika melakukan hubungan seks tidak akan menyebabkan kelahiran prematur, selama kehamilan Anda sehat tanpa komplikasi.
Kontraksi Sebenarnya
Menjelang waktu melahirkan biasanya ditandai dengan kontraksi yang berlangsung selama 40-60 detik, dan terjadi setiap 10 sampai 20 menit bahkan satu jam dan kontraksi akan lebih sering terjadi lagi. Kontraksi akan disertai keluarnya cairan atau lendir berwarna kecoklatan yang merupakan pertanda bahwa Anda akan melahirkan.
Kontraksi di atas termasuk ke dalam kontraksi normal dan biasa terjadi pada masa kehamilan.
DokterSehat.com – Baru- baru ini sebuah penelitian menguraikan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah pada wanita selama atau setelah kehamilan. Pada penelitian ini para ahli menganalisis data hampir 400.000 kehamilan yang terjadi antara tahun 1995 dan 2009.
Risiko pembekuan darah selama kehamilan dapat meningkat pada wanita yang berusia lebih dari 35 tahun, kelebihan berat badan atau obesitas, dan merokok. Komplikasi medis seperti diabetes yang sudah ada sebelumnya, varises dan penyakit inflamasi usus juga dikaitkan dengan peningkatan risiko.
Bila gumpalan darah menyebar sampai ke organ-organ vital seperti jantung, otak, atau paru-paru maka kondisi ini bisa mengancam nyawa seseorang.
Pada wanita yang baru melahirkan dan mengalami obesitas maka berisiko empat kali lipat menderita bekuan darah. Risiko akan meningkat dua kali lebih tinggi dari normal pada ibu yang melahirkan secara sesar, kelahiran prematur, perdarahan dalam kehamilan atau sudah melahirkan tiga kali atau lebih.
Wanita yang mengalami kelahiran mati berisiko enam kali lipat mengembangkan bekuan darah yang disebut juga tromboemboli vena (VTE).
Pemimpin studi Dr Matthew Grainge, dari Sekolah Ilmu Kesehatan mengungkapkan adanya kaitan antara kondisi bayi yang dilahirkan dan kelahiran prematur dengan pembekuan darah.
Tercatat, gumpalan darah mempengaruhi sekitar satu atau dua kehamilan tiap 1.000 kehamilan. Meskipun jarang, gumpalan darah adalah penyebab utama kematian pada ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan di negara berkembang.
Bagi wanita yang memiliki risiko lebih tinggi sebaiknya dilakukan pencegahan dengan memberikan darah heparin tipis dengan dosis harian. Peneliti berharap hasil riset ini bisa menambah informasi baru untuk dokter.

DokterSehat.com – Saat hamil calon ibu banyak mengalami perubahan di tubuhnya. Mulai dari bobot tubuh yang makin meningkat sampai munculnya masalah pada kulit seperti stretch marks. Hampir 70 % ibu hamil mengalami stretch marks selama kehamilan.
Stretch marks adalah tanda parut seperti guratan-guratan putih yang memanjang dan tidak beraturan. Stretch marks muncul karena jaringan elastis di bawah kulit robek akibat adanya peregangan pada kulit. Saat hamil kulit akan mengalami banyak peregangan sehingga ibu hamil menjadi rentan terkena stretch marks. Biasanya stretch marks sering dijumpai di bagian perut ibu hamil, lengan, dan paha.
Stretch marks biasanya hilang dengan sendirinya sekitar 6-12 bulan setelah melahirkan atau tergantung dengan kondisi kulit wanita itu sendiri. Bagi wanita yang sedang hamil tidak disarankan untuk menghilangkan stretch marks dengan cream yang mengandung Retin-A atau menggunakan laser sebab bisa menyebabkan gangguan pada janin. Untuk mencegah munculnya stretch marks selama masa kehamilan sebaiknya lakukan cara yang aman seperti berikut ini:
1. Cukup asupan air putih. Biasakan mengonsumsi minimal 8 gelas air putih tiap hari agar elastisitas kulit tetap terjaga. Selain itu, oleskan pelembab di daerah yang rawan terkena stretch marks.
2. Kontrol berat badan. Selama hamil usahakan berat badan naik dengan normal sekitar 12-15 kg. Kenaikan berat badan yang terlalu drastis dapat membuat kulit mengalami banyak peregangan sehingga rawan terkena stretch marks. Selain itu, berat badan yang naik drastis juga kurang baik bagi kehamilan.
3. Olahraga sesuai petunjuk dokter. Melakukan olahraga saat hamil dapat melancarkan sirkulasi darah dan oksigen sehingga ibu hamil pun bisa terhindar dari stretch marks.
