Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami email:alkesritel@yahoo.com untuk informasi lanjut.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Sunday, June 2, 2013

5 Rahasia agar Tetap Sehat dan Panjang Umur

Jakarta, Sehat selalu dan panjang umur, kalimat standar yang selalu dilantunkan kepada orang yang berulang tahun. Dengan berbagai teknologi medis yang ada saat ini, target panjang umur mungkin lebih mudah tercapai. Tapi untuk sehat selalu, nampaknya perlu upaya lebih keras.

Nyatanya, rata-rata angka harapan hidup penduduk dunia mengalami peningkatan, seiring penyakit seperti stroke, diabetes, gagal jantung dan kanker yang mulai menjadi tren. Salah satu pemicunya adalah stres. Stres memicu pengeluaran senyawa kortisol yang memicu reaksi inflamasi.


Seperti dilansir Forbes, Kamis (30/5/2013), ada 5 cara yang bisa dilakukan agar stres tidak menggerus usia, yaitu:


1. Menonton Komedi
Tertawa terbahak-bahak jelas akan meredakan stres dan membuat pikiran lebih rileks. Jikalaupun tidak bisa menonton acara humor, ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk melepas stres, misalnya berjalan-jalan, rekreasi atau bersenda gurau bersama teman.


2. Berpikir Layaknya Anak Kecil
Seorang anak tertawa rata-rata 300 kali sehari, sedangkan orang dewasa hanya sekitar 17 kali per hari. Salah satu hal yang dapat dilakukan orang dewasa adalah bertindak seperti anak berumur 7 tahun.


Caranya, coba pikirkan hal-hal yang terasa konyol, atau hal yang membikin bertanya-tanya heran. Mengeksplorasi dan bermain adalah cara terbaik untuk memahami perspektif anak-anak.


3. Biarkan Diri Makan Enak Sesekali
Tak ada yang meragukan bahwa makanan seperti sayur mayur dan buah-buahan adalah makanan sehat. Tapi bukan berarti sepanjang waktu harus memakan makanan yang mungkin tidak disukai.


Tak ada salahnya sesekali memakan makanan seperti kue, gorengan dan makanan berlemak lainnya. Akan lebih bijak jika menyeimbangkan makanan yang lezat dengan makanan yang bergizi.


4. Berenang, Bersepeda, Berdansa
Jangan menganggap olahraga sebagai hal yang membosankan atau menyebalkan, tapi lakukan sebaliknya. Ada beberapa jenis aktivitas fisik yang sebenarnya dapat dilakukan sambil bersenang-senang.


Kalau suka nonton bola, bisa berolahraga dengan cara main futsal. Suka nonton film action, bisa disalurkan dengan belajar kungfu atau taekwondo. Suka nonton film-film pop khas anak muda, cobalah belajar nge-dance atau belajar capoeira. Beberapa jenis olahraga kini sudah memiliki wadah atau komunitasnya masing-masing.


5. Waspada
Hal yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran dan memperhatikan. Setiap saat, seseorang dapat memilih untuk meladeni stresnya ataupun berusaha meredakan, atau malah menghindari.


Tiap kali menghadapai situasi yang memicu stres, cobalah amati sebentar lalu perhatikan. Terkadang yoga atau meditasi membantu mengembangkan keterampilan ini.


(pah/up)





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Fakta Penting yang Perlu Diketahui Tentang Virus Corona

Jakarta - Muncul kembali setelah beberapa waktu tidak ada laporan kasus baru, virus corona langsung menyita perhatian dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilainya sebagai ancaman baru.

"Kami tak tahu di mana virus ini bersembunyi. Kami juga tak tahu bagaimana orang-orang bisa terinfeksi. Hingga kami dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kami tak punya apa-apa untuk mencegah serangan infeksi ini," kata Margaret Chan, direktur WHO dalam World Assembly ke-66 di Jenewa, Swiss baru-baru ini.

Lalu apa sajakah yang perlu diketahui tentang novel coronavirus (nCoV) tersebut? Berikut penjelasannya seperti dikutip dari Time.Healthland, Kamis (30/5/2013).



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Selama 15 Tahun, Pria Ini Tak Sadar Ada Pensil di Dalam Kepalanya

Jakarta, Seorang pria di Afghanistan hidup selama 15 tahun tanpa mengetahui bahwa ada sebatang pensil bersarang di kepalanya. Beruntung otaknya tidak mengalami kerusakan yang parah. Batang pensil sepanjang 10 cm tersebut kini sudah berhasil diambil oleh dokter di Jerman.

