Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Alat Kesehatan Bandung Menyediakan Informasi Seputar Alat Kesehatan Kota Bandung
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

DokterSehat.com – Diet untuk menurunkan berat badan identik dengan menahan rasa lapar. Namun, berbeda halnya dengan diet protein. Diet ini justru merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi menu diet yang nikmat dan memberi rasa kenyang lebih lama. Bila dilakukan dengan benar diet ini dapat menurunkan berat badan Anda secara optimal.
Diet tinggi protein dilakukan dengan mengonsumsi protein harian minimal 1, 5 gram per kilo dari berat badan atau 30-40 persen dari total kalori zat gizi makro yang dianjurkan. Jika dalam sehari seseorang membutuhkan 1800 kalori maka selama diet dianjurkan untuk mengonsumsi protein sekitar 45 sampai 218 gram per hari.
Dari hasil penelitian di Skotlandia diketahui bahwa diet tingggi protein yang dilakukan selama 8-12 minggu mampu menurunkan berat badan sebanyak 6,5 kg sampai 10 kg. Lemak menurun dari 36, 7 persen menjadi 34 persen. Lingkar pinggang pun menyusut mulai dari 6 cm hingga 9, 4 cm. Hasilnya akan lebih baik bila diet tinggi protein dibarengi dengan diet tinggi serat dan aktivitas fisik secara rutin.
Selama menjalankan diet ini seseorang akan memperbanyak konsumsi protein, terutama hewani serta mengurangi konsumsi karbohidrat. Dengan begitu, tubuh akan dipaksa membakar timbunan lemak lalu diubah menjadi energi sehingga berat badan pun dapat menurun dengan cepat. Anda juga akan merasa kenyang kbih lama karena gula darah stabil sepanajng hari.
Namun sayangnya, konsumsi tinggi protein namun rendah kadar karbohidrat dan serat dapat mengganggu kerja dan fungsi organ tubuh lainnya. Kerja ginjal akan lebih berat akibat meningkatnya sisa metabolisme protein sehingga dapat berisiko menyebabkan batu ginjal.
Selain itu, Kurangnya serat bisa menyebabkan usus menimbun banyak lemak, tulang kehilangan kalsium dan tubuh mengalami dehidrasi karena tingginya kadar protein dalam tubuh. Tak heran bila, seseorang yang menjalani diet ini memiliki tubuh ideal tapi ginjalnya rusak sehingga sering melakukan cuci darah.
Diet tinggi protein sebenarnya tidak dapat dilakukan oleh semua orang dengan berbagai usia. Hanya orang dewasa dengan kondisi tubuh yang sehat dan fungsi ginjal normal saja bisa menerapkan diet ini.
Perlu diketahui bahwa diet tinggi protein bukan berarti mengganti karbohidrat dengan protein. Diet ini meningkatkan konsumsi protein yang normalnya berkisar 10-20 persen menjadi 30-40 persen. Bila dilakukan dengan benar maka diet ini akan berdampak positif pada tubuh, seperti normalnya kadar gula dalam darah, lemak darah, hormon insulin, status zat besi dan vitamin B12.
Diet protei yang benar adalah dengan memasukan gizi lengkap dan seimbang dengan jumlah proporsi yang tepat antara 50 persen karbohidrat, 20 persen lemak, dan 30-40 persen protein.
DokterSehat.com – Banyak mitos seputar seks yang beredar di masyarakat. Salah satunya anggapan bahwa melakukan hubungan seks di pagi hari dapat meningkatkan peluang kehamilan. Bagi beberapa pasangan, pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks. Setelah beristirahat semalaman, tubuh akan lebih fit dan siap melancarkan sesi panas di ranjang. Alhasil, peluang kehamilan menjadi makin terbuka lebar. Benarkah demikian?
Dari hasil penelitian telah dibuktikan bahwa pada pagi hari jumlah sperma laki-laki memang lebih tinggi. Seorang ahli bidang kesuburan, Serena Chen, mengungkapkan bahwa belum diketahui pasti penyebab meningkatnya jumlah sperma laki-laki di pagi hari. Kondisi ini mungkin berhubungan dengan kondisi terbaik tubuh yang telah beristirahat di malam hari.
Kemungkinan terjadinya kehamilan sangat dipengaruhi oleh jumlah sperma yang dihasilkan pria. Makin banyak sperma yang dihasilkan maka makin besar pula kesempatan konsepsi. Peluang kehamilan akan lebih besar lagi bila kondisi sperma sehat dan mampu masuk ke sel telur. Hal itulah yang membuat banyak orang beranggapan bahwa melakukan hubungan seks di pagi hari dapat memperbesar terjadinya kehamilan.
Menurut Chen anggapan kebanyakan orang selama ini tidak sepenuhnya benar kerena jumlah sperma yang dihasilkan di pagi hari tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan jumlah sperma yang dihasilkan di waktu lain. Hal ini tidak akan mempengaruhi peluang kehamilan pada pasangan yang sehat. Kapan pun seks dilakukan wanita akan berpeluang untuk hamil jika jumlah dan kualitas sperma baik.
Anggap saja sperma yang dihasilkan pria pada sore hari berjumlah 87 juta dan bertambah menjadi 88 juta pada pagi hari. Meski terdengar banyak, namun kenyataannya hanya satu sperma saja yang dibutuhkan agar wanita bisa hamil.
Kehamilan bisa terjadi bila hubungan seks dilakukan pada waktu yang tepat seperti pada saat masa subur wanita yakni sekitar hari ke-14 setelah periode pertama. Pada masa ini wanita memiliki peluang kehamilan yang lebih besar.
Sebenarnya seks yang nikmat dan membahagiakan saat masa subur dapat membantu wanita untuk hamil, baik melakukan hubungan seks di pagi hari atau pun malam hari.
Meski tak banyak mempengaruhi peluang kehamilan, namun melakukan hubungan seks di pagi hari juga memiliki manfaat bagi kesehatan, yakni:
Melancarkan sirkulasi darah dan mencegah terserang tekanan darah tinggiMengurangi risiko terkena migrainMembantu membakar 300 kalori per jamMeredakan penyakit sendi sepertiarthritisMeningkatkan sistem imunMemproduksi hormon oksitosin yang dapat membuat pasangan makin dekat dan bahagia.Pria lebih tahan lama saat bercinta.