4. Konsumsi makanan sehat dan berserat. Sayur dan buah-buahan kaya akan serat sehingga mampu membantu mencegah munculnya stretch marks. Selain itu, cukupi juga asupan makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E seperti susu, telur, dan wortel.
5. Memijat daerah yang rawan terkena stretch marks. Pijatan lembut pada perut, payudara, kaki, dan lengan bisa meningkatkan sirkulasi darah ke area-area rawan stretch marks. Anda bisa memijat dengan menggunakan vitamin E minyak yang sudah dirancang khusus untuk mengencangkan kulit selama hamil.
6. Hindari stres saat hamil. Meluangkan waktu santai tidak hanya membuat pikiran menjadi lebih rileks tapi juga berdampak positif bagi kulit.
Setelah melahirkan bukan berarti Anda bebas dari stretch marks. Penurunan berat badan secara drastis juga rentan terkena stretch marks. Oleh karena itu, jangan bosan-bosan menerapkan pola hidup sehat demi menjaga kesehatan.
DokterSehat.com – Orangtua mana yang tak bangga memiliki anak yang cerdas? Pastilah setiap orangtua menginginkan anaknya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan sehat. Untuk mewujudkannya tak cukup dengan mengonsumsi makanan yang bergizi. Namun, diperlukan pula usaha ibu untuk menstimulasi otak anak sejak dalam kandungan.
Salah satu cara menstimulasi otak janin adalah dengan bercerita sambil mengelus perut. Suara ibu merupakan stimulasi suara terbaik yang bermanfaat untuk merangsang otak janin maupun bayi baru lahir untuk melakukan gerakan motorik. Lalu kapan waktu yang tepat untuk menstimulasi otak anak?
Hamil 18 minggu, stimulasikan otak janin
Stimulasi otak bayi sebenarnya bisa dilakukan sejak usia kehamilan 18-20 minggu. Menurut aliran homunculus, sejak terjadi pertemuan sel telur dan sel sperma bayi sudah memiliki perkembangan psikologis dan biologis sehingga janin dalam kandungan pun sudah mulai bereaksi terhadap rangsangan dari luar.
Pada kehamilan trimester pertama janin memiliki tingkah laku spontan yang berulang atau habituasi, contohnya menghisap ibu jari atau penyesuaian janin terhadap suara luar dengan menunjukkan respon berupa gerakkan, kontraksi otot, dan perubahan denyut jantung.
Sementara menurut teori psikogenesis, pada trimester kedua otak bayi berkembang pesat. Kondisi inilah yang dapat membuat janin dapat mengingat situasi yang dilakukan ibu saat mengandung. Contonya, bayi dapat mengingat perkataan kasar yang diucapkan ibunya saat mengandung. Akibatnya, meski tidak diasuh oleh ibu kandungnya ia bisa tetap meniru kata kasar karena mengingat apa yang dilakukan ibi selama mengandungnya.
Suara ibu percepat denyut jantung janin
Sel syaraf janin dapat berkembang dengan pesat, maka jangan sampai ibu terlambat menstimulasi otak buah hati Anda. Berilah stimulasi yang membawa energi positif, hindari perasaan cepat cemas dan komentar yang kurang baik karena nantinya dapat mempengaruhi bayi setelah lahir.
Ketika bayi mendengar suara ibunya maka secara lamiah denyut jantungnya bergerak aktif. Ritme jantung akan melambat bila mendengar suara orang lain. Ketika ritme jantung aktif, bayi akan menyimpan kata-kata dari ibu dalam memorinya. Inilah yang disebut stimulasi kognitif.
Emosional janin pun sudah berkembang pada waktu yang bersamaan. Karena itu, tak heran bila saat bayi mendengar lagu klasik maka perasaannya juga akan tersentuh. Ini disebut dengan stimulasi afektif.
Sementara stimulasi fisik (motorik) dapat dirasakan bayi ketika ibu mengelus perut sehingga terjadi sentuhan janin melalui kulit ibu.
Pada usia kehamilan ke-28, janin sudah memiliki pendengaran yang sempurna sehingga ia bisa mendengar suara ibu, musik, atau klakson. Bahkan USG pun menunjukkan bayi dalam kandungan akan tersentak saat kaget mendengar suara keras atau memutar tubuh ke arah sumber cahaya.
Menstimulasi otak bayi sejak dalam kandungan tidak hanya mendidik si kecil sejak dini, namun juga memberikan ikatan batin antara ibu dan anak.