Pria berusia 24 tahun yang tak disebutkan namanya ini awalnya mengalami sakit kepala yang parah selama bertahun-tahun. Belakangan, gejalanya makin memburuk disertai pilek yang tak kunjung sembuh dan penglihatan pada salah satu matanya memburuk.

Tak tahan dengan penyakitnya, dia memutuskan untuk mencari bantuan dokter di tahun 2011 lalu. Ternyata, hasil pemindaian tomografi komputer menemukan di dalam kepala pria tersebut bersarang pensil yang melintang dari sinus ke faring, bahkan telah melukai sebagian rongga matanya.

Terang saja para dokter kaget mendapati hal ini. Ketika ditanya, pria tersebut mengaku tidak tahu menahu bagaimana bisa ada pensil yang bisa masuk ke dalam kepalanya. Namun yang dia ingat, ketika masih kanak-kanak, dia pernah pingsan dan mengalami mimisan yang parah.

Seperti dilansir Counsel and Heal, Kamis (30/5/2013), pria tersebut lalu menjalani operasi di Aachen University Hospital di Jerman untuk mengambil pensil dari dalam kepalanya. Dalam konferensi kedokteran di Essen, Jerman, profesor Frank Hoelzle dari Aachen University mengatakan bahwa kini pria tersebut sudah pulih.

Dalam presentasinya, selain menunjukkan kasus tersebut, Prof Frank juga mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang dialami pria Afghanistan tersebut akibat operasi dan pengobatan yang dilakukan oleh timnya.

(pah/up)



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Saturday, June 1, 2013

Minum 3 Liter Soda Tiap Hari, Paru-paru Menggelembung Hingga Meninggal

Haworth, Inggris, Soda memang tak baik untuk kesehatan, apalagi bila diminum secara berlebihan. Gara-gara kebiasaan minum soda hingga 3 liter setiap hari, paru-paru seorang pria menggelembung hingga akhirnya meninggal dunia.

Paul Inman (30) memiliki kebiasaan yang buruk. Setiap harinya ia menenggak 3 liter soda untuk memuaskan dahaga. Tapi minum terlalu banyak soda menyebabkan paru-parunya membengkak hingga empat kali lipat berat normal. Paul pun harus meninggal dalam tidurnya.


Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kebiasaan minum Paul yang berlebihan disebabkan karena ia menderita Aspergers Syndrome.


"Saya bukan ahli patologi tapi saya membuat kesimpulan tersebut dua jam setelah ia meninggal. Saya sudah mengatakan selama ini bahwa penyebab itulah (Aspergers Syndrome) yang membuatnya minum berlebihan, benar-benar berlebihan," jelas ibu Paul, Alison Inman, yang berasal dari Bradford, West Yorks, seperti dilansir Thesun, Kamis (30/5/2013).


Paul mulai minum soda secara berlebihan sejak ia masih berusia 10 tahun. Menurut ibunya, keluarga sudah menduga bahwa kebiasaannya tersebut bisa menjadi penghancur untuk tubuhnya sendiri.


Selain minum soda, Paul juga tidak bisa berhenti menghisap rokok. Bila tidak dijaga dengan baik, ia bisa merokok 20 batang hanya dalam satu jam.


Paul tinggal di sebuah flat di Three Sisters Home Care, Haworth, di mana ia ditemukan tewas di kamar tidurnya oleh seorang petugas pada 10 Maret tahun lalu.


"Kematian Paul adalah karena minum berlebihan dengan akar kebiasaan yang berasal karena ia penderita Aspergers. Dia sudah diketahui memiliki kadar natrium rendah karena volume cairan yang ia minum," jelas Dr Deirdre McKenna, seorang patolog yang menangani kasusnya.


(mer/up)





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung

Atelektasis, Paru-Paru Menciut

DokterSehat.com – Atelektasis merupakan kondisi paru-paru yang mengerut baik sebagian atau keseluruhan akibat penyumbatan saluran udara di bronkus atau bronkiolus. Bisa juga disebabkan oleh pernapasan yang sangat dangkal.


Sindroma Lobus Medialis


Sindroma lobus medialis merupakan atelektasis jangka panjang, dimana lobus media (tengah) dari paru-paru kanan mengkerut. Kondisi ini disebabkan oleh penekanan pada bronkus akibat adanya tumor atau kelenjar getah bening yang membesar. Paru-paru yang mengerut dan tersumbat bisa berkembang menjadi pneumonia yang tidak bisa sembuh total dan peradangan kronis, jaringan parut dan bronkiektasis.


Atelektasis Percepatan


Atlektasis percepatan biasanya terjadi pada pilot pesawat tempur. Penerbangan dengan kecepatan tinggi akan menutup saluran pernafasan yang kecil sehingga mengakibatkan kantong udara kecil di paru-pru atau alveoli menciut.


Mikroatelektasis Tersebar Atau Terlokalisasi


Pada kondisi ini, sistem surfaktan paru-paru terganggu. Surfaktan merupakan zat yang melapisi alveoli dan berfungsi menurunkan tegangan permukaan hingga mencegah pengerutan.


Bila bayi prematur kekurangan surfaktan, mereka akan mengalami sindroma gawat pernafasan. Pada orang dewasa mikroatelektsis bisa disebabkan oleh terapi oksigen yang berlebihan, terjadinya infeksi berat dan luas (sepsis), dan faktor lain yang merusak lapisan alveoli.


Penyebab


Penyumbatan pada bronkus merupakan penyebab utama terjadinya atelektasis. Penyumbatan juga bisa terjadi pada saluran pernafasan yang lebih kecil. Penyebab terjadinya sumbatan bisa dikarenakan adanya tumor, gumpalan lendir, atau benda asing yang terhisap bronkus.


Saluran pernapasan yang tersumbat bisa menyebabkan udara dalam alveoli terserap ke dalam aliran darah hingga menyebabkan alveoli memadat dan menciut. Jaringan paru-paru yang mengkerut biasanya terisi dengan sel darah, lendir, serum, dan kemungkinan akan terjadi infeksi.


Faktor resiko terjadinya atelektasis:

Pembiusan (anestesia)/pembedahanTirah baring jangka panjang tanpa perubahan posisiPernafasan dangkalPenyakit paru-paru.

Gejala


Atelektasis bisa terjadi secara perlahan dan mengakibatkan sesak napas ringan. Kemungkinan penderita sindroma lobus medialis tidak mengalami gejala sama sekali, meski banyak yang menderita batuk-batuk pendek.


Gejalanya bisa berupa:

Nyeri dadaBatukGangguan pernapasan

Bila disertai infeksi, dapat terjadi demam dan peningkatan denyut jantung, kadang-kadang sampai terjadi syok (tekanan darah sangat rendah).


Pengobatan


Tindakan pengobatan bertujuan untuk mengeluarkan dahak dari paru-paru dan mengembangkan kembali jaringan paru yang terkena.


Tindakan yang biasa dilakukan:

Mengembangkan penyumbatan dengan bronkoskopi atau prosedur lainnya.Berbaring dengan sisi paru yang sehat agar paru-paru yang terkena bisa mengembang kembali.Latihan menarik nafas dalam (spirometri insentif)Menepuk dada guna mengencerkan dahakPostural drainasePemberian antibiotik untuk semua infeksiPengobatan tumor atau keadaan lainnyaPada kasus tertentu, jika infeksinya bersifat menetap atau berulang, menyulitkan atau menyebabkan perdarahan, maka biasanya bagian paru-paru yang terkena mungkin perlu diangkat.

Setelah penyumbatan dihilangkan, secara bertahap biasanya paru-paru yang mengempis akan kembali mengembang, dengan atau tanpa pembentukan jaringan parut ataupun kerusakan lainnya.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Terapi Obat Dan Terapi Laser Untuk Penderita Sinusitis

DokterSehat.com – Sinusitis bisa disebabkan beberapa faktor seperti alergi, flu yang berkepanjangan, atau bahan iritan yang bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ostia  hingga menyebabkan lubang drainase buntu dan mengganggu aliran udara serta cairan mukus. Cara membuang ingus yang tidak tepat juga bisa menjadi penyebab terjadinya sinusitis. Sebagian dari ingus yang seharusnya keluar malah masuk ke rongga dan susah dikeluarkan.


Pada sinusitis akut biasanya penderita mengalami selama 1-3 bulan. Sementara sinusitis kronis terjadi jika dialami lebih dari 3 bulan. Sinusitis infeksi disebabkan oleh virus, meskipun ada pula yang disebabkan bakteri. Pada sinusitis noninfeksi kebanyakan disebabkan oleh iritasi bahan kimia dan alergi. Sinusitis subakut dan kronis sering merupakan lanjutan dari sinusitis akut yang tidak mendapatkan pengobatan efektif.


Sebagian besar sinusitis sudah bisa didiagnosa hanya berdasarkan riwayat keluhan pasien serta pemeriksaan fisik, akan ditemukan adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan di sekitar mata dan dahi. Pemeriksaan dengan CT Scan dan MRI baru diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal. Rhinoskopi, sebuah cara untuk melihat langsung ke rongga hidung, diperlukan guna melihat lokasi sumbatan ostia. Terkadang diperlukan penyedotan cairan sinus supaya bisa dilakukan pemeriksaan kuman untuk menentukan jenis infeksi.


Terapi Obat


Sinusitis yang disebabkan oleh virus tidak perlu diberi antibiotik. Biasanya akan diberi obat anti-nyeri seperti dekongestan dan parasetamol. Sinusitis infeksi yang disebabkan oleh bakteri umumnya baru diobati dengan antibiotik. Sinusitis infeksi biasanya menunjukkan gejala nyeri pada wajah, ingus bernanah, dan gejala terjadi lebih dari seminggu.


Antibiotik yang digunakan harus sesuai dengan jenis bakteri. Jenis bakteri yang kerap menginfeksi sinus, antara lain streptococcus pneumoniae, haemophilus influenzae, moraxella catarrhalis, staphylococcus aureus, dan streptococcus pyogenes. Antibiotik yang digunakan harus bisa membunuh kelima jenis bakteri ini. Beberapa antibiotik yang bisa dikonsumsi antara lain amoxicillin, cortimoxazole, cefaclor, dan azithromycin.


Bila sinus tidak mereda dalam lima hari maka perlu diberikan amoxicillin dan asam klavulanat. Antibiotika sebaiknnya diberikan minimal 10-14 hari. Pemberian dekongestan dan mukolitik dapat melancarkan drainase cairan mukus. Pada kasus yang kronis, dapat dipertimbangkan untuk melakukan drainase cairan mukus dengan cara pembedahan.


Terapi Laser


Sinusitis juga bisa disembuhkan dengan operasi. Namun, tidak semua penderita memilih tindakan operasi untuk penyembuhan. Cara lainnya adalah dengan melakukan terapi laser atau laser infra merah. Umumnya lasr digunakan untuk operasi, namun laser yang ini digunakan untuk terapi.


Terapi dengan laser ini fungsinya untuk melancarkan peredaran darah, mengurangi pembengkakan dan membuka sumbatan akibat radang sehingga bisa mengeluarkan cairan nanah. Selain itu, sinar laser infra merah bisa mengurangi rasa nyeri dan sebagai antiradang. Terapi ini bilakukan secara berturut-turut selama 3 hari, setelah itu lakukan 1 minggu sekali sampai 10 kali terapi. Selama menjalankan terapi penderita juga harus mengonsumsi obat antibiotik.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung

Brokoli Mampu Obati Infeksi Lambung

DokterSehat.com – Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 80 sampai 90 persen penduduk di negara-negara berkembang bisa dipastikan terinfeksi bakteri H. Pylori, yakni bakteri penyebab borok lambung yang bisa berkembang menjadi kanker lambung yang cukup mematikan. Bakteri ini umumnya terdapat pada seseorang yang mengalami iritasi atau borok di lambung.


Biasanya infeksi bisa dengan mudah diatasi dengan mengkombinasi berbagai jenis antibiotik, tapi dari beberapa kasus seperti ini sekitar 15 sampai 20 persen sulit diatasi dengan pemberian antibiotik.


Sebagaiman yang dilansir dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, Jed Fahey dan rekan-rekannya menemukan bahwa sulforaphane yang merupakan salah satu komponen dari brokoli ternyata terbukti ampuh membunuh bakteri-bakteri resisten tersebut.


Jed menyatakan bahwa selama ini sulforaphane diketahui hanya memiliki aktivitas antibakteri yang sederhana. Meski demikian, nyatanya potensi yang dimiliki terhadap H. Pylori walaupun strain-nya telah resisten dengan antibiotik-antibiotik konvensional lainnya, namun reaksi kandungan brokoli ini sangat mengejutkan dan sangat menggembirakan.


Penelitian lebih lanjut masih diperlukan guna mengetahui bahwa mengonsumsi sumber dari sulforaphane seperti brokoli mampu membunuh bakteri-bakteri tersebut. Bila temuan ini bisa diperkuat dengan penelitian-penelitian berikutnya maka bisa jadi sayur-sayuran juga bermanfat mengatasi infeksi yang disebabkan oleh H. Pylori.


Para peneliti menyatakan bahwa sampai saat ini belum bisa mengatahui pasti bagaimana sulforaphane bekerja sebagai anti infeksi. Meski demikian, uji coba yang dilakukan pada hewan telah berhasil mengungkapkan bahwa kemampuannya dalam mencegah pertumbuhan kanker adalah melalui peningkatan produksi protein-protein tertentu yang ternyata memiliki kemampuan untuk mendetoxifikasi penyebab-penyebab dari kanker tersebut.




Sumber Dokter Sehat




Alat Kesehatan Bandung